Leveling Demon System

Leveling Demon System
Ch 235- Bertemu Kembali Dengan Yue


__ADS_3

Di atas langit terdapat seorang Gadis yang sedang berdiri di atas Phoneix Api melesat terbang di Benua Tianmu.


Gadis itu adalah Yue dan Feng Xia si Phoneix Api.


"Ayo, Feng Xia...Kita harus cepat menuju tempat Bibi." Kata Yue.


"Baik Nona..." Jawab Feng Xia kemudian dia menambah kecepatan lajunya hingga akhirnya mereka sampai di pinggir Hutan Kematian.


Dipinggir Hutan Kematian, Feng Xia mulai memperlambat laju terbang-nya.


"Ada apa Feng Xia?" Tanya Yue keheranan.


"Mungkinkah kamu terpengaruh dengan racun ini? Bukankah Bibi sudah memberikan sebuah Pill untuk melindungi dari racun Hutan Kematian." Kata Yue.


"Tidak Nona...Saya tiba-tiba saja merasakan Aura milik Tuan berada di Hutan Kematian ini." Ucap Feng Xia.


Mendengar itu, Yue tidak bisa menahan keterkejutan-nya. "Apa? Apakah kamu tidak salah?" Tanya Yue memastikan-nya sekali lagi.


Kepala Phoenix Api itu menggelengkan kepalanya. "Saya sangat yakin Aura yang kurasakan ini milik Tuan." Jawabnya.


Yue menutup mulutnya dengan kedua tangan-nya. "M-Mungkinkah itu benar-benar Ayah?" Gumam Yue.


BOOMM!


Yue maupun Feng Xia sama-sama dikejutkan dengan ledakan besar yang mengguncang Hutan Kematian.


"Nona sepertinya seseorang sedang bertarung di Hutan Kematian!" Kata Feng Xia. "Dan Auranya ini jelas milik Tuan!"


"Kalau begitu ayo cepat! Jika memang ayah, kita harus mencegahnya sebelum dia membunuh orang Klan Shura!" Teriak Yue.


Wush~


Dengan kekuatan penuh-nya, Feng Xia melesat sangat cepat ke arah ledakan yang baru saja terjadi.


***


KIAK! Feng Xia berteriak sangat kuat setelah dia dan Yue akhirnya tiba di tempat ledakan terjadi.


Mereka berdua sangat terkejut melihat puluhan Tetua Klan Shura sudah berkumpul di tempat itu.


Tetua Klan Shura lainnya juga sama terkejut-nya mendengar suara Phoenix Api tersebut.


"Bukankah itu Nona Muda dan Phoenix Api-nya?"


"Kenapa Nona Muda datang di waktu yang kurang tepat." Pikir Tetua-tetua Klan Shura itu.


Mereka sangat khawatir dengan Yue terutama saat ini mereka sedang bertarung dengan orang yang sangat kuat dimana Matriak mereka juga tidak dapat mengalahkan-nya.


Yue yang masih di atas Feng Xia menoleh kebawah dan menatap seorang Pria tampan yang juga menatap-nya dengan senyuman lembut.


Tentunya itu adalah Xie Yan.

__ADS_1


Walaupun ada perubahan pada bola mata Xie Yan, Yue masih sangat jelas mengenalinya. Tanpa dia sadari air matanya mulai berjatuhan.


Dia langsung melompat dari punggung Feng Xia mengarah ke Xie Yan.


Tindakan Yue membuat semua Tetua Klan Shura ketakutan karena dia melompat mengarah ke musuh mereka.


Begitu juga dengan Matriak Klan Shura, seluruh tubuh-nya sudah bergetar hebat melihat Yue melompat ke arah Xie Yan.


Matriak itu mencoba bergerak namun seluruh tubuhnya tidak mampu bergerak karena seluruh Energi-nya sudah dilenyapkan oleh Xie Yan.


"T-Tidak Yue! A-Apa yang kamu lakukan!" Katanya dengan suara pelan tapi tidak ada satupun yang dapat mendengarnya.


Detik berikutnya, semua orang di buat tercengang dengan teriakan Yue.


"Ayahh!" Teriak Yue memanggil Xie Yan dengan Wajah penuh kebahagiaan.


Xie Yan melayang dari tempatnya dan melebarkan tangannya.


Pluk~


Xie Yan dan Yue berpelukan erat melepas kerinduannya.


Bagi Yue, Xie Yan sudah seperti Ayah kandungnya dan saat Xie Yan hilang dia merasakan kesedihan mendalam.


Selama beberapa tahun ini dia selalu fokus meningkatkan Kekuatan-nya hanya untuk menemukan dimana Xie Yan berada.


"Hahahah...Yue, Ayahmu sangat merindukan-mu." Ucap Xie Yan. "Bahkan kamu sekarang semakin tinggi." Katanya lagi.


"Feng Xia..." Xie Yan menatap Phoenix Api yang sudah tumbuh, bahkan Kekuatan-nya tumbuh sangat pesat yang sudah mencapai Dewa Sejati.


