Leveling Demon System

Leveling Demon System
Ch 123- Peringkat 10, Xie Yan Mendominasi


__ADS_3

Setelah Xie Yan dan Yo Sin naik ke atas Arena, Semua Murid Luar langsung dengan antusias menyaksikan petarungan ini.


"Jadi dia bernama Xie Yan? Bukankah dia sedikit sombong yang hanya murid baru berani menantang Murid Luar di Peringkat 20?"


"Walaupun dia mengalahkan Wang Zhong, itu bukan berarti dia juga bisa mengalahkan Seniornya di Murid Luar ini,"


"Apalagi Yo Sin juga cukup kejam setiap orang yang mencoba melawannya,"


"Sial! Padahal aku ingin menantangnya Duluan, jika begini tidak mungkin baginya untuk bertarung setelah melawan Yo Sin."


Mereka semua berpikir Xie Yan hanya setingkat dengan Wang Zhong saja sehingga meremehkannya dan tidak mungkin baginya menang dengan Yo Sin.


Jika mereka tahu bahwa Xie Yan yang berdiri disana adalah Half God Puncak mungkin mereka akan menarik kembali setiap kata-kata yang mereka lontarkan tadi.


...


Xie Yan dan Yo Sin sudah bersiap di atas arena untuk bertarung. "Karena kalian akan bertarung, biarkan aku yang akan menjadi Wasit," Ucap Tetua Li.


Mereka berdua mengangguk setuju, Yo Sin menatap Xie Yan dengan penghinaan jelas di wajahnya. "Akan kubuat kau lebih menderita setelah apa yang kau lakukan dengan Tuan Muda Wang Zhong!" Kata Yo Sin.


"Benarkah? Lebih baik kau mempersiapkan pipimu!" Ejek Xie Yan dengan sedikit menyeringai.


"Mulai!" Tetua Li berteriak memulai pertarungan itu.


Yo Sin mengeluarkan pedangnya dari Cincin Ruangnya kemudian langsung menerjang ke arah Xie Yan yang bahkan tidak peduli sama sekali dengan serangan yang datang ke arahnya.


"Matilah kau bajingan!" Yo Sin menerjang dengan teriakkan ke Xie Yan.


Yo Sin mengayunkan pedangnya beserta Energu Qi miliknya yang kuat langsung ke arah Xie Yan dengan niat untuk membelah tubuhnya menjadi dua bagian.


Tetua Li juga melihat bahwa Yo Sin memang berniat untuk membunuh Xie Yan. Dia sudah bersiap siap jika Xie Yan tidak dapat menahan serangan Yo Sin dan Jika Xie Yan mati disini maka akan menjadi Kesalahan yang fatal.


Tapi apa yang dia lihat membuatnya sedikit terkejut Karena Xie Yan berhasil menahan pedang milik Yo Sin yang sudah dilapisi dengan Energi Qi kuat miliknya hanya dengan menggunakan dua jarinya dari lengan kirinya.


"Eh!?" Baik itu Yo Sin, maupun Murid Luar yang menyaksikan ini tidak tahu harus berkata apa karena mereka tahu bahwa serangan itu seharusnya cukup membunuh Xie Yan.


"Apa hanya segini? Terlalu Lemah!" Ucap Xie Yan kepada Yo Sin.


PAH!


Pedang yang ditahan Xie Yan dengan menggunakan dua jari langsung dipatahkannya.


"Apa!"


Yo Sin sangat terkejut saat Xie Yan bisa menghancurkan pedang miliknya yang sudah menemani dia hingga sekarang.

__ADS_1


"Beraninya kau mematahkan pedangku!" Teriak Yo Sin melepaskan pedangnya kemudian mencoba memukul Xie Yan.


Dengan gerakan cepat, Xie Yan mengambil pedang milik Yo Sin yang setengah patah itu lalu mengayunkannya ke Lengan yang mengarah kepadanya.


Slash!


Ayunan cepat Xie Yan menebas rapi lengan milik Yo Sin sehingga darah terus mengalir keluar.


"Arrrgghh!"


"Sialan! Lenganku!" Yo Sin berteriak kesakitan. Dia kemudian mundur sedikit menjauh dari Xie Yan dan mengedarkan Energi Qi miliknya untuk menghentikan pendarahannya.


Xie Yan membiarkan Yo Sin mundur, dia tidak bahkan tidak bergerak dari tempatnya sedikitpun saat mulainya pertarungannya. Dia ingin sedikit bermain dengan Pemuda bernama Yo Sin ini.


Setelah Darah yang mengalir berhenti, Yo Sin menatap Xie Yan dengan tatapan tajam. "Aku akan membunuhmu!" Teriak Yo Sin juga mengeluarkan Roh Petempuran miliknya sehingga meningkatkan kekuatannya.


"AAHHHHHH!"


BAM!...BAM!...BAM!


Yo Sin terus memukul Xie Yan dengan satu Lengannya yang dipenuhi semua Energi miliknya. Dia tidak menyangka akan berakhir seperti ini dan sudah meremehkan Xie Yan di awal pertemuannya.


Yo Sin terus menyerang dengan membabi buta tapi Xie Yan bahkan tidak bergerak sedikitpun dari tempatnya dan hanya menangkis dengan santai pukulan milik Yo Sin.


Xie Yan hanya berkata Lemah sehingga terus membuat Yo Sin menjadi marah dan tidak dapat mengatur emosinya.


Tetua Li dan Murid Luar yang menonton Petarungan ini dibuat terdiam karena Yo Sin yang adalah Peringkat 20 melawan Murid Baru dibuat tidak berdaya.


