Leveling Demon System

Leveling Demon System
Ch 203- Membagikan Senjata Tingkat Dewa


__ADS_3

Keesokan Harinya diruangan Xie Yan.


Dua Wanita cantik dan Satu Pria yang baru saja membersihkan tubuh dan memakai pakaian.


"Tadi itu bukankah menyenangkan?" Xie Yan menggoda mereka berdua.


"Benar, Aku sudah lama tidak merasakan Tongkat itu selama Enam tahun." Kata Ruo Lou.


Chu Nan Yu hanya diam dengan Wajah merah Saat memikirkan kejadian semalam itu seperti bukan dia lagi.


Xie Yan memeluk Chu Nan Yu, "Tenang lah, Mau berapa Wanita lagi pun yang datang. Aku masih tetap mencintai kalian dengan setara." Katanya.


"Aww..." Cubitan datang dari perut Xie Yan lagi


"Kamu masih ingin nambah?" Ucap Chu Nan Yu dengan mengerutkan alis-nya tampak marah.


Ruo Lou yang masih disana hanya tertawa, dia sendiri tidak masalah dengan Wanita lain asalkan Xie Yan tentunya harus mencintai-nya sama dengan yang lain.


"Oh..." Xie Yan mengingat sesuatu lalu mengambil Pill Kecantikan dari System Penyimpanannya lalu memberikanya kepada Chu Nan Yu dan Ruo Lou.


"Apa ini?" Mereka berdua berkata dengan penasaran.


"Ini adalah Pill Kecantikan...Jika kalian memakannya akan membuat kalian sepuluh tahun lebih muda." Kata Xie Yan menjelaskan.


Mata Kedua Wanita itu tampak bersinar terang seperti melihat harta karun dan langsung mengambilnya dari tangan Xie Yan.


"Humph, Kali ini akan kumaafkan. Ayo kita pergi Saudari Lou." Ucap Chu Nan Yu lalu keluar dari ruangan itu meninggalkan Xie Yan.


Xie Yan hanya bisa menggelengkan kepalanya dan ikut keluar dari ruangan untuk berjumpa dengan yang lainnya.


"Ayah!" Yanming berteriak memanggil Xie Yan dan langsung melompat ke pelukan-nya.


"Ming'er, ada apa?" Tanya Xie Yan.


"Tidak, Ming hanya ingin bersama Ayah." Jawabnya dengan cepat. "Dimana Kakak-Kakak kamu?" Xie Yan bertanya lagi.


"Kakak Ro, Kakak Jianheeng, Kakak Mei sedang berlatih bersama dengan Bibi Ruo dan Paman Fenghua di taman." Balasnya.


"Begitu ya, Ayo kita kesana." Kata Xie Yan kemudian pergi menuju Taman.

__ADS_1


Dia ingin memperbarui senjata Fenghua, Ruo Ro dan Xie Ruo ke tingkat yang lebih tinggi.


Sesampainya disana, Xie Yan sudah melihat mereka berlima sedang berlatih.


Kekuatan mereka tidak lah berbeda jauh, Jianheeng dan Lian Mei berada di Ranah Venerable tingkat lima.


Ruo Ro berada di Venerable tingkat tujuh, Xie Ruo di ranah Venerable tingkat sembilang dan Chu Fenghua berada di ranah Immortal tingkat dua.


Untuk Alam Fana tentunya itu sudah tinggi dan juga Sumber daya yang diberikan Xie Yan sebelum pergi masih-lah rendah sehingga perkembangan mereka melambat.


Xie Yan kemudian menatap Yanming yang masih di gendongannya, dia sekarang masih berada di Ranah Saint tingkat dua. Perkembangan Yanming berbeda dengan yang lainnya. jika ingin lebih bertambah kuat, dia harus menyerap racun yang lebih kuat atau berbisa.


Dia hanya bisa menghela nafas saat memikirkan semua Anaknya memiliki Tubuh Spesial dan dia kembali teringat dengan Yue yang juga memiliki Tubuh Spesial.


Setelah memperhatikan dari pinggir taman, Lian Mei melihat Ayah-nya dan langsung menjumpainya.


"Ayah, apakah kamu sudah lama disini?" Tanya Lian Mei.


Xie Yan membalas menggelengkan kepala dan melihat senjata ditangannya hanya berada di tingkat Kuno.


Dia kemudian memanggil, Jianheeng, Ruo Ro, Xie Ruo dan Fenghua.


"Ada Apa Ayah/Kakak/Kakak Ipar?" Sahut mereka berempat.


