
Sebagai bentuk apresiasi kalian untuk cerita ini, saya harap kalian mau menyempatkan diri untuk like atau komen setelah membaca agar penulis semakin bersemangat lagi membuat cerita ini.
Terimakasih dan selamat membaca...
:)
________________________________________________
***
Setelah keributan kedatangan Sekte Phoenix Es di Istana mereda.
Xie Ru Feng bersama istrinya berdiskusi dengan Xie Ruo apakah dia ingin pergi atau tinggal.
Tentu Xie Ru Feng ingin Xie Ruo untuk mengambil kesempatan ini agar anaknya memiliki kekuatan.
Sedangkan Yang Xi tidak ingin membiarkan Xie Ruo pergi karena merasa dia masih terlalu dini untuk pergi keluar.
Su Lan hanya diam dan hanya berharap apa keputusan Xie Ruo adalah yang terbaik.
Xie Ruo masih bimbang dalam pilihannya, di istana dengan teknik yang diberikan kakaknya sudah membuat dirinya bertambah kuat.
Disaat dia bimbang, dia langsung berlari ke arah Kamar Xie Yan.
Dia melihat kamar Xie Yan dijaga oleh pelayan baru Mo Gui yang diperkenalkan Xie Yan pada mereka.
Xie Ruo sedikit curiga Pelayan yang tampak sudah tua ini bukan orang biasa. Dia merasa bahwa yang berhubungan dengan kakaknya tidak ada yang biasa.
Mo Gui melihat kedatangan Xie Ruo langsung menyambutnya.
"Nona Muda, Apakah anda ingin menjumpai Tuan?" Kata Tuan adalah perintah Xie Yan jika dia berbicara kepada keluarganya dan Yang Mulia jika sendiri.
"Mmm...Aku ingin menemui Kakak Yan" Kata Xie Ruo.
"Baik, Silahkan Nona Muda." Kata Mo Gui.
...
Di dalam kamar, setelah masalah selesai dia langsung kembali kekamarnya dan langsung meditasi dengan tenang.
Krieekk...
Pintu Kamar Xie Yan terbuka, Xie Yan membuka matanya dari keadaan meditasi dan melihat Xie Ruo mendatanginya.
"Kakak...!!" Katanya berlari kepelukan Xie Yan.
"Hahaha, Ada apa Ruo kecil, Kenapa kamu hari ini begitu manja. Apa ada yang kamu inginkan dari kakak..??" Kata Xie Yan mengejek Xie Ruo Sambil mengelus kepalanya dengan lembut.
"Mmm, Kakak Jahat, Ruo sedang bingung." Kata Xie Ruo mengembulkan pipinya.
"Ruo Kecil sedang bingung..?? Memangnya ada apa..??" Kata Xie Yan berpura pura.
"Hmm...Kakak Yan berbohong...Bukankah Kakak yang memukul orang arogan tadi.." Kata Xie Ruo yang mengejutkan Xie Yan.
"Eh...Apa maksudnya..?? Kakak tidak mengerti..??" Ucap Xie Yan.
"Kakak Bohong, Kakak Yan lah ahli misterius itu..!! Kakak Yan jugalah yang membantu Ruo mengendalikan Es kan..!!" Kata Xie Ruo lagi lagi membuat Xie Yan terkejut.
__ADS_1
"Sial, Apakah Ruo Kecil sudah lama tahu ini?" Batin Xie Yan tidak tahu harus mengatakan apa.
"Uh, Baiklah..Baiklah...Ruo Kecilku sangtalah pintar, Benar...itu memang kakak?" Kata Xie Yan pasrah sambil mencubit cubit pipi Xie Ruo.
"Aww...Aww...Sakit Kak" Teriak Xie Ruo megelus pipinya yang merah.
"jadi setelah kamu tahu Identitas Kakakmu, apa yang membuat kamu kesini? Apa karena masalah Sekte Phoenix Es itu??" Tanya Xie Yan.
"Mmm...Aku ingin mendengar pendapat Kakak..Sebenarnya aku hanya lebih ingin di ajari oleh Kakak Yan..!" Balas Xie Ruo.
"Hehehe...Apakah Ruo Kecil tidak ingin pisah dari kakaknya?" Goda Xie Yan.
Xie Ruo hanya diam malu mendengar ucapan Xie Yan.
"Ruo'er, Aku menyarankan kamu untuk bergabung saja dengan Sekte Phoenix Es. Mungkin disana ada Warisan dari Binatang Surgawi, Phoenix Es," Kata Xie Yan.
Apa yang di ucapkan Xie Yan bisa saja benar, setiap sekte mungkin saja memiliki warisan dari leluhur mereka.
Apalagi Sekte itu menggunakan salah satu nama Binatang Surgawi yaitu Phoenix.
Didunia ini ada beberapa Ras Binatang Surgawi yaitu Phoenix, Naga, Harimau Putih, Serigala Perak, Gagak Emas, Vermillion.
"Apalagi kamu bisa melihat dunia luar, Mungkin Kakak juga akan pergi dan melihat dunia luar...Jika urusan Kakak selesai di sini, Kakak akan mengunjungi Ruo'er.." Kata Xie Yan menyemangati Xie Ruo.
"Mmm...Apakah Kakak Janji akan mengunjungi Xie Ruo??" Tanyanya lagi.
"Benar, Kakak Janji" Balas Xie Yan.
"Baik Kak...Aku akan mendengarkan kata Kakak, dan menjadi kuat seperti kakak" Katanya berdiri dengan semangat.
