Leveling Demon System

Leveling Demon System
Ch 166- Membeli banyak Makanan


__ADS_3

Setelah Tong Cu memukul Wan Yin hingga membuatnya pingsan, dia langsung pergi dan melepaskan Yue dan anak anak panti asuhan dan akan kembali dalam tiga hari kemudian.


Yue dan anak anak panti asuhan mencoba meminta seseorang untuk menolong Wan Yin tapi tidak ada satupun yang mau membantu sama sekali dan pada saat itu Xie Yan muncul kemudian membantu Wan Yin.


...


Setelah mendengar cerita Yue, Xie Yan mengerti. "Begitu ya, Jadi seseorang berani menamparmu memiliki dukungan dengan cecunguk Klan Fang." Ucap Xie Yan sambil mengelus pipi merah Yue.


Mendenagar dari ceritanya, Xie Ya tahu Yue sangat senang dia memiliki teman yang tidak beda jauh umurnya dengannya dan tentu saja dia akan marah jika temannya dihina.


"Sepertinya aku harus menunda ke Istana, tidak masalah kan Jendral Besar Hao?" Ucap Xie Yan dengan nada datar tapi Jendral Besar Hao merasa penekanan.


Dia tanpa sadar mengagguk, "Tidak masalah...Aku akan memberikan kabar kepada Kaisar Tan untuk menunggu." Kata Jendral Besar Hao. "Ini gila, ini pertama kalinya Kaisar Tan harus menunggu." Batinnya.


Dia juga sudah mendengar cerita dari Yue dan merasa kasihan dengan orang yang mencari masalah dengan orang yang memukul Yue karena nasibnya sudah jelas. Terutama saat dia mengingat Ketua Tengkorak darah yang anggota tubuhnya dibuat terpisah.


Tidak lama kemudian terdengar suara, "Ughh! Dimana aku?" Wan Yin mulai membuka matanya dan melihat sudah berada di ruangan.


Dia kemudian melihat sekelilingnya, "Adik Yue? Kenapa aku bisa disini?" Tanyanya saat orang pertama kali dia lihat adalah Yue.


"Kakak Wan, kamu akhirnya sudah sadar." Yue dan Anak Panti Asuhan tampak gembira melihat Wan Yin siuman.


"Kamu pingsan setelah dipukul gendut itu lalu Paman menolong kamu dan membantu menyembuhkan luka Kakak Wan." Kata Yue menjelaskan.


Wan Yin kemudian menoleh ke Pria Tampan dengan pupil mata berwarna merah dan rambut hitamnya, tentu saja Pria itu adalah Xie Yan. Hanya melihatnya saja Wan Yu sudah mengira dia adalah orang Klan Besar dan tanpa sadar bangkit dari kasurnya. "Terimakasih Tuan dan Maaf telah merepotkanmu." Katanya membungkukan badannya.


Melihat tingkah ketakutan Wan Yin itu Xie Yan hanya melambaikan tangannya, "Tidak. Sama sekali tidak merepotkan." Balas Xie Yan, dia juga tahu bahwa Wanita ini lebih muda tiga tahun darinya.


"Aku pasti akan membalas kebaikan Tuan!" Ucapnya lagi. "Hahaha, Kakak Wan...Tidak perlu takut dengan Paman, lagipula dia tidak akan memakanmu kok." Kata Yue tertawa kecil.

__ADS_1


Xie Yan menggelengkan kepalanya, "Jadi Yue...Apa yang ingin kamu lakukan dengan teman temanmu ini?" Xie Yan bertanya.


Yue kemudian mendekat ke Xie Yan, "Paman, Bagaimana kalau membelikan mereka makan? Makanan yang dibeli Kakak Wan sudah hancur dibuat sigendut itu." Yue meminta.


Wan Yin yang mendengar permintaan Yue itu terkejut, "Tidak...Tidak...Yue, kamu tidak perlu memikirkan hal itu. Itu akan merepotkan Pamanmu lagi." Wan Yin menolaknya dengan cepat.


"Hmm..." Sambil memegang dagunya, "Baiklah...Kita akan membeli makanan banyak, lagipula sebelumnya seseorang memberiku banyak uang." Kata Xie Yan.


"Memberi?" Jendral Besar Hao tidak bisa berkata-kata karena apa yang dimaksud Xie Yan adalah harta dari Kelompok Tengkorak darah.


