Leveling Demon System

Leveling Demon System
Ch 177- Melawan Siluman


__ADS_3

Xie Yan menyimpan pedang hitam miliknya dan detik berikutnya terjadi perubahan pada fisik Xie Yan.


Perubahan pada fisik Xie Yan membuat Siluman tersebut sangat terkejut, Dia melihat tampilan Xie Yan dengan tanduk panjang di dahinya dan rambut kuning yang panjang bersama dengan lengan naganya.


Karena topeng wajahnya, Transformasi Xie Yan sedikit berubah dari bentuk wajah dan juga rambutnya.


Bukan hanya itu, Siluman itu juga merasakan Kekuatan Xie Yan berada di Ranah yang sama dengannya namun Aura Xie Yan lebih mendominasi dan terdapat sedikit Aura Naga pada tubuhnya.


"Kau bukan manusia!" Kata Siluman itu kepada Xie Yan saat melihat perubahan-nya.


"Apakah itu penting aku manusia atau bukan?" Jawab Xie Yan lalu dia membuka mulutnya lebar.


"ROOAAARR!" Xie Yan menggunakan Auman naganya ke Siluman itu.


"Ugh!" Siluman yang mendengar itu merasakan sakit pada telinganya dan langsung melindunginya telinganya dengan Energi Silumannya.


Tapi setelah Xie Yan berteriak, dia sudah menghilang dari tempatnya dan sudah muncul di samping Siluman itu.


"Sial!" Siluman itu sedikit terlambat dengan kecepatan Xie Yan.


BAM!


Wajah Siluman itu terkena pukulan telak dengan Lengan naga Xie Yan sehingga membuat Siluman itu terlempar.


Beberapa tembok bangunan hancur akibat terlemparnya Siluman itu. "Bajingan!" Siluman itu berteriak karena merasakan sakit pada wajah bagian kananya.


Dia langsung menyerang balik Xie Yan lebih cepat dari sebelumnya tapi, berkat Elemen Waktunya. Xie Yan kembali menahan mudah serangan balik Siluman itu.


BAM! Tendangan, Pukulan, Siku semua dilancarkan Siluman itu kepada Xie Yan namun dia dengan mudah menangkis sebagian dari serangan itu.


BAM! BAM! BAM!


Petarungan Xie Yan dan Siluman itu tampak sengit, mereka berdua saling membalas serangan demi serangan sehingga menghancurkan lantai tujuh.


"Cakar Siluman!" Energi Siluman membentuk cakar langsung menyerang Xie Yan.


BOOMM!


Xie Yan terlempar hingga menbrak tembok bangunan yang cukup jauh saat terkena cakaran siluman itu, Dia terhempas sehingga tertutup runtuhan tembok. Akibat serangan siluman itu, dia mengalami beberapa luka disekujur tubuhnya.


Tidak memberikan sedikitpun jeda, Siluman itu langsung melepaskan Telapak tangan terbentuk dari Energi Silumannya menerjang ke arah Xie Yan.

__ADS_1


"Tch!" Melihat telapak tangan itu, Xie Yan mendecakkan lidahnya lalu mengambil kembali pedang hitamnya. Dia kemudian menebas ke arah telapak tangan itu, tebasan Xie Yan dilapisi dengan Elemen Petir ungunya.


BOOMM!


Telapak tangan Siluman dengan Tebasan elemen petir Xie Yan berbenturan diudara.


Siluman itu memandang Xie Yan dengan marah, "Sialan! Elemen Petir ini sangat menganggu!" Ucapnya saat melihat Xie Yan melepaskan Petir ungunya untuk menghancurkan telapak tangannya.


Mereka, Siluman sangat membenci dengan Elemen Petir dan jika para Siluman melihat seseorang memiliki Elemen Petir para Siluman pasti selalu mencoba untuk membunuh mereka agar tidak menjadi ancaman bagi-nya.


Jika Siluman terkena atau salah satu tubuh mereka tertebas serangan Elemen Petir, maka mereka tidak akan dapat meregenerasinya.


Tapi sekarang lawan di hadapannya sekarang memiliki Elemen Petir ungu yang jauh lebih kuat. "Mengapa kau diam saja? Ini baru dimulai Siluman Sialan!" Kata Xie Yan lalu melesat seperti meteor ke arah lawannya dengan Pedang dilapisi petir.


Slash~ Slash~


Tebasan berturut-turut mengarah ke Siluman itu. "Cih! bajingan ini sungguh merepotkan!" Gumam Siluman itu yang harus mundur dan menghindari Elemen Petir Xie Yan.


Saat dia sedang fokus ke Xie Yan, muncul seseorang dari belakang menggunakan pedang yang berbeda namun terdapat elemen petir juga yang sudah siap menebas Siluman itu.


"A-Apa!" Teriak Siluman itu terkejut saat baik depan maupun belakang mencoba menyerangnya bersama.


