Leveling Demon System

Leveling Demon System
Ch 156- Akademi Kekaisaran Ruby


__ADS_3

Saat merasakan Aura Membunuh yang kuat dari Xie Yan, tubuh mereka semua langsung bergetar ketakutan lalu menjatuhkan senjata ditangan mereka.


"S-Siapa kamu?!" Salah satu Dewa Perak tingkat Menengah bertanya kepada Xie Yan dengan ketakutan.


"Aku hanya orang lewat yang ingin mampir ke Kota namun Kotanya sudah dibantai Oleh Kelompok Tengkorak Darah." Xie Yan menjelaskan.


Mereka semua tampak lega karena Xie Yan bukanlah orang yang membantai penduduk dan jika itu dia maka tidak ada yang akan selamat dari tempat ini. Tapi, hal lain yang membuat mereka takut bahwa Tengkorak darahlah pelaku pembantaian ini.


"S-Senior, Apakamu yakin ini adalah ulah Tengkorak darah?" Tanya salah satu dari mereka.


Xie Yan mengagguk, "Mereka mengatakannya sendiri dan juga aku sudah membunuh mereka." Xie Yan menunjuk arah dimana tempat dia bertarung dengan salah satu kelompok tengkorak darah.


Mereka semua kemudian mendekat ke tubuh dari anggota tengkorak darah apakah yang dikatakan Xie Yan adalah benar.


"Itu...Itu benar, melihat dari tanda tengkorak lengannya mereka pasti adalah anggota tengkorak darah." Ujarnya


"Jadi Senior itu yang membunuh mereka berdua?"


"Mereka ada tiga..." Kata Xie Yan menunjuk potongan yang tersisa hanyalah kaki. "Itu juga salah satu dari anggota tengkorak darah." Ucapnya.


"Uh..." Mereka hampir mual melihat itu yang begitu sadis, mereka bahkan merasa bahwa Xie Yan lebih kejam dari kelompok tengkorak darah dalam hal membunuh.


"Senior, Apakah Gadis Kecil itu adalah salah satu penduduk yang selamat." Tanya kelompok itu.


"Benar, Hanya dia yang selamat dari pembantaian Ini." Balas Xie Yan.


"Kalau begitu Senior, kami dari Akademi Kekaisaran Ruby bisa membawanya dan memberinya tempat tinggal yang layak."


Yue dapat mendengar itu langsung bersembunyi dibalik punggung Xie Yan. "Yue...?" Xie Yan mengerti bahwa Yue tidak ingin dengan orang lain.


"Akademi Kekaisaran Ruby? Aku pernah mendengarnya. Itu hampir sama dengan Sekte tapi Akedemi langsung dibawah naungan Kekaisaran Ruby." Batin Xie Yan.

__ADS_1


Xie Yan menggelengkan kepalanya. "Sayang sekali, tapi dia tidak ingin dengan orang lain dan juga dia telah dititipkan olehku." Kata Xie Yan menolak dengan sopan.


"Begitu ya..." Kelompok dari Akademi Ruby mengerti dan tidak memaksa.


Sebelum Xie Yan pergi, "Apakah kalian tahu Tengkorak darah dan dimana markas mereka?" Xie Yan bertanya lagi.


"Tengkorak darah adalah kelompok kejam, tindakannya hampir sama dengan bandit yang menjarah kota tapi setiap anggota mereka adalah Kriminal Kekaisaran Ruby yang paling dicari terutama Ketua dari Tengkorak darah."


"Untuk Markas mereka hampir tidak ada yang mengetahuinya dan karena itu Kekaisaran Ruby sangat sulit untuk menangkap mereka." Jelas mereka.


"Begitu ya, apa kekaisaran tidak pernah untuk mencoba membaca jiwa dari kelompok itu untuk mengetahui lokasinya?" Ucap Xie Yan.


"Tidak ada yang bisa, di Jiwa mereka terdapat Formasi penghalang yang bahkan Kekaisaran tidak bisa memecahkannya." Balasnya.


Sambil memegang dagunya, Xie Yan mengagguk. "Formasinya...Sepertinya Kelompok mereka juga memiliki Ahli Formasi." Gumam Xie Yan.


"Baiklah, aku akan pergi dan kalian uruslah semua penduduk disini." Kata Xie Yan meninggalkan kota.


...


Diluar Kota, Xie Yan dan Yue sudah berjalan keluar kota. "Hmm, apakah Heise masih belum bangun?" Batin Xie Yan "Sepertinya dia akan bangun cukup lama."


