Leveling Demon System

Leveling Demon System
Ch 56- Bangkitanya Darah Serigala Saint Ruo Ro!


__ADS_3

Sebagai bentuk apresiasi kalian untuk cerita ini, saya harap kalian mau menyempatkan diri untuk like atau komen setelah membaca agar penulis semakin bersemangat lagi membuat cerita ini.


Terimakasih dan selamat membaca...


:)


________________________________________________


***


Xie Yan kemudian menoleh ke Ruo Fui, "Jadi apa yang sekarang harus dilakukan?" Tanya Xie Yan.


"Dibuku yang tertuli leluhur, Orang yang membangkitkan darah Serigalanya akan mengalami Mode berserk. Jadi salah satu Keluarganya harus menahannya tanpa mengalahkannya hingga dia lelah, dengan begitu Kebangkitannya akan berhasil Sempurna." Jelas Ruo Fui.


Dia mengangguk paham, kemudian mereka mulai melihat perubahan pada Ruo Ro yang cakarnya mulai memanjang dan bulu ditangannya mulai tumbuh lebat.


Xie Yan langsung menggendong Ruo Ro, "Tidak ada waktu lagi! Kita harus cepat ke tempat lapangan. Biarkan aku yang akan melawannya," Kata Xie Yan langsung bergegas ke Lapangan.


Mereka berempat Langsung bergegas mengikuti Xie Yan dibelakang.


Sampai di lapangan Klan Ruo, Xie Yan meletakkan Ruo Ro ketanah dengan lembut lalu mundur ke belakang menunggu perubahan Serigala Ruo Ro.


"Apakah kamu yakin melakukannya di lapangan? Aku takutnya dia akan melarikan diri," Kata Ruo Fui.


"Dia tidak akan bisa melarikan diri jika lawannya adalah aku!" Jawab Xie Yan dengan cepat


Ruo Fui tidak menyangkal perkataan Xie Yan melihat kekuatannya yang diluar nalarnya, bahkan jika ada sepuluh tidak mungkin dia bisa lolos dari Xie Yan.


Ruo Lou yang baru mengetahui anaknya ternyata memiliki darah dari serigala saint tentu khawatir melihat perubahan anaknya, dia mengeram tangannya yang di penuhi keringat.


Tiba tiba tangannya disentuh oleh Xie Yan yang muncul di sampingnya, "Tenang Saja, dia akan baik baik saja. Bukankah dia juga anakku, Jadi tidak mungkin kubiarkan sesuatu terjadi padanya." Kata Xie Yan dengan senyum lembut sedikit menangkan Ruo Lou.


Tiga Jam berlalu, malam semakin indah di sinari oleh bintang bintang dan bulan. Ruo Ro yang awalnya mengalami perubaha dasar kini mulai mengejang.


ROOAARRR!!!


Ruo Ro tiba tiba berdiri lalu mengaung. Tubuhnya mengalami perubahan dan semakin tinggi, kemudian Otot ototnya tampak membesar dan padat hingga membuat pakaiannya robek, mulut Ruo Ro tumbuh taring dan kini tubuhnya di penuhi rambut berwarna silver. Perubahan Ruo Ro sama dengan Manusia Serigala.

__ADS_1


Mereka yang berada disitu hanya ada terkejut melihat perubahan Ruo Ro, mereka merasa Ruo Ro yang sekarang bukan lawan mereka bahkan jika mereka bergabung. Xie Yan kemudian berjalan ke hadapan Ruo Ro. "Sepertinya dia sekarang memiliki kekuatan yang sama dengan Raja Surgawi Puncak." Batin Xie Yan


Ruo Ro yang masih dalam keadaan mata tertutup tiba tiba membuka matanya, Iris Kuning dengan Pupil layaknya bintang buas menatap Xie Yan seakan makanan untuk diburu.


ROOAARRR!!!


Ruo Ro kembali meraung. Dia sudah dalam keadaan berserk yang tidak dapat mengendalikan dirinya. Xie Yan sangat penasaran dengan Berserk dan bersemangat mencoba melawannya.


Ruo Ro yang dalam Mode manusia serigalanya langsung melesat ke arah Xie Yan. Ruo Ro seakan akan tidak sabar ingin mencabik cabik Xie Yan dan menelannya.


Melihat Ruo Ro yang muncul dihadapannya dengan tiba tiba sama sekali tidak terkejut. Dia dengan santai menepis serangan Ruo Ro.


Melihat Xie Yan yang menangkis serangannya dengan mudah langsung mencoba mundur dan meraung marah.


ROOAAARR!!


Ruo Ro kemudian mengangkat cakarnya dan melambaikan tangannya ke arah Xie Yan seakan mencakar angin, seketika Energi elemen angin bergerak dengan cepat layaknya tornado langsung mengarah ke Xie Yan.


"Hoo...Apakah itu salah satu kekutan manusia serigala, Elemen Angin?" Pikir Xie Yan.


