Leveling Demon System

Leveling Demon System
Ch 225- Melawan Kelompok Kabut Hitam lagi


__ADS_3

"Siapa Kalian?" Tanya Tetua Kabut Hitam kepada Xie Yan dan An Chyou.


Xie Yan langsung mengerutkan alis-nya mendengar pertanyaan yang dilontarkan pria tersebut. "Haa? Bukankah harusnya aku yang menanyakan siapa kalian ini?" Balas Xie Yan jengkel.


"Mereka pasti Kelompok Kabut Hitam..." An Chyou membisik ke kuping Xie Yan.


"Ohoo...Kelompok Bandit yang waktu itu? Seperti-nya mereka sudah mengetahui rekan-nya sudah mati." Gumam Xie Yan. "Tapi yang disana mungkin adalah Pemimpin mereka..." Pikir Xie Yan melihat seorang Pria paruh baya di belakang Kelompok itu yang Kekuatan-nya berada di Ranah Dewa Sejati Puncak*1.


Tetua yang pertama berbicara kepada Xie Yan merasa marah karena balasan Xie Yan dan membuat dia sangat ingjn membunhuh-nya.


"Bocah Keparat ini! Berani-nya kau mengabaikan pertanyaanku..." Teriak Tetua yang marah.


Saat Tetua tersebut ingin melesat ke arah Xie Yan. Xie Yan tiba-tiba sudah di hadapan Tetua tersebut dengan sangat cepat.


"Berisik!" Kata Xie Yan yang telapak tangan-nya menyentuh kepala dari Tetua tersebut.


BOOMM!


Kepala Tetua yang di sentuh Xie Yan langsung meledak.


Semua Anggota maupun Tetua lain dari Kelompok Kabut Hitam dibuat terkejut dengan kematian Tetua yang sangat mudah.


Mereka hanya menatap Xie Yan dan tidak ada yang berani bergerak dengan ceroboh. "Jadi kenapa bandit seperti kalian datang ke Wilayah Istana Rubah Surgawi..." Xie Yan menekan kata bandit ke mereka semua.


Alasan Xie Yan kembali muncul bersama dengan An Chyou itu karena permintaan-nya untuk membuat sebuah Formasi pelindung agar melindungi Wilayah Istana Rubah Surgawi walaupun mereka sudah tidak tinggal disana lagi.


Saat Xie Yan mengatakan hal itu, Tentu saja mereka membuat wajah jelek dan menatap Xie Yan dengan tatapan marah karena mereka semua tidak ingin disamakan dengan bandit rendahan.


"Apakah kalian marah disebut Bandit? Kemarilah dan serang aku..." Xie Yan tersenyum menghina tapi tetap saja mereka masih berhati-hati yang tidak menyerang Xie Yan dengan gegabah.


Plak...Plak...Plak


Suara tepukan tangan terdengar dari belakang Anggota Kelompok Kabut Hitam yang adalah Pemimpin dari Kabut Hitam.


"Hahaha...Aku cukup terkejut melihat seorang pemuda yang mampu membunuh Tetua kami dengan mudah." Pemimpin itu memuji Xie Yan.

__ADS_1


Dia kemudian menoleh ke arah lain, "Seperti yang dirumorkan memang Tuan Istana Rubah Surgawi sangat-lah cantik." Kata-nya dengan sebuah senyuman, dia tentu mengenali Wajah dari Tuan Istana Rubah Surgawi.


An Chyou tidak membalas-nya sama sekali tidak membalas dan hanya menatap Pemimpin Kabut Hitam dengan jijik.


Pemimpin Kabut Hitam sama sekali tidak marah ditatap seperti itu dan kembali menoleh ke Xie Yan yang masih melayang diam tanpa gentar sedikit pun walau dikelilingi oleh Anggota Kabut Hitam.


"Kamu Pemuda yang menjanjikan, akan sangat disayangkan kalau kamu mati disini." Ucap-nya.


"Bagaimana kalau kamu menjadi Tetua Kabut Hitam menggantikan Tetua yang baru saja kamu bunuh." Pemimpin itu memberikan tawaran kepada Xie Yan.


"Tuan..." Beberapa Anggota dan Tetua lainnya mencoba menanyakan keputusan Pemimpin mereka yang mencoba merekrut Xie Yan yang sudah berani membunuh Tetua mereka.


Pemimpin Kabut Hitam mengangkat tangan-nya yang berarti tidak ada boleh yang membantah-nya.


