
Sebagai bentuk apresiasi kalian untuk cerita ini, saya harap kalian mau menyempatkan diri untuk like atau komen setelah membaca agar penulis semakin bersemangat lagi membuat cerita ini.
Terimakasih dan selamat membaca...
:)
________________________________________________***
Di Tempat Chu Fenghua yang sebelumya bertarung
Seorang murid Sekte Gunung Suci tiba disana dengan cepat saat diperintahkan oleh Tetua Sekte.
Mereka menemukan tubuh tetua keempat dan Lei Kun yang kepalanya terpisah dari tubuhnya.
"Dari Energi yang tersisa, sepertinya Tetua Keempat baru melawan seseorang dengan Qi Iblis, apa itu dari Sekte Demonic?" Kata mereka yang memeriksa Energi tersisa dari bekas Pertarungan.
"Mungkin saja, tidak ada orang lain yang memiliki Qi Iblis selain Orang Sekte Demonic.." Kata yang lain.
"Betul...Lebih baik kita melaporkan ini kepada Tetua," Ucapnya kemudian menyimpan tubuh Tetua Keempat dan Lei Kun di Cincin Ruang Lalu melesat kembali ke Sekte Gunung Suci.
Setelah mereka sampai, mereka semua langsung menjumpai tetua yang memerintahkan mereka.
"Tetua, Kami sudah kembali..." Katanya lalu mengeluarkan tubuh Tetua Keempat dan Lei Kun.
Tetua tersebut menatap tubuh tersebut
"Kami juga menemukan di Area Pertarungan terdapat jejak Qi Iblis di tempat tersebut," Jelasnya.
Wajah Tetua tersebut langsung berubah saat mendengar penjelasan mereka, "Sekte Demonic? Apa tujuan mereka?" Gumamnya.
"Baiklah, kalian bisa kembali" Pintanya.
"Sekte Demonic sialan! Sebaiknya aku memberi tahu kejadian ini ke Ketua Sekte!" Katanya kemudian langsung menghilang dari tempatnya.
Setelah Tetua tersebut memberi kabar ini kepada ketua Sekte Gunung Suci, Semua Tetua dan Murid Puncak dikumpulkan atas perintah Ketua Sekte mereka.
Di sebuah ruangan, sudah terdapat beberapa Tetua dan Murid Puncak Sekte Gunung Suci dan mereka semua menatap Ketua Sekte dan di sampingnya terdapat seorang Pria tua yang jabatannya setara dengan Ketua Sekte, mereka disebut Guardian. Mereka adalah Penjaga Sekte yang terbilang cukup tua, bahkan Ketua Sekte harus sedikit hormat dengannya sehingga semua Tetua dan Murid lebih takut dengan Guardian.
Setiap Sekte tentu memiliki Guardian masing masing dan statusnya sama sama tinggi di Sekte mereka.
__ADS_1
Beekumpulnya dua Guardian tentu membuat semua orang yang di dalam ruangan tidak menghetahui apa yang terjadi sehingga Guardian ikut dalam perkumpulan ini.
Setelah Ketua Sekte melihat semua orang yang berada di ruangan, dia kemudian membuka mulutnya, "Tadi, Tetua Kelima mengabari bahwa salah satu Tetua Keempat sudah dibunuh," Kata Ketua Sekte tersebut.
Perkataannya membuat semua orang di dalam ruangan terkejut dengan membunuh salah Satu Tetua itu menandakan mereka tidak takut dengan Sekte tersebut.
"Siapa itu yang berani membunuh Tetua Sekte Gunung Suci?" Semua orang juga menanyakan hal yang sama.
"Pembunuh Tetua Keempat meninggalkan Jejak Qi Iblis yang berarti itu adalah Perbuatan Sekte Demonic." Kata Ketua Sekte tersebut.
Guardian yang awalnya tampak tenang mulai mengubah wajahnya, "Sekte Demonic? Apa tujuan mereka membunuh Salah Satu Tetua?" Pikir Guardian tersebut.
"Apa! Dalangnya adalah Sekte Demonic?"
"Sialan Sekte Demonic! Apakah kita akan menyerang mereka?"
Melihat bahwa semuanya sudah mulai ribut, "Tenanglah, Kita akan mencari tahu lebih jelas dan untuk sekarang Sekte Gunung Suci akan tutup sementara Waktu." Kata Ketua Sekte tersebut.
Jika kedua Sekte berperang mereka mungkin saja bisa menang tapi dengan kerugian yang besar sehingga pihak ketiga dengan mudah menghancurkan Sekte Gunung Suci yang sudah mengalami kerugian saat bertempur melawan Sekte Demonic.
...