Feng Xia merubah wujudnya menjadi gadis seumuran dengan Yue lalu terbang ke arah Xie Yan dengan senyuman.


"Sudah lama ya Tuan, aku sangat merindukan Pill pemberian Tuan." Ucap Feng Xia.


Xie Yan hanya bisa tertawa kecil mendengar ucapan Feng Xia. "Yah, Terimakasih sudah selalu bersama Yue." Ujar Xie Yan.


Feng Xia membalas dengan anggukan.


***


Matriak Klan Shura yang melihat kejadian itu hanya bisadi terdiam. "A-Ayah? Apa dia Ayah angkat yang di ceritakan oleh Yue'er?" Batin Matriak Klan Shura penuh pertanyaan.


"Jadi selama ini aku salah sangka dan berpikir dia adalah musuh Kakak?" Pikir Matriak tersebut.


***


Yue kemudian melepaskan pelukan-nya dari Xie Yan. "Ayah...Kenapa kamu bisa di Hutan Kematian dan kenapa semua Tetua Klan Shura mencoba melawan kamu?" Tanya Yue penasaran.


"Hmm?" Yue menoleh ke arah bawah dimana Matriak masih duduk tergeletak di tanah.


"Eh, Bibi...Apa yang terjadi!?" Yue langsung melesat turun ke arah Matriak yang masih dalam keadaan lemah.

__ADS_1


"Y-Yue..." Panggil Matriak Klan Shura dengan nada pelan.


"A-Apa yang terjadi pada Energi Bibi? Aku tidak dapat merasakan-nya." Tanya Yue sambil membantu Matriak Klan Shura berdiri.


"I-Itu," Matriak Klan Shura ingin mengatakan sesuatu tapi Xie Yan sudah muncul disana.


"Aku yang melakukan-nya." Ucap Xie Yan menatap Wanita yang wajah-nya tidak berbeda jauh dengan Xie Yan. "Jadi dia adalah Bibi kamu..." Kata Xie Yan.


"Aku juga memang sudah menebak sedikit kalau dia memiliki hubungan darah dengan Yue." Gumam Xie Yan.


"Ayah, Jangan bilang ledakan di Hutan Kematian itu terjadi karena kamu yang sedang bertarung dengan Bibi?" Tanya Yue.


"Hahahaha...Itu benar. Salahkah saja Bibimu ini yang menyerang-ku pertama tanpa mendengarkan penjelasanku." Xie Yan berkata sambil tertawa.


Yue mengembungkan pipinya tampak marah karena Xie Yan tidak merasa bersalah. "Jadi apa yang Ayah lakukan pada Bibi sehingga aku tidak merasakan Energi ditubuhnya." Dia bertanya lagi.


"Aku hanya menghilangkan-nya sementara.." Balas Xie Yan.


"Kalau begitu kembalikan, Bibi telah baik dan merawatku selama beberapa tahun ini." Pinta Yue.


"Uh...Baiklah." Xie Yan hanya bisa menuruti ucapan Yue.


Xie Yan kemudian menempelkan telapak tanganya di perut Matriak tersebut dan menghilangkan Atribut Kehampaan di dalam tubuhnya.


Seketika Energi di dalam Tubuh Matriak Klan Shura kembali seperti semula.


Matriak Klan Shura yang sudah pulih langsung menundukkan kepalanya ke Xie Yan. "Maaf telah berpikir kamu musuh Klan Shura kami. Aku adalah Matriak Klan Shura, Haixin yang juga Bibi Yue." Kata Wanita itu memperkenalkan dirinya.


"Xie Yan." Jawab Xie Yan dengan singkat lalu dia menatap ke atas langit dimana Tetua-tetua Klan Shura masih menatap dalam Keadaan tercengang.


"Kalian!" Suara Xie Yan membuat tubuh mereka bergetar hebat.


Xie Yan mengangkat dan mengarahkan satu jarinya ke puluhan Tetua Klan Shura tersebut. "Bukankah kalian tadi mencoba menyerangku." lalu dia menurunkannya jarinya ke bawah tanah.


BAM!


"Ugh!" Semua Tetua Klan Shura jatuh berlutut di tanah, mereka semua merasakan beban berat menimpah tubuh mereka.


Yue dan Haixin yang menyaksikan tindakan Xie Yan sangat terkejut.


"Ayah...Apa yang kamu lakukan, Lepaskan mereka. bukan kah mereka datang hanya untuk menolong Bibi." Teriak Yue memarahi Xie Yan.


Mendengar teriakan marah Yue, Xie Yan melepaskan tekanan pada Tetua Klan Shura tersebut.


"Hmm!" Xie Yan hanya bisa mendengus. "Kalian semua beruntung karena ada Yue disini." Ucapnya pelan.


Haixin tidak bisa berkata-kata melihat tindakan Xie Yan yang begitu kejam. "Jika tidak ada Yue'er mungkin saja dia tidak akan melepaskan mereka semua." Pikir Haixin.


......


...[Jangan lupa dukungan kalian dengan,...

__ADS_1


...LIKE > GIFT > VOTE > RATE 5!]...


__ADS_2