
Setelah Xie Yan mencekik-nya langsung. "Nah, sekarang kita bergantian bertanya dan jika kau tidak memberikan jawaban yang memuaskan maka akan kulenyapkan kau dari alam ini." Kata Xie Yan dengan nada datar namun jelas itu mengancam.
"Kugh! L-Lepaskan aku bajingan!" Katanya yang bersusah payah berbicara.
"Hmmm...Sepertinya kau tidak ingin bicara sebelum di hajar." Ucap Xie Yan melihat Pria asing itu tetap mencoba melawan.
Xie Yan melepaskan cekikan pada Pria asing itu lalu mengarahkan tendangan yang sangat kuat ke arah perut Pria asing itu.
"KUGHH!" Pria asing itu jatuh melesat kebawah Tanah Duoqi yang sudah dihancurkan-nya menjadi tanah.
Area itu langsung bergetar saat tubuh Pria asing itu terlempar kebawah.
Xie Yan langsung turun kembali kebawah dimana tempat Pria asing itu tergeletak lalu mengangkat kepala-nya dengan satu tangan.
Pria asing itu tentu masih dalam keadaan sadar dan menatap Xie Yan dengan ngeri, "Karena kau tidak mau berbicara, biar aku lihat sendiri maksud tujuan-mu datang kesini." Kata Xie Yan menatap Pria asing dengan tatapan acuh.
Xie Yan kemudian mulai membaca jiwa Pria asing tersebut dan tidak lama, dia melepaskan Pria asing tersebut yang masih dalam keadaan baik-baik saja karena Xie Yan tidak merusak Jiwa-nya.
"Jadi begitu, kau berasal dari Alam atas." Kata Xie Yan.
Setelah dia membaca jiwa dari Pria asing tersebut, Xie Yan mengetahui kalau dia berasal dari Alam atas dan tepat-nya Benua Tianmu yang diperintahkan oleh Patriak dari Klan Shui untuk membawa kembali seorang gadis.
Dalam ingatan Pria tersebut, sama sekali tidak ada yang menyingung tentang Reinkarnasi Cahaya. "Mungkin dia hanya suruhan dan tidak mengetahui-nya sama sekali." Pikir Xie Yan.
Pria asing itu tahu Xie Yan telah membaca jiwannya. "K-Klan Shiu tidak akan pernah membiarkan mu lepas!" Kata Pria asing itu.
"Diamlah!"
Plak! Xie Yan menampar Pria asing tersebut hingga terhempas lagi.
"Jadi bagaimana aku harus menghukum-mu setelah menghancurkan setengah Tanah Duoqi ini." Kata Xie Yan sambil memijak kepala Pria asing tersebut dengan kaki kanan-nya.
"Hm?" Xie Yan melihat ke atas dan sebuah portal lain muncul.
Pria asing itu yang masih dalam pijakan Xie Yan mulai terukir senyum di wajahnya. "Hahahaha...Lihatlah, Bantuan dari Klan Shiu sudah datang dan sebentar lagi Alam ini akan hancur." Kata Pria asing tersebut.
Xie Yan sama sekali tidak gentar mendengar ucapan-nya, dia hanya terus melihat ke atas langit dan mulai terlihat tiga Pria asing lainnya dengan ranah Dewa Sejati Puncak*1 dan satu orang Pria tua dengan ranah Dewa Sejati Puncak*2.
"Haaah...Energi di Alam ini sangat rendah." Kata salah satu dari mereka.
"Lihatlah...Tempat ini seperti-nya sudah hancur." Sahut yang lain saat melihat Tanah Duoqi rata dengan tanah.
__ADS_1
"Cepatlah, kita harus mencari. Orang pertama yang diperintahkan Patriak masih belum ada kabar..." Kata Pria tua itu tanpa melihat ke arah Xie Yan dan tatapan mereka saling bertemu.
Pria tua itu kembali menoleh ke Pria yang saat ini sedang dipijak oleh Xie Yan.
"Tetua...Tolong selamatkan aku!" Kata Pria asing tersebut berteriak.
"Eh?" Ketiga Pria lainnya juga menoleh ke arah teriakan tersebut.
"Bukankah dia orang yang diperintahkan Patriak ke Alam Fana ini." Tanya Pria lainnya.
"Kenapa dia sekarang tergeletak dan siapa Pria muda itu?" Mereka bertiga sangat penasaran.
Mereka berempat langsung melesat turun didepan Xie Yan yang hanya menatap mereka dengan acuh tak acuh.
"Apakah kalian juga sama dengan semut ini?" Tanya Xie Yan.
Wajah mereka bertiga langsung berubah marah mendengar ucapan Xie Yan terutama orang yang sedang dia pijak Kekuatan-nya hampir sama dengan mereka.