"Apa ini nyata? Bahkan Yo Sin di peringkat 20 tidak berkutik sama sekali!"


"Aku sangat beruntung tidak jadi bertarung dengannya, jika tidak mungkin aku sudah dikalahkan dengan mudah!"


Mereka semua mulai menyadari bahwa Xie Yan yang tadi mereka remehkan mulai menarik kembali kata katanya. Bahkan orang yang mencoba ingin melawan Xie Yan mulai berpikir ulang untuk menentangnya.


"Bocah ini? Aku tidak menyangka dia memiliki kemampuan yang membuat lawan setingkat dengannya seperti bermain dengan anjing," Kata Tetua Li yang terus menyaksikan pertarungan Xie Yan dan Yo Sin.


BAM! BAM!


Xie Yan terus menahan setiap serangan serangan yang dilancarkan oleh Yo Sin. Dengan kecepatannya Yo Sin, dia dapat dengan mudah untuk melihat setiap pukulan maupun tendangan yang dia lancarkan.


"Huh! Sangat Lemah! Waktu bermainnya sudah habis!" Ucap Xie Yan kemudian mengepalkan tangan kirinya.


BOOMM!


Pukulan secepat kilat dilancarkan Xie Yan ke arah muka Yo Sin yang bahkan tidak menyadari sama sekali bahwa dia akan diserang balik oleh Xie Yan.

__ADS_1


Serangan yang dilancarkan Xie Yan tepat di Wajah Yo Sin sehingga membuatnya terlempar cukup jauh keluar Arena. Pukulan yang dilancarkan Xie Yan cukup kuat sehingga membuat Wajah Yo Sin tampak hancur dan juga tengkoraknya retak.


Walaupun dia tidak mati, Xie Yan membut dia seolah setengah mati. Tetua Li yang melihat bahwa Yo Sin sudah keluar dari Arena dan tergeletak pingsan, dia lalu mengumukan bahwa Xie Yan menang dan naik ke Peringkat 20 menggantikan Yo Sin yang langsung turun dengan drastis menjadi Peringkat 145.


Xie Yan yang masih di arena menatap semua Murid Luar yang menyaksikan petarungan mereka. "Siapa lagi yang ingin menantangku?" Teriak Xie Yan kepada semuanya.


"..."


Hampir semua diam tidak ada yang berani berbicara untuk menentang Xie Yan. Hingga kemudian suara terdengar, "Sombong! Biarkan aku Peringkat 18 Menjadi Lawanmu!" Kata Suara Pria lalu melompat ke Arena tempat Xie Yan.


"Aku mengakui kau hebat. Tapi jangan senang dulu karena lawanmu hanyalah peringkat 20," Kata Pria itu.


Tetua Li yang masih menjadi Wasit langsung memulai petarungannya, tapi saat itu bukan Lawan Xie Yan menyerang seperti sebelum sebelumnya.


Xie Yan yang tidak ingin menghabiskan waktunya langsung bergerak dengan cepat ke arah lawannya setelah Tetua Li memulai petarungnya.


Lawan Xie Yan yang berada di Peringkat 18 bahkan tidak sempat bereaksi untuk menghindar ataupun menahan pukulan miliknya dan berakhir sama dengan Yo Sin harus terlempar dari Arena.


Dia hanya memerlukan beberapa detik untuk mengalahkan Peringkat 18. Tidak sampai disitu, Kali ini Xie Yan menentang Peringkat 17, 16 sampai 10 besar.


Beberapa dari mereka menerima dan bertarung dengan Xie Yan walaupun harus kalah dengan Sekali pukul dan sebagian lainnya langsung menyerahkan Peringkatnya tanpa bertarung.


Di Arena Xie Yan yang hanya baru tiba di Sekte dalam beberapa hari tampak Mendominasi. Sekarang dia sudah masuk ke Peringkat 10 Murid Luar.


Tetua Li yang selalu menjadi Wasit Petarungan Xie Yan mulai merasa kagum dengan kehebatan Xie Yan diumur begitu muda dengan mengalahkan semua lawannya hanya dengan satu pukulan. Dia bahkan yang dikatakan Jenius Sejati tidak layak dihadapan Xie Yan yang bakatnya seperti Monster. Tetua Li bahkan sampai beranggapan bahwa Xie Yan sebenarnya menyembunyikan Ranahnya.


Setelah Xie Yan mengalahkan semua lawannya dengan satu pukulan hingga naik ke Peringkat 10 Murid Luar. Karena tidak ada yang mencoba menantangnya lagi, Dia kemudian kembali ke Tempat Kediamannya.


...


Kabar Xie Yan mengalahkan Murid Luar dari berturut-turut dari Peringkat 20 hingga 10 tersebar ke setiap penjuru Area Murid Luar.


Sedangkan Wang Ciao, Walaupun dia di Area Murid Inti. Dia masih mengetahui Situasi di Murid Luar sehingga membuatnya marah.


"Bodoh! Bagaimana dia bisa mereka semua kalah! Sampah!" Teriak Wang Ciao kepada bawahannya yang adalah orang menyebarkan berita tentang Xie Yan mengalahkan semua lawannya.


......


......________________________......


Sebagai bentuk apresiasi kalian untuk cerita ini, saya harap kalian mau menyempatkan diri untuk like atau komen setelah membaca agar penulis semakin bersemangat lagi membuat cerita ini.


Terimakasih dan selamat membaca...


:)

__ADS_1


__ADS_2