Leveling Demon System

Leveling Demon System
Ch 217- Orang Asing Memasuki Alam Fana


__ADS_3

"Sial, aku hampir melupakan keberadaan Reinkarnasi Dewa Cahaya ini." Batin Xie Yan saat melihat Zhi yang diam di belakang keempat kekasihnya itu.


"Eh...?" Wajah Xie Yan berubah serius, semua Kekasih-nya bingung melihat reaksi Xie Yan yang tiba-tiba berubah.


"Apakah kamu baik-baik saja?" Tanya Keempat Kekasihnya itu khawatir.


Xie Yan mengagguk, "Tidak apa-apa...Ada yang harus aku lakukan." Ucap Xie Yan lalu melesat pergi ke suatu tempat meninggalkan kekasihnya.


Zhi yang berada disitu juga menatap kepergian Xie Yan.


...


Sekarang Xie Yan sudah pergi menjauh dari Istana Giok Putih-nya.


"Apa yang terjadi? Karena Tittle Penguasa Alam Fana, aku merasakan orang asing masuk ke Alam itu." Kata Xie Yan lalu mengaktifkan Tittlenya.


Sekarang dia dapat melihat semuanya di Alam Fana, setelah itu dia dibuat terkejut karena melihat sebagian Tanah Douqi sudah rata dengan tanah.


Tentu saja melihat itu Xie Yan marah, Auranya merembes keluar ."Bajingan, Siapa yang mencoba menghancurkan Alam Fana." Kata Xie Yan terus melihat dengan Tittle Penguasanya.


Xie Yan akhirnya menemukan seorang pria melayang di langit dengan tampilan yang masih muda tampak marah dan mengobarak-abrikkan Tanah Duoqi.


"Jadi dia..." Kata Xie Yan lalu membuka portal kembali Alam Fana.


...


Alam Fana, Tana Duoqi.


Seorang Pria melayang di atas langit sedang mengamuk dan melepaskan Energinya menghanchurkan daratan itu.


Tindakan-nya itu membuat banyak orang-orang yang tidak bersalah harus mati.


"Sialan! Dimana dia! Dimana dia!" Hanya itu terus yang dia teriakkan sambil menghancurkan sebagian Tanah Duoqi.


Orang asing itu pun sampai ke Kota Huyan dan melepaskan Energinya lalu mencoba menghancurkan kota itu masih dengan berteriak marah.

__ADS_1


Saat serangan orang itu hampir mengenaik kota Huyan, Serangan itu tiba-tiba saja lenyap seperti tertelan sesuatu yang tak terlihat sehingga membuat Orang asing itu terkejut.


Orang asing itu mengerut alisnya, "Apa yang terjadi?" Katanya dengan bingung. Walaupun dia tidak menggunakan seluruh kemampuan-nya tetap saja tidak akan mungkin ada yang bisa menghalau serangan-nya dan bahkan melenyapkannya begitu saja di Alam Fana ini.


Tidak lama kemudian sebuah portal terbuka lebar dan orang itu juga melihat kemunculan portal di atas langit.


"Siapa kau...?" Tanya Orang asing itu yang sudah melihat seorang Pria tampan dengan mata emas yang tampak seperti dewa.


Pria itu tentunya adalah Xie Yan.


Dia tidak menjawab sama sekali perkataan orang asing itu dan hanya melihat sekeliling Tanah Duoqi yang sebagian telah hancur dengan tanah.


Jika dia datang lebih lama mungkin kota tempat dia tinggal sebelum-nya akan hancur dan mungkin hanya kediaman-nya saja yang akan selamat karena terdapat formasi tingkat dewa yang melindungi kediaman-nya itu.


Xie Yan lalu menatap Orang asing itu dengan tatap datar. "Aku adalah Penguasa Alam fana ini, berani-nya kau mencoba menghancurkan tempat ini." Ucap Xie Yan.


"Hahahah....Penguasa? Aku tidak pernah tahu kalau ada seorang Penguasa di Alam rendah ini!" Orang asing itu tidak bisa menahan tawa-nya setelah mendengar ucapan Xie Yan.


Dia kembali menatap Xie Yan dengan serius, "Karena kau mengatakan seorang Penguasa Alam ini, Aku akan bertanya pada mu dan jika itu tidak memuaskan-ku maka kau dan seluruh Alam Fana ini akan ku ratakan." Kata Orang asing itu mengancam.