"Tujuan aku sekarang adalah ke Ibukota Kekaisaran Ruby, Huyan." Dia menoleh ke Yue yang tidak memiliki Energi Qi dalam tubuhnya, "Yue, apakah kamu sudah pernah berlatih seni beladiri?" Tanya Xie Yan.


Yue menggelengkan kepalanya, "Kakek tidak pernah membiarkan Yue berlatih." Balasnya.


"Begitu ya, Mungkin aku akan mengajarinya sedikit agar dia bisa melindungi dirinya." Gumam Xie Yan. "Yue, apakah kamu ingin Paman mengajarimu berlatih?" Xie Yan bertanya.


"Benarkah itu Paman?" Yue mambalas dengan antusias. "Benar!" Ucap Xie Yan.


Wajah Yue seketika bahagia, "Jika dia berlatih teknik membunuh mungkin tidak akan ada yang menjadi lawannya terutama saat malam hari dengan tubuh hantu malamnya." Pikir Xie Yan.

__ADS_1


"Baiklah, Setelah kita tiba di kota Huyan aku akan mengajarimu disana." Ucap Xie Yan kepada Yue yang langsung mengagguk dengan cepat. "Huh...Sayang sekali Heise masih belum bangun, jika tidak aku akan naik kepunggungnya ke Ibukota Huyan." Xie Yan mengeluh, dia bisa saja merobek ruang menuju ibukota tapi Xie Yan lebih menyukai naik kepungunggu Heise.


Xie Yan kemudian mengangkat kedua tangannya lalu merobek ruang menuju Ibukota Huyan. Setelah robekan ruang muncul, Xie Yan menggendok Yue kepelukannya dan mulai melangkah ke dalam robekan ruang yang langsung menuju Ibukota Huyan.


...


Ibukota Kekaisaran Ruby, Huyan


Xie Yan telah tiba didepan gerbang Kota Huyan dan langsung masuk kedalam kota tanpa ada biaya, "Sekelas Kekaisaran saja tidak meminta biaya masuk kedalam kota sangat berbeda dengan kota kerajaan." Gumamnya terus melangkah dengan Yue.


Mata Yue dari tadi tidak henti hentinya melihat sesuatu yang baru, tentunya Ibukota Huyan sangatlah indah dari pada kota kota lain. Tampilan Yue sekarang sangat lah cantik dengan rambut putih dan pakaian yang indah setelah Xie Yan memberikan Pakaian yang dia beli dari System untuk anak sepuluh tahu.


"Yue, apakah kamu ingin membeli sesuatu?" Tanya Xie Yan.


Raut wajah Yue seketika berubah dan menggelengkan kepalanya, "Tidak...Yue tidak punya uang dan juga tidak ingin merepotkan paman." Ucapnya dengan nada kecil.


"Tidak apa-apa Yue, kamu pilih saja apa yang kamu suka. Itu tidak akan merepotkan Paman." Kata Xie Yan dengan senyum lembut. Lagipula Xie Yan memiliki banyak batu energi tingkat atas setelah dari menghancurkan setiap pavilliun pembunuh yang memiliki banyak harta terutama tumpukan batu energi tingkat atas.


Yue mengagguk dan langsung memilih apa yang dia ingin kan, Xie Yan hanya mengikuti apa yang dia suka dan membelikannya. Pilihan Yue lebih banyak ke makanan ringan dari pada barang barang.


Setelah beberapa jam, Yue tampak kelelahan berlari lari di Ibukota Huyan dan tertidur dipelukan Xie Yan, "Saat aku berjumpa dengannya pertama kali dia terlihat dewasa tapi sekarang dia seperti gadis kecil seperti biasanya berumur sepuluh tahun." Xie Yan kemudian mencari tempat penginapan untuk dia tempati selama di Ibukota Huyan.


Xie Yan memilih penginapan yang cukup mewah dengan harga 1.000 batu energi tingkat atas perhari untuk satu orang. Xie Yan memilih penginapan mewah yang memiliki halaman sendiri untuk Xie Yan dan Yue jika ingin berlatih.


Dia kemudian meletakkan Yue ketampat tidur dan membiarkannya untuk beristirahat sedangkan Xie Yan duduk dalam posisi lotus dan masuk ke dalam Dunia Leveling.


......


......________________________......


LIKE > VOTE > KOMEN > RATE 5

__ADS_1


__ADS_2