Xie Yan kemudian melemparkan Cincin Ruang yang berisi 5.000 Batu energi tingkat atas kepada Jendral Besar Hao. "Jendral Besar Hao, tolong belikan semua itu makanan di rumah makan bulan dan bawa ke Panti Asuhan." Pinta Xie Yan.


"Hah..?" Jendral Besar Hao tidak percaya bahwa dia seorang Jendral Besar Kekaisaran baru saja disuruh untuk membeli makanan, "Baiklah." Katanya dengan pasrah menerima kemudian pergi meninggalkan penginapan.


"Sekarang makanan akan dibeli dalam jumlah besar, mari kita ketempat Panti Asuhan. Bukankah masih ada anak anak lain disana." Kata Xie Yan kemudian menteleport mereka lagi ke tempat sebelumnya.


Ini adalah kedua kali bagi anak anak Panti Asuhan dan masih terkejut dengan Teleport barusan sedangkan Wan Yin yang baru pertama kali dibuat diam ditempat dengan teknik barusan.


"Kalau begitu aku akan memimpin jalan ke kediaman Panti Asuhan." Wan Yin berjalan terlebih dahulu.


Dekat dengan Penginapan dan hanya melewati beberapa bangunan, Mereka sudah sampai di Kediaman Panti Asuhan berada.


Saat mereka tiba, Xie Yan dan Yue dapat melihat bangunan itu tampak kurang layak huni. "Bangunan ini seharga 6.000 Batu Energi tingkat atas?" Xie Yan tercengang dengan harga yang cukup mahal untuk bangunan jelek ini.


"Maaf, Kediaman kami sangat tidak layak untuk Tuan dan Adik Yue." Kata Wan Yin malu.


Xie Yan tidak mempermasalahkan sama sekali dan Yue tentu sudah merasakan nasib yang sama seperti mereka sebelum bertemu dengan Xie Yan.


Wan Yin kemudian mengetuk pintu kediaman tersebut. Setelah itu, Beberapa anak kecil membuka pintu tersebut dengan hati hati karena mereka takut didatangi oleh Pria Gendut, Tong Cu dan bawahannya untuk membuat masalah pada mereka.

__ADS_1


Tapi setelah melihat Wan Yin, mereka tentunya membuka lebar-lebar pintu kediamannya. Xie Yan, Yue dan anak lainnya masuk kedalam kediaman itu dan didalam sana terdapat 30 anak lainnya. "Total mereka 40 orang dan dirawat oleh seorang Gadis yang lebih muda dariku?" Gumam Xie Yan memuji kebaikan gadis itu.


Sambil menunggu makanan dengan porsi banyak, Xie Yan membiarkan Yue bermain main dengan kawan kawan barunya itu.


...


Di Rumah makan bulan


Rumah Makan Bulan sedang mengalami pesanan yang sangat banyak.


Seorang Pria dengan tubuh Kekar sedang menunggu benayaknya pesanan dalam jumlah besar. "Hah...Aku tidak pernah melakukan hal seperti ini dalam hidupku." Gumam Jendral Besar Hao.


Hampir membutuhkan beberapa jam, bahkan pelanggan lain harus pergi ke rumah makan lain saat pelayanan disini sedang sibuk mengurus pesanan Xie Yan. Orang orang tentu saja tidak mengetahui siapa Jendral Besar Hao itu.


Setelah semuanya sudah selesai, Jendral Besar Hao kemudian memasukkan makanan itu kedalam cincin ruang dan dia langsung bergerak menuju Panti Asuhan berada.


Setibanya di kediaman Panti Asuhan, dia mengeluarkan banyak makanan berbagai macam macam jenis makanan dari Cincin Ruangnya.


Kedatangan Jendral Besar Hao membuat Yue dan Anak anak Panti Asuhan sangat gembira karena setelah mereka kembali mereka melihat banyak sekali makanan yang sudah tersedia.


Wan Yin yang melihat tumpukan makanan merasa tidak enak karena harus membiarkan orang yang menyelamatkannya harus melakukan hal seperti ini.


Wan Yin bahkan sudah berkali kali mengatakan untuk mencoba membalas


kebaikan ini dan Xie Yan yang selalu menolak hingga membuatnya bosan.


......


......___________________________......

__ADS_1


...LIKE > VOTE > KOMEN > RATE 5...


__ADS_2