Lagipula Orang asing dihadapan-nya berada di ranah Dewa Sejati Puncak*1, tidak mungkin dia datang kesini hanya untuk kesenangan-nya saja.


"Dimana Seorang Wanita dengan rambut pirang yang tinggal didemensi berbeda itu." Orang asing itu bertanya sambil bersiap menyerang Xie Yan jika jawaban-nya tidak memuaskan.


Wajah Xie Yan langsung berubah mendengar ucapan orang asing tersebut, "Rambut pirang...Apakah yang dia maksud Wanita itu, Zhi?" Gumam Xie Yan.


Orang asing itu melihat perubahan pada Xie Yan, Senyum kecil terukir di bibir Orang asing tersebut. "Melihat reaksi-mu itu, seperti-nya kau mengetahui sesuatu." Kata Orang asing tersebut.


"Aku memang mengetahui-nya tapi aku tidak berniat mengatakan dimana Wanita itu." Kata Xie Yan dengan santai.


"Kekekeke...hanya Penguasa kecil sangat berani mengatakan hal itu." Tawa Orang asing tersebut, "Karena tidak ingin berbicara maka kubaca saja jiwa rendahan-mu itu." Ucapnya lagi dan seketika dia menghilang dari tempat-nya.


Orang asing itu muncul di hadapan Xie Yan dan menggerakkan tangan-nya ingin mencekik leher Xie Yan.


Slash~

__ADS_1


"Eh?" Orang asing itu dibuat terkejut karena lengan kirinya tiba-tiba terpotong dengan cepat.


"Tangan kotor seperti-mu itu berani sekali ingin menyentuh-ku." Kata Xie Yan yang hanya dengan mengerakkan jari-nya langsung memotong lengan Orang asing itu.


Wajah Orang asing itu dibuat terkejut, dia langsung mundur beberapa langkah menjauh dari Xie Yan.


"Apa yang terjadi? Mengapa tangan-ku tiba-tiba terpotong..?" Gumam Orang asing tersebut.


Tentu saja dengan tingkatan-nya sekarang dia tidak merasa sakit ataupun masalah dengan kehilangan lengan-nya karena dia dapat menumbuhkan-nya dengan mudah.


Xie Yan yang disana hanya tersenyum melihat Wajah tenang Orang asing tersebut. "Seperti-nya kau masih tenang saja Walaupun lengan-mu sudah terpotong ya..." Katanya.


Orang asing itu hanya menatap Xie Yan dengan tajam, "Aku tidak tahu kau memiliki Teknik yang sangat cepat hingga membuatku sedikit lengah." Katanya masih dengan santai.


"Lagipula ini hanya lengan, aku bisa menumbuhkan lengan ini ribuan kali...Hmm?" Kata-kata orang asing itu seketika berhenti.


Wajah-nya dipenuhi keringat. "B-Bagaimana mungkin tanganku tidak bisa regenerasi lagi?!" Teriak Orang asing itu. Walaupun dia sudah mengalirkan Qi miliknya untuk mengembalikan lengan-nya itu tetap saja tidak bisa seakan ada yang menghalanginya.


Orang asing itu kembali menatap Xie Yan, "K-Kau, Teknik apa yang kau lakukan!?" Teriaknya lagi.


Xie Yan hanya terkekeh, tentu-nya itu semua karena dia mengalirkan Atribut kehampaan-nya untuk memotong lengan Orang asing tersebut.


Orang asing itu sudah sangat marah tapi dia juga takut dengan Teknik yang tidak diketahui tersebut.


"Ada apa? Bukankah kau tadi sangat sombong?" Kata Xie Yan menghina, lalu dia mengerakkan tangan-nya seperti mencekik.


"Kugh!" Orang asing yang berdiri jauh dari Xie Yan tiba-tiba merasa tercekik oleh sesuatu tapi dia tidak dapat melihat-nya.


"B-Bajingan! L-Lepaskan aku!" Katanya terus berusaha lepas dari cekikan itu.


Xie Yan menghilang dari tempat-nya dan muncul dihadapan Orang asing tersebut lalu mencekik-nya secara langsung.


"Nah, Sekarang kita bergantian bertanya...Jika kau tidak memberikan jawaban yang memuaskan maka kau kulenyapkan dari alam ini." Ucap Xie Yan balik mengancam.


......

__ADS_1


__ADS_2