
Sebagai bentuk apresiasi kalian untuk cerita ini, saya harap kalian mau menyempatkan diri untuk like atau komen setelah membaca agar penulis semakin bersemangat lagi membuat cerita ini.
Terimakasih dan selamat membaca...
:)
________________________________________________
***
Xie Yan dan yang lainnya sudah tiba di kediaman Keluarga Nie. Saat mereka mendekati gerbang Klan Nie mereka dihadang oleh Penjaga gerbang. "Siapa Kalian?" Kata Penjaga gerbang itu.
Boomm..
Bukannya menjawab Ruo Lou langsung Memukul keras penjaga itu hingga terlempar dan menghancurkan Gerbang Klan Nie.
Beberapa anggota Klan Nie mendengar dentuman keras langsung keluar melihat apa yang terjadi.
Xie Yan yang melihat anggota anggota yang lain keluar memutuskan mengamati dari atas, "Aku akan mengamati dari atas, dan kalian bertiga untuk berjaga jaga pergilah dengan salah satu orang ku," Kata Xie Yan ke Ruo Ro dan Si kembar sambil memanggil Mo Gui dari bayangannya.
Munculnya Mo Gui tentu membuat mereka heran, bahkan Ruo Lou langsung mengalihkan perhatiannya ke Mo Gui. "Aku tidak pernah tahu tuan memiliki bawahan yang lain. Bahkan dengan kekuatan Raja Surgawiku masih tidak dapat melihat kekuatannya," Batin Ruo Lou kembali berfokus ke Anggota anggota Klan Nie.
"Mo Gui, lindungi mereka bertiga!" Perintah Xie Yan langsung terbang ke langit mengamati kejadian.
"Baik Tuan," Balas Mo Gui singkat dengan hormat.
Ruo Ro, Si Kembar, bersama dengan Mo Gui menyelinap ke ruang bawah tanah yang di pandu oleh Si Kembar.
Di Sisi lain, Ruo Lou terus membunuh beberapa anggota Klan Nie dengan pedang tingkat bumi yang bari diberikan Xie Yan sebelum bergerak.
Slasshh...
Boomm...
Ruo Lou mengayunkan pedangnya secara vertikal membuat beberapa tubuh anggota Nie terbelah dua. Darah dan bagian tubuh manusia berceceran di Halaman Klan Nie. Banyak anggota yang lain sudah ketakutan dengan hanya melihat wanita di hadapan mereka layaknya dewa kematian.
"Si-Siapa Kau?? Apa salah kami!" Kata Salah satu anggota Klan Nie yang ketakutan.
Ruo Lou yang mendengar itu menyeringai, "Salah Kalian? Itu karena kalian sudah menghancurkan Klan Ruo ku," Ujarnya.
"Ka-kau Dari Klan Ruo? Liat saja Patriak ka-" Belum selesai dia berbicara, Ruo Lou sudah menebas kepala Penjaga itu.
__ADS_1
"Heh, Ini akibat perbuatan Patriak sampah kalian," Batin Ruo Lou.
Tiba Tiba,
"SIALAN!! SIAPA YANG BERANI MEMBUNUH ANGGOTA KLAN NIE KU!!" Kata suara teriak di langit yang adalah Nie Tu, Patriak Klan Nie sekarang.
Ruo Lou langsung melihat ke atas, matanya langsung berubah seakan ingin melahap pria itu dengan sekali telan. "Aku Yang membunuh anggota sampah mu ini!" Kata Ruo Lou.
"Eh...?" Mendengar suara itu Nie Tu sedikit terkejut lalu dia tertawa, "Hahahahaha, Istriku!! Aku tidak menyangka kamu akan datang sendiri. Apakah kamu tahu aku sudah mencarimu kemana mana dan Kekuatan mu sepertinya sud-" saat dia melihat kekuatan Ruo Lou, dia langsung terdiam.
"Tidak Mungkin, Ba-bagaiman dia bisa memiliki kekuatan yang sama denganku hanya dalam beberapa tahun ini," Batin Nie Tu.
"Haha, Nie Tu bajingan!! Bagaimana? Apakah kamu terkejut? Hari ini adalah hari kematianmu!" Kata Ruo Lou langsung melesat ke arah Nie Tu.
Clang...
Suara Pedang berbenturan, Nie Tu kemudian memperhatian lagi bahwa pedang Ruo Lou juga merupakan tingkat bumi, "Sialan, Pencapaian Kebetulan apa yang dia dapat?" Batinya heran sambil menangkis serangan Ruo Lou.
