
Xie Yan dan Ji Xuan sudah berada di atas Arena.
Tentunya yang menjadi wasit pertarungan mereka juga seorang Tetua Biasa yang sama Statusnya dengan Tetua sebelumnya yang Xie Yan bunuh.
"Disaat seperti ini kau masih tenang, Memang kau terdengar seperti rumor yang beredar." Kata Ji Xuan melihat ketenangan Xie Yan.
"Rumor? Begitu kah...Apa kau juga disuruh oleh Wang Ciao itu juga?" Xie Yan berkata kepada Ji Xuan.
Ji Xuan mengerutkan alisnya, "Jadi kau sudah tahu? Yah, Sebenarnya aku juga tidak ingin melakukan hal merepotkan ini. Tapi karena Imbalannya cukup tinggi aku sedikit tertarik dan juga dengan Kekuatanmu!" Balas Ji Xuan sambil mengeluarkan senjatanya.
Senjata yang dikeluarkan Ji Xuan dari Cincin Ruangnya adalah dua buah dagger. Dia menatap Xie Yan Sambil menjilat Daggernya, "Aku tidak sabar ingin memotong motong tubuhmu!" Katanya.
Xie Yan menggelengkan kepalanya, "Sepertinya kau seorang Psikopat." Katanya dengan pelan.
"Mari kita bermain sebentar!" Ujar Xie Yan lagi.
Tetua yang menjadi Wasit itu kemudian memulai pertarungan antara Xie Yan dan Ji Xuan.
Pertarungan mereka berdua di saksikan langsung oleh Pang Huaxin dan disampingnya ada Niu Ni. "Hihihi...Jadi dia orang yang membuat heboh Murid Luar itu? Dia sangat Tampan, aku ingin merasakannya," Kata Niu Ni sambil menjilat bibirnya.
Disampingnya, Pang Huaxin hanya diam sama sekali tidak mendengarkan perkataan Niu Ni. Dia hanya menatap Xie Yan dalam dalam karena merasakan bahwa pemuda yang dihadapannya tidak biasa.
..
Di Arena, setelah Tetua itu memulai tanda pertarungan. Ji Xuan langsung melesat dengan cepat. "Hahaha...Rasakanlah seranganku!" Ji Xuan menyerang Xie Yan sembari tertawa.
Slash! Slash! Slash!
Dia menyerang Xie Yan dengan kecepatan tinggi mencoba untuk mengsayat tubuhnya. Kecepatan Ji Xuan sangat cepat sehingga Murid Murid lainnya yang menyaksikannya hanya dapat melihat cahaya.
Hanya Pang Huaxin, Niu Ni dan Wasit yang dapat melihat kecepatan Ji Xuan.
Tapi yang membuat mereka kagum adalah, Xie Yan dapat menghindari semua serangan cepat Ji Xuan sehingga tidak terkena sayatan Dagger milik Ji Xuan.
Melihat bahwa Xie Yan tidak terkena sedikitpun serangannya, Ji Xuan mulai menambah kecepatannya, "Kau memang hebat, tapi bagaimana kalau aku menambah kecepatanku lagi!" Ucapnya.
Slash! Slash! Slash!
Kecepatan Ji Xuan memang bertambah, tapi dihadapan Xie Yan itu semua sia sia. Dia seperti menari-nari menghindari setiap serangan dagger milik Ji Xuan karena dia tetap melihat serangan itu.
__ADS_1
"Sialan! Bagaimana dia masih bisa menghindari walaupun aku sudah menambah kecepatanku!" Gumam Ji Xuan mulai sedikit kelelahan.
Dia kemudian melihat Xie Yan akan mengambil sesuatu dari Cincin Ruang miliknya. "Apa yang ingin dia lakukan?" Pikirnya.
Xie Yan mengeluarkan kuas miliknya dari Cincin Ruangnya. "Ha...? Kuas..? Apa yang ingin dia lakukan? Apa dia ingin melawanku dengan Kuas?" Ji Xuan bingung dengan tindakan Xie Yan. Begitu juga dengan Murid Luar yang menyaksikannya.
Masih menyerang Xie Yan dengan kecepatannya, Xie Yan mulai menggerakkan sesuatu di udara kosong.
Tiba-tiba tulisan tampak kuno tercipta di udara dan mulai bercahaya membentuk Harimau Emas ke arah Ji Xuan yang masih bergerak mencoba melukai Xie Yan.
BOOMM!
Harimau itu bergerak lebih cepat dari Ji Xuan sehingga membuatnya terkena serangan dari Harimau itu sehingga membuatnya terlempar.
"Cough...Cough...Cough..." Ji Xuan yang terkena serangan Harimau itu langsung memuntahkan darah, dia juga merasakan tulang rusuknya patah. "A-Apa itu barusan?" Katanya dengan terkejut.
Semua Murid Luar maupun Wasit itu tercengang dengan serangan yang di lancarkan Xie Yan barusan.
"Itu...M-Master Mantra!" Salah satu Murid Luar berteriak dengan terbata bata.
"Apa! Master Mantra? Dia adalah Master Mantra?" bahkan Tetua sama terkejutnya dengan Murid Luar itu.