"Ruo kecil, Rahasiakan tentang kakak dari ayah dan ibu ya..!!" Kata Xie Yan sambil senyum ke Xie Ruo.
Xie Yan melihat Xie Ruo pergi dari ruangnya hanya menggelengkan kepalanya sambil tersenyum. Dia merasa adiknya itu sangat pintar.
"Oh...Sepertinya aku perlu memberikan sesuatu agar Ruo kecil tidak mengalami masalah." Pikir Xie Yan.
...
Setelah Xie Ruo berbicara kepada Xie Yan, dia langsung mendatangi Ayahnya dan Ibunya untuk memberi tahu keputusannya.
Berkat nasihat Xie Yan, Xie Ruo mengatakan kepada orangtuanya untuk pergi bersama tetua dari sekte phoenix es untuk bertambah kuat.
Tentu Yang Xi yang mendengar ini sedikit bertentangan dengan apa yang dia inginkan. Namun melihat Xie Ruo yang begitu keras kepalanya hanya bisa pasrah atas keputusan anak perempuannya.
...
Malam Hari sebelum keberangkatan Xie Ruo, Xie Yan mengunjungi ruangan Xie Ruo.
"Ada apa Kak..?" Tanya Xie Ruo.
"Ada yang ingin kakak beri, ini mungkin dapat meghindari kamu dari bahaya." Kata Xie Yan sambil megeluarkan 5 Kertas Talismannya dan Kuasnya.
"Ruo'er, Ini adalah Dao Talisman yang kakak buat. Lima Dao Talisman ini harus Ruo'er jaga, karena ini dapat membunuh Ranah Raja Surgawi Tahap tujuh kebawah.
Ini Kakak berikan agar Ruo'er dapat menggunakannya berjaga jaga jika ada musuh yang kuat." Kata Xie Yan memberikan Dao Talisman ke Xie Yan.
Dalam Lima tahun ini, Dia tidak lupa dalak melatih Teknik tulisnya ini. Teknik Talisman Xie Yan sekarang sudah berada di tingkat bumi.
__ADS_1
"Ah...Kakak, Ini sangat kuat...Apakah Kakak yakin memberikan ini?" Kata Xie Ruo.
"Hmm...Ini hadiah kecil untuk Adik kecil kakak" Kata Xie Yan.
"Ohiya, Ruo Kecil...Jangan beritahu siapapun tentang Teknik, Kalung dan pedang yang Kakak beri diketahui oleh Sekte. Mungkin mereka akan berusaha merebutnya dari kamu.! Paham!!" Kata Xie Yan tegas.
"Baik Kak!" Melihat kakaknya yang serius, dia langsung menjawab patuh.
"Gunakanlah Pedang ini, Pedang Ini memiliki tingkat bumi...Kamu boleh menggunakannya, Jika ada yang bertanya dari mana, kamu harus mengatakannya dari ahli misterius itu sebagai hadiah" Kata Xie Yan menjelaskan dan memberi pedang tingkat bumi yang memiliki keefektivas pada elemen es juga.
"Hmmm...Makasih Kak" Kata Xie Ruo senang, tentu saja dia tahu senjata tingkat bumi. Namun jika Kakaknya memberikan tingkat bumi semudah itu berarti Pedang, Kalung dan teknik yang di berikan kakaknya pasti jauh lebih berharga dari pada tingkat bumi.
Xie Ruo merasa dia memiliki harta yang mungkin dapat membuat Kekaisaran dan Sekte Sekte Besar akan berperang. Dia kemudian menatap Kakaknya yang di penuhi misteri.
Melihat Xie Ruo menatapnya, Xie Yan membalas dengan senyuman lembut dan mengusap kepalanya lalu mengangkat kuasnya.
"Baiklah, ini hadiah terakhir kakak..." Kata Xie Yan menulis sesuatu ke dahi Xie Ruo dengan teknik tulisannya.
Xie Yan menulis jimat di dahi Xie Yan yang bertujuan melindungi Jiwa Xie Yan dan pertahanan terakhir, Semua Teknik Tulisan Yang baru Xie Yan buat mengandung Elemen Es Racun.
Kali ini Xie Yan menulis di dahi Xie Ruo dengan mengandung Es Racun dan Api Putih, Es Racun bertujuan Untuk menyerang jika ada hal buruk yang menyerang jiwa Xie Ruo dan Api Putih untuk mengobati Tubuh Xie Yan jika terluka.
Tentunya teknik ini akan terus menempel pada Xie Ruo, Hanya Xie Yan yang dapat menarik kembali.
Membutuhkan satu jam untuk menyempurnakan teknik ini, Xie Ruo hanya menerima tanpa mengomentari tujuan Xie Yan. Apa yang dia tahu adalah Kakak Yannya pasti akan memberikan sesuatu yang berguna.
Satu Jam pun berlalu
"Yoshh...Ruo Kecil, Ini adalah pertahanan terakhir. Kakak berharap ini tidak akan aktif" Kata Xie Yan melihat dahi Xie Ruo bergambar seperti bintang indah.
"Wahh..Kakak, ini sangat Cantik...!!" Kata Xie Ruo melihat dari Cermin di dahinya memiliki gambar indah.
"Emm...Adik Kakak sekarang sangat indah seperti peri hahahah" Goda Xie Yan.
"Baiklah, Kamu istirahatla...Besok kamu akan pergi" Ucap Xie Yan bergerak meninggalkan ruangan Xie Ruo.
"Mmm, Baik Kak" Angguk Xie Ruo
...
.
.
.
.
.
.
.
.
__ADS_1
[Mohon Kritik dan Saran apabila kata katanya masih ngaco dll.]