"Istriku, Walaupun aku terkejut tapi aku merasa kau baru saja mencapai tingkat yang sama denganku. Jadi jangan berpikir kamu bisa melawan ku dengan mudah!" Kata Nie Tu.
"Sialan, Jangan panggil aku Istrimu bajingan tidak tahu malu!" Teriaknya terus menyerang Nie Tu.
Clang...Clang...Clang
Mendegar keributan dari Klan Nie, banyak orang orang Kultivator bergerak melihat apa yang sedang terjadi. Apa yang mereka lihat adalah mayat manusia berserakan di Kediaman Klan Nie. "Apa yang terjadi? Siapa yang berani melawan Klan Nie?" Tanya semua orang menyaksikan mayat mayat bertebaran.
"Lihat!! Itu Patriak Nie sedang bertarung dan lawannya adalah seorang Wanita!" Kata Kultivator lain.
"Siapa Wanita itu? Dia bahkan seimbang dengan Patriak Klan Nie yang sudah menjadi Raja Surgawi!" Ujar Mereka menyaksikan pertempuran.
...
Di Istana Kekaisaran Zart
"Lapor Kaisar, Kekuatan Raja Surgawi yang tidak di kenal sedang menyerang Klan Nie!" Kata Pengawal Kekaisaran melaporkan situasi Klan Nie.
Mendengar Laporan itu Kaisar Zart mengerutkan keningnya, "Siapa itu? Apa dia tidak menghormati Kaisar ini?" Kata Kaisar Zart, Zhu Hao.
Sebelum dia pergi suara lain terdengar. "Aku Ikut, Aku merasa ada kekuatan yang lain dan ini jauh lebih besar!" Kata suara itu.
Kaisar Zart langsung menoleh dan berlutut, "Salam Ayah," lalu dia bertanya lagi, "Apa ayah tau apa yang dilakukan pemilik kekuatan besar itu?"
__ADS_1
Ayah Zhu Hao hanya menggelengkan kepalanya lalu melesat pergi diikuti oleh Zhu Hao dan beberapa Jendral Kekaisaran Zart.
...
Kembali di Kediaman Keluarga Nie
Pertarungan antara Ruo Lou dan Nie Tu masih berimbang, mereka berdua masih belum menggunakan kekuatan penuh untuk menyerang satu sama lain. "Istriku, Apakau membawa Anak kita?"
"Diam! Dia bukan anakmu!" Marah Ruo Lou.
"Hehehe, Apa kamu tidak tahu asal usul keluargamu dan mengapa aku mau menikahimu?" Ujar Nie Tu tertawa.
Perkataan Nie Tu membuat Ruo Lou mundur dan tidak menyerang Nie Tu lagi. Dia penasaran apa maksud perkataannya. "Apa Maksudmu?"
"Hahaha, Ayahmu bahkan tidak memberitahumu. Ayahmu menikahkan kita itu karena dia berharap keturunanmu akan membangkitkan darah Klan Ruo yang selama ini sudah menghilang. Jadi dia mengiginkan orang jenius sepertiku! Hahaha" Katanya.
"Membangkitkan darah Klan Ruo yang sudah menghilang?" Tanya Ruo Lou yang semakin bingung.
"Benar! Itu adalahlah Darah Serigala Saint yang merupakan salah satu Keturunan dari Binatang Surgawi, Serigala Putih."
"Apa! Ayah tidak pernah mengatakan ini" Ucap Ruo Lou dengan pelan.
Di atas langit, Xie Yan mendengar semua percakapan antara Ruo Lou dan Nie Tu.
"Hoh, aku tidak menyangka akan mendengar ini. Walaupun itu masih belum sekuat oleh Benih Phoenix Es Ruo Kecil tapi itu tetap salah satu keturunan tingkat Saint!" Batin Xie Yan.
Di Dunia Kultivator, Bintang Surgawi adalah yang tertinggi, dibawahnya adalah Bintang Ilahi dan terendah adalah Binatang Saint. Namun untuk Seukuran Kekaisaran Tingkat Lima, membangkitkan Darah Binatang Saint sudah keberadaan puncak.
"Jadi Begitu, Ternyata Ruo Ro memiliki Darah Binatang Saint dan itu merupakan alasan dia sangat berbakat." Pikir Xie Yan lalu mengalihkan perhatiannya ke tempat lain, "Sepertinya ada yang datang! Apakah itu Kaisar?" Xie Yan langsung menghilang dengan menggunakan teleportasinya.
Wushh...
"Siapa Kalian? Apa kalian ingin ikut Campur?" Kata Xie Yan yang tiba tiba muncul di hadapan Zhu Hao dan yang lainnya...
.
.
.
.
__ADS_1
.