Tujuan-nya mengajak Xie Yan bergabung agar karena dia memiliki firasat kalau hilang-nya Istana Melayang dan Anggota Rubah Surgawi yang lain pasti berhubungan dengan Xie Yan terutama saat melihat kedekatan Tuan Istana Rubah Surgawi yang muncul bersama Xie Yan.


Jika dia sudah mengetahui di mana Istana Melayang maka dia bisa membunuh Xie Yan kapan saja.


"Bergabung menjadi bandit seperti kalian? Tch, Tentu saja aku tidak mau!" Jawab Xie Yan sambil meludah.


Xie Yan yang merasakan Aura Membunuh itu yang mencoba menekan-nya hanya bisa menguap. Bagi Xie Yan Aura Membunuh dari Pemimpin Kabut Hitam sangat-lah kecil.


"Apa seorang bandit hanya memiliki Aura Membunuh yang seperti itu?" Tanya Xie Yan yang jelas menghina.


Pemimpin Kabut Hitam dibuat terdiam, dia juga tidak menyangka Xie Yan masih mampu berdiri, dia kemudian melepaskan semua Aura Membunuh-nya agar membuat Xie Yan bertekuk lutut.


"Hoaam...Apakah sudah selesai?" Tanya Xie Yan sambil menguap.


"Bagaimana mungkin!? Tidak mungkin Bocah seperti-nya sudah membunuh melebihiku..." Katanya dengan terkejut. "Benar...Pasti dia memiliki sebuah Artefak yang menghalang Aura Membunuh seseorang!" Pikir Pemimpin Kabut Hitam tersebut.


"Kalian semua tidak perlu menahan diri dan serang dia!" Perintah Pemimpin Kabut Hitam tersebut.


"Buat dia bagaimana mengerikan-nya Kelompok Kabut Hitam!" Teriak-nya lagi.


Semua Anggota dan Pemimpin Kabut Hitam tampak bersemangat lalu mencoba menyerang Xie Yan bersama-sama.

__ADS_1


Senyum terukir di Wajah Xie Yan melihat Kelompok itu menyerang-nya, "Jangan mudah mati ya..." Ucap Xie Yan memprovokasi mereka sehingga membuat-nya semakin marah.


Wush~


Saat Kelompok Kabut Hitam itu hampir mendekati Xie Yan, dia tiba-tiba saja menghilang dari pandangan mereka semua.


Menghilang-nya Xie Yan langsung dengan sigap meningkatkan kewaspadaan mereka.


"Argh!" BOOMM!


"Argh!" BOOMM!


Terdengar teriakan dari kelompok mereka satu per satu.


Mereka melihat Xie Yan meghilang dari satu sisi ke sisi yang lain, sekali dia muncul kepala Kelompok Kabut Hitam langsung meledak.


Xie Yan yang terus menerus menghilang dan membunuh membuat seluruh Anggota lainnya ketakutan karena orang yang dia bunuh terlebih dahulu merupakan Tetua mereka.


Xie Yan tentu tidak mengetahui kalau orang yang dia bunuh adalah Tetua mereka karena dia hanya membunuh orang yang terkuat hanya dengan melihat Ranah-nya yang lebih tinggi dari yang lainnya.


Tindakan Xie Yan membuat Pemimpin Kabut Hitam semakin marah dan berniat membunuh Xie Yan apapun yang terjadi.


Pemimpin Kabut Hitam itu langsung melesat ke arah Xie Yan dengan sangat cepat dan mengarahakan kepalan tangan-nya.


Melihat Pemimpin Kabut Hitam sudah bergerak, Xie Yan sama sekali tidak memiliki niat untuk menghindar. Dia mengangkat lengan kanan-nya dan melebarkan telapak tangan-nya mencoba menerima serangan dari Pemimpin Kabut Hitam tersebut.


BAM!


Benturan yang sangat kuat terjadi dari Pukulan Pemimpin tersebut dan Xie Yan yang menghalau dengan telapak tangannya membuat Orang yang disekitar Xie Yan dan Pemimpin tersebut langsung terhempas cukup jauh.


"Aku tidak menyangka kau sangat-lah kuat dan membuat-ku harus maju..." Kata Pemimpin Kabut Hitam berkata dengan nada tenang namun tetap saja dia terkejut karena Xie Yan mampu menahan serangan-nya dengan mudah bahkan tidak bergerak sama sekali.


......


...[Jangan lupa dukungan kalian dengan,...

__ADS_1


...LIKE > GIFT > VOTE > RATE 5!]...


__ADS_2