"Ini Tombak Naga Emas dan Jauh berkali-kali lebih kuat dari Tombak yang aku berikan pada Waktu itu." Kata Xie Yan langsung melemparkan-nya ke Fenghua.


Fenghua dengan cepat langsung mengambil Tombak itu sambil menatap Tombak yang baru diberikan oleh Xie Yan dan mengayunkan-nya pelan.


"Hahahha...Tombak baru ini sangat hebat Kakak Ipar! Terimakasih!" Katanya mengangkupkan tangannya dengan senang.


Melihat Xie Yan memberikan Tombak yang sangat kuat ke pada Fenghua, mereka semua sangat menantikan pemberian Xie Yan juga.


Xie Yan kemudian mengambil lagi sebuah Pedang yang bilah-nya yang sangat tipis dan di ganggangan pedang tampak berbentuk Phoenix Es lalu di bilah itu juga terdapat Atribut Es yang sangat dingin.


Jika orang lain menyentuhnya sangat lemah bisa saja dia langsung membeku.


"Ini untuk Adik Kecil ku, Pedang Phoenix Es." Ucap Xie Yan tersenyum.


"Humph, Aku sudah dewasa Kakak..." Ucap Xie Ruo mengembungkan pipinya lalu mengambil pedang itu dengan senang.

__ADS_1


Fenghua, Xie Ruo langsung berlatih dengan senjata baru milik mereka.


Xie Yan kemudian menatap Ruo Ro lalu mengeluarkan Pedang tanpa namanya yang adalah Pedang pertama dia buat. "Ini adalah Pedang pertamaku dan juga sama kuatnya dengan lainnya, mulai sekarang kamu bisa menggunakan-nya." Ucapnya.


Dia tidak mempermasalahkan memberikan Pedang tanpa namanya pada anaknya sendiri, lagipula dia bisa membuat Pedang miliknya sendiri.


"Terimakasih Ayah..." Kata Ruo Ro.


Xie Yan menoleh melihat dua anak kecil yang imut sedang menatapnya dengan mata cerah yang sudah tidak sabar melihat pemberian ayahnya, "Ayah, Bagaimana dengan punya kita?" Tanya Jianheeng dan Lian Mei.


Melihat mereka berdua yang sangat berharap tentunya membuat Xie Yan hampir tertawa lalu dia mengeluarkan Pedang Hitam dan Biru yang merupakan Senjata Kembar buatan Xie Yan.


"Wah..." Mata mereka beruda berbinar.


Sebelum memberikan Pedang Hitam kepada Jianheeng, Xie Yan telah menyuruh Iblis didalam Pedang untuk tidak melakukan hal-hal lain kepada Jianheeng dan mengancamnya akan menghancurkan Jiwanya.


Selama di Alam Atas, Xie Yan telah membunuh banyak Ahli dan membuat Iblis didalam Pedang Hitam tumbuh kuat yang sekarang berada di tingkat Dewa Laut lebih kuat dari Zaman-nya dulu.


Jika Jiwa itu mempengaruhi Jiwa Jianheeng maka dia akan menghancurkan-nya langsung setelah dia menanam Segel pada Jiwa Iblis itu.


Saat Jianheeng menyentuh pedang itu, Jiwa Iblis yang didalam Pedang itu bergidik dan hanya ingin berlutut dihadapan Jianheeng, Tentu-nya itu semua karena Tubuh Iblis Surgawi-nya.


Xie Yan juga memberikan Pedang Biru kepada Lian Mei yang didalam Pedang tersebut sudah ditaruh Xie Yan sedikit Atribut Kehampaan-nya karena dia tidak dapat menemukan Roh Pedang yang cocok.


Dengan Atribut Kehampaan didalam-nya, Pedang itu mungkin dapat menebas serangan apa saja.


"Terimakasih Ayah!" Ucap Lian Mei dan Jianheeng sambil mencium Pipi Xie Yan.


Wajah Xie Yan tampak bahagia, lalu dia menatap Yanming dan menggendong-nya lagi.


"Ming'er, untuk kamu nanti Ayah akan berikan saat kamu sudah bisa mengontrol Racun didalam Tubuh kamu ya..." Xie Yan berkata.


"Mmm...Baik Ayah!" Yanming tentu saja tidak marah dan mengaggukkan kepalanya dengan semangat.


Xie Yan menatap mereka semua yang masih membiasakan dengan Senjata barunya, dia nantinya memberikan juga Pill dan juga Teknik Bertarung.


"Kamu memberikan Banyak Senjata pada mereka tapi kamu melupakan kami." Ucap Suara Wanita dari belakang Xie Yan.


......

__ADS_1


......__________________________......


...LIKE > VOTE > RATE 5...


__ADS_2