Saat Sekte Gunung Suci dalam keadaan kacau akibat kematian salah satu Tetua mereka, pembunuh yang sebenarnya berada di Restauran di Kota Chald.
Xie Yan, Xie Ruo, Chu Nan Yu, Ruo Lou, Chu Fenghua duduk di meja bersama dengan Pemuda tersebut.
Xie Yan sudah mengenali Pemuda tersebut yang adalah Yu Ge Salah satu Anak dari Tuan Kota Chald. "Aku tidak menyangka kamu memilki status yang cukup tinggi" Ucap Xie Yan kepada Yu Ge.
"Jadi apa kamu memiliki Peta Tanah Duoqi? Bukan hanya Kota Chald." Tanya Xie Yan.
Yu Ge mengangguk, "Aku memiliki" Katanya kemudian memberikan Peta tersebut ke Xie Yan.
Yu Ge bahkan tidak berani menatap sedikitpun Waja Xie Yan setelah merasakan Aura Membunuh Xie Yan, dia merasa itu jauh lebih mengerikan dari pada pertemuan pertama mereka. Bahkan dia berpikiran bahwa Xie Yan pada waktu di Kekaisaran Zart belum mengeluarkan semua kemampuan miliknya dan teringat akan kata kata Xie Yan yang akan menghancurkan Tanah Duoqi jika melawannya.
Xie Yan kemudian melihat Peta tersebut, "Ho...Jadi Kota Gof tidak terlalu jauh dari sini dan hanya melewati dua Kota lagi," Ucap Xie Yan dengan Wajah Tersenyum tapu ada jejak membunuh disana.
"Kakak Ipar, Kenapa kita harus ke Kota Gof?" Tanya Chu Fenghua.
"Apa itu karena berhubungan dengan Kakek Jie?" Ruo Lou yang disamping Xie Yan juga bertanya.
__ADS_1
Xie Yan mengangguk "Ada Seseorang yang ingin kubunuh disana," Katanya membalas pertanyaan Chu Fenghua.
Yu Ge tentu mendengar perkataan Xie Yan dan ingin menanyakan sesuatu dengan ragu-ragu, "T-Tuan apakah anda yakin ingin pergi ke Kota itu?"
"Betul, Apa sesuatu terjadi dengan Kota tersebut?" Balasnya.
Yu Ge mengangguk, "Beberapa Bulan yang lalu, Kota tersebut tiba tiba berubah menjadi Kota Terkutuk setelah Tuan Kota disana mendapatkan Teknik Iblis dari Sekte Demonic yang kejam untuk meningkatkan Tekniknya." Jelas Yu Ge.
"Sekte Demonic...?" Xie Yan mengingat tentang salah satu Sekte yang mendominasi di Tanah Duoqi dari Lei Kun.
"Ya...Mereka adalah Kultivator Iblis dan hampir semua Teknik mereka sangat keji," Katanya lagi.
Xie Yan mengagguk tapi dia sama sekali tidak peduli, yang dia inginkan sekarang adalah membunuh Tuan Kota tersebut agar Kakeknya tidak diincar olehnya lagi.
Yu Ge juga tahu sepertinya Xie Yan bahkan tidak menganggap penjelasannya tersebut dengan serius. Karena Xie Yan sudah mendapatkan Peta tersebut, dia berencana untuk pergi.
Disaat Xie Yan dan Yang lainnya berdiri dari tempat mereka, Yu Ge langsung menghentikan mereka dan mencoba meminta sesuatu dengan ragu ragu.
"T-Tuan Tunggu, bisakah anda mendengar permintaanku?" Tanyanya kepada Xie Yan.
"Hmm...? Apa itu...? Tanyanya.
"Aku Ingin tuan membunuh Saudaraku!" Ucapnya dengan terus terang.
"Tidak!" Xie Yan langsung membalas dengan cepat. "Aku tidak ingin mencampuri urusan pribadimu!" Kata Xie Yan yang hampir meninggalkan tempatnya kemudian Yu Ge berkata lagi.
"Aku akan membayarnya...!" Katanya sambil mengeluarkan Peta yang sudah terkoyak tapi Peta kali ini berbeda, Xie Yan bahkan merasakan Energi yang terkandung di dalam Peta tersebut.
"Aku tidak tahu ini peta apa, tapi aku yakin ini akan menunjukkan lokasi harta jika anda menemukan sisanya," Kata Yu Ge.
Xie Yan sedikit tertarik dengan Energi yang ada di dalam peta tersebut, itu memiliki Energi yang sangat kuat. Dia kemudian menyuruh Chu Nan Yu dan yang lainnya untuk menunggunya keluar terlebih dahulu. Dia kemudian duduk kembali dan menatap Yu Ge...
.
.
.
.
__ADS_1
.