Slash~


Dia langsung mundur menjauh dan melihat ada dua Xie Yan. "K-Kau, bagaimana bisa ada dua!?" Siluman itu terkejut.


Tentu saja dia sangat terkejut karena Xie Yan yang lain muncul saat dia sedang fokus kepada Xie Yan asli. "Klonku ternyata sangat berguna disaat seperti ini." Gumam Xie Yan.


Dia sudah mengeluarkan Klonnya diam diam saat terlempar dari serangan Cakar Siluman itu lalu memberinya Pedang tanpa namanya kemudian bersembunyi di puing puing batu. Xie Yan lalu memancing Siluman itu dimana Klonnya berada agar menyerangnya diam diam dari belakang.


"Kau sungguh mengaggumkan dapat menghindar salah satu dari serangan itu dan hanya kehilangan lengan kirimu." Ejek Xie Yan.


"Sialan, Aku Lengah karena terlalu fokus ke tubuh aslinya. Aku tidak pernah berharap dia memiliki Klon yang bersembunyi dan juga Kekuatannya tidak berbeda jauh dengan kami." Batin Siluman itu sambil melihat Lengan kirinya yang sudah terkena tebasan Elemen Petir. "Untuk sekarang aku harus mundur!" Gumamnya


Karena klon Xie Yan dan kehilangan lengan kirinya, Siluman itu tidak akan diuntungkan dalam pertarungan ini.


Dia kemudian mengeluarkan benda dan sebuah Kristal ditangannya. Xie Yan yang melihat itu merasa curiga lalu dia dan klonnya mencoba melepaskan tebasan bersama ke Siluman itu bersama dengan elemen petirnya.


"Apapun yang sedang kau rencanakan itu tidak akan berhasil!" Kata Xie Yan kemudian mengayunkan pedangnya diikuti oleh Klonnya.


Slash~ Slash~ dua tebasan langsung mengarah ke Siluman itu dengan cepat.

__ADS_1


Bukannya takut, Siluman itu tersenyum lalu memecahkan Kristal yang digemgamnya.


Krek!


Wush! Wush!


Serangan yang dikeluarkan Xie Yan dan Klonnya dalam sekejap menghilang kemudian sebuah pusaran dimensi keluar dekat Siluman itu.


"Hahahaha...Kau kali ini menang, tapi lain kali aku akan membalas semua penghinaan ini dan cobalah datang ke Benua Tianmu!" Kata Siluman tertawa kemudian melangkah masuk kedalam pusaran dimensi itu.


Setelah Siluman itu masuk, Pusaran itu menghilang dari pandangan Xie Yan. "Itu Ruang Dimensi?" Gumamnya.


"Teknik Pedang Kekacauan, Teknik Ketiga : Tebasan Langkit!" Xie Yan melepaskan Tebasan Vertikal bersama dengan Elemen Petir dan Elemen Ruang miliknya.


Slash~ Wush!


Tebasan itu membuka robekan ruang dan langsung menghilang dari tempat Xie Yan berada. "Huh! Sayang sekali, Tidak ada Lain kali dalam kamusku!" Ucap Xie Yan berbalik sudah yakin kalau Siluman itu akan mati.


Pertarungan Xie Yan dan Siluman itu sudah menghancurkan beberapa Lantai dan sekarang dia sedang berada di Lantai dua mengambil semua harta dari orang yang dia bunuh termasuk Tetua mereka.


Dia kemudian langsung kembali ke Panti asuhan dan bersiap untuk hari esok untuk pergi ke kota lain bersama Jendral Besar Hao dan Jendral Besar Tang.


...


Benua Tianmu,


Siluman itu baru saja keluar dari dimensi dan sudah berada di sebuah pegunungan. "Sialan, Iblis itu sungguh merepotkan. Jika tidak ada Kristal pemberian Pemimpin mungkin saja aku sudah mati oleh Iblis itu." Katanya dengan marah.


"Lain kali jika aku bertemu dengannya maka akan kubalas ribuan kali!" Ucapnya.


"Eh?" Tiba-Tiba dari belakangnya, Sebuah retakan lain keluar dan memunculkan tebasan Vertikal sangat cepat tepat ke Siluman itu.


Slash~


"B-Bagaimana M-Mungkin..." Siluman itu terkejut dengan serangan barusan yang mengarah kepadanya, dia berpikir bahwa sudah lolos dari Xie Yan dan tidak pernah berpikir bahwa Xie Yan dapat menyerangnya setelah dia tiba di Benua Tianmu.


Siluman itu langsung terbelah vertikal.


Serangan itu tentunya mengandung Dua Elemen, Petir dan Ruang sehingga tidak ada bagi Siluman itu selamat dari serangan barusan dan berakhir mati ditempat.


......

__ADS_1


......__________________________......


...LIKE > VOTE > KOMEN > RATE 5...


__ADS_2