Leveling Demon System

Leveling Demon System
Ch 233- Xie Yan Vs Matriak Klan Shura


__ADS_3

"Apakah itu adalah Kediaman Klan Shura?" Batin Xie Yan melihat sebuah bangunan yang masih ditengah-tengah Hutan Kematian.


"Tentu saja itu sudah pasti, tidak mungkin ada Kediaman lain di tempat yang penuh beracun ini." Kata Xie Yan.


Tidak lama kemudian, Seekor Bintang Iblis Elang raksasa yang berada di tingkat Dewa Sejati Puncak*1 melesat dengan cepat.


Di atas kepala Elang raksasa tersebut terdapat seorang Wanita dengan gaun merah menatap ke arah Xie Yan dengan tajam.


Dia merasakan Aura kuat datang dari Wanita yang berada di atas Elang tersebut. "Kekuatan ini, hampir sama dengan milikku." Gumam Xie Yan sangat terkejut.


"Tidak, mungkin tingkatan-nya lebih tinggi." Kata Xie Yan lagi. "Apakah dia bersal dari Klan Shura?"


"Aku tidak pernah menyangka ada orang yang begitu berani menyusup ke tempat Klan Shura-ku." Kata Wanita tersebut yang seorang Matriak Klan Shura.


"Jadi memang dia benar dari Klan Shura..." Batin Xie Yan tidak percaya kedatangan-nya langsung dihadang oleh seorang ahli dari Klan Shura.


Elang maupun Wanita itu tidak turun dari langit. Binatang Iblis itu mengepakkan sayapnya dan melepaskan bulu sayap-nya yang sudah sekeras pedang mengarah ke Xie Yan.


Wush~


Tring~ Tring~


Xie Yan dengan mudah menangkis semua serangan yang dilancarkan Binatang Iblis Elang tersebut dengan perisai Qi miliknya.


Binatang Iblis itu terus kembali menghujani Xie Yan dengan serangan dari sayap bulunya.


Wanita yang berada di kepala Binatang Iblis tersebut masih dengan wajah dingin menatap tindakan Xie Yan.


Dia kemudian melesat turun ke arah Xie Yan dengan mengarahkan telapak tangannya yang diselimuti Qi merah.


Xie Yan tidak tinggal diam dan mengarahkan telapak tangannya juga.


BOOMM!


Telapak tangan mereka berdua mengakibatkan ledakan yang sangat kuat membuat area hutan kematian berguncang.


Xie Yan maupun Wanita itu mundur beberapa langkah.


"Kau ternyata cukup kuat..." Ujar Wanita tersebut kepada Xie Yan.


Dia sudah dibuat terkejut saat tau kalau Pria yang dihadapan-nya begitu muda itu seorang Prajurit Dewa Menengah*3.


Bukan hanya itu saja, dia yang berada di Prajurit Dewa Tinggi*2 tetap dibuat mundur oleh orang yang dibawah tingkatan-nya.


Walaupun dibuat mundur, Xie Yan sama sekali tidak takut dengan Wanita didepan-nya ini yang memiliki tingkatan lebih tinggi darinya.


Xie Yan terus memperhatikan cukup lama wajah Wanita tersebut. "Bukan-kah dia sangat mirip dengan Yue?" Batin Xie Yan bertanya-tanya.

__ADS_1


"Hei Tenanglah!" Kata Xie Yan kepada Wanita tersebut. "Aku disini mencari gadis bernama Yue." Tanya Xie Yan.


Wajah Wanita tersebut tiba-tiba berubah, Aura membunuh ditubuh-nya merembes keluar. Dia kemudian mengeluarkan pedang merah darah dari cincin penyimpanan-nya.


"Aura Membunuh-nya sangat kuat." Kata Xie Yan cukup kaget.


"Jadi kalian sudah mengetahui-nya!" Ujar Wanita tersebut bersiap menyerang Xie Yan.


Xie Yan mendengar itu dibuat bingung, "Sudah mengetahuinya? Apa maksudnya?" Tanya Xie Yan tapi sebuah pedang tajam sudah mengarah ke lehernya.


Dia dengan cepat menghindari serangan itu dan mundur beberapa langkah.


Walau dia sudah menghindarinya, Xie Yan tetap merasakan sebuah luka sayatan kecil dilehernya.


Xie Yan tampak marah mendapati luka kecil di bagian lehernya karena Wanita itu menyerang-nya tiba-tiba. Tidak memberi kesempatan Wanita itu sudah muncul kembali di depan Xie Yan dan melepaskan sebuah telapak tangan ke arah perutnya.


Tubuh Xie Yan merasakan gelombang kejut dari telapak tangan Wanita tersebut yang membuat tubuh Xie Yan gemetar dan terpental jauh beberapa meter di Hutan Kematian.