"Hahaha, Bagus!" Kata Xie Yan langsung menangkis dengan Elemen esnya. Tidak tinggal diam, Ruo Ro langsung melesat lagi dan tiba tiba muncul di belakang Xie Yan.


Ruo Ro terus menyerang Xie Yan dengan bertubi-tubi dan Xie Yan hanya selalu mencoba menangkis serangan yang di lancarkan oleh Ruo Ro. Xie Yan tidak menggunakan banyak kekuatan untuk melawan Ruo Ro, dia merasa ini tidak lebih dari permainan anak-anak.


Pertarungan Xie Yan dan Ruo Ro membuat Ruo Lou, Ruo Fui, Fe Nai, dan Ruo Leng harus menjauh karena akan membahayakan diri mereka jika terlalu dekat.


Beberapa jam telah berlalu, Transformasi Ruo Ro yang mengamuk mulai kelelahan dan kehilangan kekuatannya mulai berubah kewujud manusianya. Saat Ruo Ro hampir sepenuhnya berubah dia hampir terjatuh lemas setelah melepaskan energi yang begitu banyak saat dalam mode manusia serigala.


Xie Yan langsung mendekat ke arah Ruo Ro dan membuka kedua tangannya dan memeluk Ruo Ro dengan hangat yang tertidur di bahu Xie Yan. Dia langsung mengingat adiknya, Xie Ruo yang selalu manja padanya, "Kerja Bagus!" Ucap Xie Yan dengan lembut lalu menyentuh tubuhnya memasukkan energinya untuk Ruo Ro dan menyembuhkan robekan ototnya dengan Api Putihnya.


Melihat pertarungan Xie Yan dan Ruo Ro berakhir, Ruo Lou dan yang lainnya mendekati Xie Yan yang sedang memeluk Ruo Ro, "Apakah sudah selesai?" Tanya Ruo Lou yang sangat khawatir melihat Ruo Ro yang tertidur.


"Benar, Kebangkitan Ruo Ro sepenuhnya sudah menjadi miliknya dan itu akan menjadi salah satu kekuatannya di masa depan," Balas Ruo Fui.


Setelah Xie Yan memberikan beberapa Energinya, Ruo Ro mulai membuka matanya. Dia terkejut bahwa dia berada di pelukan Xie Yan. "Tu-Tuan?" Kata Ruo Ro.


"Tuan? Kamu masih memanggilku dengan sebutan Itu?" Kata Xie Yan.

__ADS_1


Ruo Ro kemudian mengingat perkataannya sebelumnya, "Ah..Ay-Ayah," Kata Ruo Ro tapi disebalahnya ada Ruo Lou yang sangat terharu karena selama ini dia sangat membenci yang namanya Ayah, tapi kali ini Ruo Ro tampak bahagia.


"Apa yang terjadi denganku? Kenapa kita berada di Tengah lapangan?" Tanya Ruo Ro yang sudah lepas dari pelukan Xie Yan.


Ruo Lou kemudian menceritakan apa yang terjadi dengan dirinya dan bagaimana Xie Yan mencoba menahan amukan dirinya.


"Benar, Sekarang kamu bisa berubah sesuka hatimu dan itu akan menjadi kartu andalanmu," Kata Xie Yan dianggukkan oleh Ruo Ro.


...


Setelah kebangkitan Ruo Ro, Mereka semua akhirnya kembali ke dalam gedung. Awalnya Xie Yan ingin kembali ke Pavilliun, tapi Ruo Ro ingin Xie Yan tinggal lebih lama dan akhirnya dengan pasarah menginap di tempat Klan Ruo.


Setelah Ruo Ro dan yang lainnya beristirahat, Xie Yan dan Ruo Lou berada di meja sambil menikmati teh hangat.


"Maaf, Ro'er memaksamu untuk menginap disini!" Kata Ruo Lou yang disamping Xie Yan.


"Tidak Masalah, lagipula jika aku tidur disini aku tidak akan sendirian," kata Xie Yan dengan sedikit Godaan membuat wajah Ruo Lou semerah tomat


"Apakah Ruo Ro sudah tahu aku akan pergi?" Tanya Xie Yan.


Ruo Lou mengelenggkan kepalanya, "Belum, aku belum memberitahu nya."


"Begitu ya, lebih baik aku saja yang mengatakannya dan juga sebelum pergi aku akan melatihnya," Kata Xie Yan.


"Terimakasih, Sekarang Ro'er memiliki seseorang yang memperhatikannya selain diriku!" Ucap Ruo Lou dengan nada terharu.


"Aish...Setelah apa yang kita lakukan kamu masih terlalu formal," Balas Xie Yan, "sekarang, lebih baik kita beristirahat," Kata Xie Yan yang kali ini hanya tidur bersama tanpa melakukan aktifitas lain... :)


...


.


.


.


.

__ADS_1


.



__ADS_2