Pang Huaxin dan Niu Ni juga sama dengan yang lainnya. "Bukankah hanya Kekuatan Fisik, Tapi dia juga Master Mantra?" Gumam Pang Huaxin.
..
"Cough...Cough...Jadi begitu, Aku tidak menyangka kau adalah Master Mantra!" Kata Ji Xuan mulai mengolah Energi Qi miliknya untuk mengurangi luka yang dia terima dari serangan Xie Yan.
"Ada apa? Apakah hanya segini saja Peringkat kedua?" Tanya Xie Yan bermaksud mengejek.
Wajah Ji Xuan langsung tampak suram mendengar hinaan Xie Yan. "Bagus...Bagus...Sepertinya aku memang tidak usah menahan diri lagi!" Kata Ji Xuan memancarkan Energi yang berbeda.
Walaupun cukup lemah, Xie Yan merasa Energi ditubuh Ji Xuan sedikit familiar dengan Energi ini, tapi karena cukup lemah Xie Yan tidak dapat mengetahuinya dengan pasti.
Bahkan Wajah Tetua yang menjadi Wasit juga sama dengan Xie Yan karena merasakan Energi Ji Xuan.
"System, Energi apa yang dikeluarkan oleh Ji Xuan ini?" Tanya Xie Yan mencoba mengingat sesuatu.
"Ding!~ Itu adalah Energi Siluman yang mirip dengan Tuan lawan di Tanah Duoqi, tapi kali ini Energinya cukup kecil sehingga sangat susah terdeteksi!" Balas System itu.
__ADS_1
Balasan System itu langsung mengingatkan Xie Yan tentang Energi Siluman yang dia lawan di Tanah Duoqi. "Sial, Menagapa Siluman berada di dalam Sekte." Gumam Xie Yan kemudian menatap Wasit yang mulai memperhatikan perubahan Energi Ji Xuan.
"Mungkinkah dia juga merasakannya?" Pikir Xie Yan lalu mencoba mengirimkan Telepati ke Tetua itu. "Tetua, Ji Xuan sepertinya memiliki Energi Siluman ditubuhnya!" Kata Xie Yan.
Mendapatkan Telepati dari Xie Yan, Tetua itu langsung melihat Xie Yan. "Jadi kamu juga merasakannya?" Tanya tetua itu cukup terkejut bahwa Xie Yan mengetahui Energi Siluman yang cukup kecil itu. Bahkan dia saja sedikit membutuhkan waktu untuk mengetahui Perubahan Energi milik Ji Xuan.
Xie Yan mengagguk, "Jangan bertindak, aku akan menahannya agar Murid Luar lainnya tidak membuat Kekacauan saat mengetahui Siluman menyusup ke Sekte," Kata Xie Yan dengan percaya diri.
Melihat Kepercayaan dirinya, Tetua itu mengagguk untuk melihat tindakan Xie Yan.
"Hahahaha...Matilah Xie Yan! Akan kubuat kematianmu dengan cepat!" Kata Ji Xuan mulai sedikit kehilangan kewarasannya.
"Cih, dasar Siluman kecil!" Xie Yan kemudian mengerakkan kuasnya lagi.
Kali ini Tulisan Kuno diudara mulai mengeluarkan Rantai yang terbuat dari Petir. "Ikat!" Rantai Petir itu menerjang ke arah Ji Xuan dengan cepat mencoba mengikatnya.
"Hahaha...Apa kau berpikir Mantramu kali ini akan bergu...Eh..?" Ji Xuan terdiam saat Rantai itu tiba tiba sudah mengikatnya dengan erat. Tapi yang membuatnya heran adalah, Energi Qi miliknya tidak dapat digunakan saat Rantai itu melilitnya. "Apa yang kau lakukan! Bagaimana bisa aku tidak bisa merasakan Kekuatanku!" Kata Ji Xuan berteriak kepada Xie Yan.
Tetua itu mengerti dengan tindakan Xie Yan, "Rantai itu dilapisi Petir yang merupakan Kelemahan Siluman!" Ucapnya menatap Xie Yan dengan kagum.
"Hehehe...Dengan Petir, kau tidak akan bisa melakukan apapun!" Kata Xie Yan kemudian menghilang dari tempatnya dan muncul di hadapan Ji Xuan.
"K-Kau!" Kata Ji Xuan mulai takut dengan Xie Yan. "Untuk sekarang Tidurlah!" Ucap Xie Yan dengan pelan.
PAM!
Xie Yan memukul Ji Xuan hingga membuatnya pingsan dengan Rantai ditubuhnya. Murid Luar yang menyaksikan ini bersorak karena kemenangan Xie Yan walaupun mereka tidak tahu apa yang sebenarnya terjadi dengan Ji Xuan.
Bahkan Pang Huaxin maupun Niu Ni tidak mengetahui apa apa tentang Energi Siluman milik Ji Xuan.
Tetua itu langsung mengumumkan dengan cepat kemenangan Xie Yan lalu membawa Ji Xuan yang dalam keadaan pingsan untuk dilaporkan ke Tetua lain.
......
......_________________________......
Sebagai bentuk apresiasi kalian untuk cerita ini, saya harap kalian mau menyempatkan diri untuk like atau komen setelah membaca agar penulis semakin bersemangat lagi membuat cerita ini.
Terimakasih dan selamat membaca...
__ADS_1
:)