"Dia harusnya sudah mati." Gumam Wanita tersebut setelah melepaskan serangan tersebut.


"Sepertinya musuh Kakak-ku sudah muncul kembali dan mengetahui keberadaan anak-nya." Ucapnya lalu berbalik ingin pergi.


Saat dia ingin pergi, suara dari belakangnya terdengar.


"Hei...Setelah melukai-ku kau ingin pergi begitu saja?" Kata Xie Yan sambil mengelap darah di bibirnya.


...


Serangan yang dilancarkan oleh Wanita tersebut membuat Xie Yan terpental jauh dan tergeletak di tanah bersama rasa sakit di area perutnya.


Dia cukup terkejut karena itu merupakan serangan yang sangat dahsyat pertama dia terima setelah tiba di Benua Tianmu.


"Aku cukup lengah tidak melapisi tubuh-ku dengan Atribut Kehampaanku." Ucap Xie Yan.


Jika dari awal melapisi tubuh-nya dengan Atribut Kehampaan, maka serangan Wanita itu akan langsung lenyap.


"Haaah!" Xie Yan mengambil nafas dalam-dalam sambil mengalirkan Api Putihnya ke perutnya.


Xie Yan kemudian bangkit berdiri dan melihat kalau Wanita itu akan pergi meninggalkan-nya.


"Hei...Setelah melukai-ku kau ingin pergi begitu saja?" Tanya Xie Yan.


Wanita tersebut langsung membalikkan badannya dengan wajah kagetnya. "Kau masih hidup setelah menerima seranganku barusan?" Ucap Wanita tersebut.


Xie Yan tertawa kecil. "Sungguh Lucu, Apa kau berpikir serangan barusan dapat membunuhku?"


Wanita itu masih dibuat kaget, dia kemudian tersenyum. "Heh...Sepertinya aku terlalu meremehkan-mu." Balas Wanita itu kembali mengeluarkan Pedang merah-nya lagi dan melakukan kuda-kuda.

__ADS_1


Melihat kuda-kuda Wanita itu, Xie Yan langsung mengenali Teknik yang akan digunakan Wanita tersebut. "Bukankah itu..."


"Teknik Ketiga: Langkah Asura!" Ucap Wanita tersebut langsung melesat dengan cepat ke arah Xie Yan.


Xie Yan tentu tidak lengah lagi. Dengan Atribut Waktu-nya yang dapat memperlambat Waktu beberapa detik, dia langsung mengetahui arah serangan Wanita tersebut yang akan muncul disampingnya dan mengarahkan pedang-nya tepat ke lehernya.


Slash~


Xie Yan dengan cepat menunduk menghindari serangan itu dengan mudah.


Tebasan yang dilepaskan Wanita tersebut hanya memotong pepohonan dengan rapi.


"Kau bisa menghindari-nya?" Wanita itu berkata.


"Tentu saja!"


BAM!


Tendangan cepat langsung mengarah ke perut Wanita tersebut hingga membuatnya mundur dua puluh langkah dari Xie Yan.


Melawan tingkatan di atasnya, Xie Yan tentu saja tidak menahan diri terutama Wanita di hadapan-nya memang berniat untuk membunuhnya.


"Akan kuperlihatkan juga Teknik yang sama denganmu..." Kata Xie Yan tersenyum sini.


"Teknik Kedua: Tangan Raja Asura!" empat tangan muncul di belakang punggung Xie Yan.


Mata Wanita itu terbuka lebar melihat Teknik yang digunakan Xie Yan. "K-Kau, B-Bagaimana mungkin!"


"Teknik Ketiga: Langkah Asura!" Xie Yan langsung menghilang dari tempatnya dan muncul di hadapan Wanita itu dengan mengarahkan tinju-nya menggunakan Tangan Asuranya.


BAM! BAM! BAM!


Wanita itu hanya bisa menghindari beberapa serangan saja sebelum tangan lainnya berhasil memukul-nya.


BAM! Pukulan kuat dari lengan kiri Xie Yan berhasil membuat Wanita itu terhempas sangat jauh dengan luka dalam ditubuhnya.


"Kugh!"


"Sialan! Bagaimana bisa kau Teknik Klan kami!" Katanya dengan marah Karena Teknik Xie Yan, dia menjadi tidak bisa tenang.


"Entahlah!"Jawab Xie Yan dengan santai.


Wanita itu tampak semakin marah mendapati jawaban Xie Yan. Dia juga melakukan Teknik yang sama dengan Xie Yan yaitu Tangan Raja Asura dan juga di sekujurnya Tubuhnya terdapat garis merah-merah.


......


...[Jangan lupa dukungan kalian dengan,...

__ADS_1


...LIKE > GIFT > VOTE > RATE 5!]...


__ADS_2