"Tetua...Tolong aku, dia tahu dimana Wanita yang dicari Patriak!" Kata Pria asing tersebut kepada Tetua yang baru saja datang.
Pria tua yang dipanggil Tetua tersebut mengerutkan alisnya, dia juga mencoba berhati-hati saat melihat Xie Yan tidak tampak gentar sedikit pun.
Xie Yan tersenyum kecil, "Jadi...Jika kalian adalah Klan Shiu, kalian bisa seenak-nya menghancurkan Alam Fana?"Ucap Xie Yan mengangkat kaki-nya.
"Tidaaak, Tetua tolong!" Pria itu berteriak.
PAM! Kaki Xie Yan menghancurkan kepala Pria tersebut dan membuat darahnya bercucuran ke wajah dari Klan Shiu.
[Ding!~ Tuan telah membunuh ranah Dewa Sejati Puncak*1, Mendapatkan 100M Leveling Poin]
"Oh..." Xie Yan mendengarkan Notifikasi pertama-nya di dunia asli setelah membunuh Manusia dan bukan lagi Monster.
"Bajingan! Berani-nya kau membunuh-nya dihadapan kami!" Ketiga orang itu berteriak marah kepada dan menerjang ke arah Xie Yan dengan Kekuatan penuhnya.
Xie Yan hanya dengan santai bergerak ke kanan dan kiri menghindar serangan mereka semua seperti angin.
"Anak Muda! Kau sudah membuat musuh yang salah dengan melawan Klan Shiu dan kau juga mengetahui Wanita yang sedang di cari Patriak Klan Shiu." Dari belakang Xie Yan, Pria tua itu bersiap melepaskan telapak tangan-nya ke arah punggung Xie Yan.
Xie Yan sama sekali tidak menghindar dari serangan yang datang dari arah belakangnya.
BAM! BOOMM!
__ADS_1
"Ugh! T-Tetua, K-kenapa kau menyerangku?" Salah satu dari tiga pria dari Klan Shiu berkata sebelum tubuhnya terjatuh yang terdapat lubang didada-nya dengan cap telapak tangan yang berasal dari Tetua itu saat menyerang Xie Yan.
Tetua dari Klan Shiu itu tercengang karena yang seharusnya mati adalah Xie Yan tapi dia bahkan baik-baik saja namun bawahan-nya yang malah terkena serangan-nya.
Xie Yan di antara mereka bertiga yang tersisa hanya tersenyum santai, "Heh? Apa yang terjadi...Apakah Tetua Klan Shiu berencana membunuh bawahan-nya sendiri." Xie Yan mencoba memprovokasi dan membuat dua lainnya goyah.
Tetua itu hanya bisa diam, karena dia sendiri sudah yakin menargetkan punggung Xie Yan.
"Bocah Bajingan! Berani-nya kau bermain trik di hadapanku!" Teriak Tetua itu menyerang Xie Yan yang sama sekali tidak bergerak ditempatnya sedangkan dia berdiri didekat salah satu bawahan Klan Shiu lagi.
Energi Telapak tangan dari Dewa Sejati Puncak*2 yang sangat kuat melesat ke arah Xie Yan namun serangan itu tiba-tiba melewati Xie Yan dan mengenai orang yang dibelakangnya.
"Tidaaak!"
BOOMM!
Tubuh orang yang barusan terkena telapak tangan itu langsung meledak menjadi pecahan.
Sekarang hanya satu yang tersisa dari bawahan Tetua tersebut tapi wajah-nya sudah ketakutan dan berencana kabur.
"Aku tidak mau mati!" Katanya berlari.
Slash~
"Tidak ada yang bisa kabur!" Dengan ayunan tangannya, Xie Yan langsung membelah tubuh Pria yang mencoba kabur tersebut.
Dari Empat orang yang datang, sekarang hanya tersisa satu orang yang adalah mereka panggil Tetua.
"Hei Kambing Tua, Seperti-nya hanya kau yang tersisa." Kata Xie Yan dengan sinis.
"Sepertinya kau salah, Mungkin Klan Shiu-lah yang sudah mencari masalah dengan orang yang salah." Aura Membunuh Xie Yan merembes keluar dan membuat Wajah Tetua itu ketakutan.
Tubuhnya sekarang mengigil dipenuhi dengan keringat dingin saat merasakan Aura membunuh Xie Yan yang dia rasa bahkan melebihi Patriak mereka. "K-Kau Monster!"
"Yah begitulah!" Kata Xie Yan dengan acuh lalu melambaikan tangannya dan memenggal kepala Tetua itu.
......
...[Jangan lupa dukungan kalian dengan,...
...LIKE > GIFT > VOTE > RATE 5!]...
__ADS_1