Leveling Demon System

Leveling Demon System
Ch 107- Wanita Cantik


__ADS_3

Sebagai bentuk apresiasi kalian untuk cerita ini, saya harap kalian mau menyempatkan diri untuk like atau komen setelah membaca agar penulis semakin bersemangat lagi membuat cerita ini.


Terimakasih dan selamat membaca...


:)


________________________________________________***


Melihat tangga yang harus dia lewati kira kira limapuluh tangga lagi, Xie Yan sangat Frustasi yang saat ini tidak bisa bergerak dengan tekanan di tangga ke limapuluh. "B*jingan, Kalau Seperti ini kapan aku bisa sampai!" Katanya dengan marah.


Dia kemudian mengeluarkan seluruh kemampuannya beserta Roh Pertempuran Naga Iblis kepala delapannya. Dengan susah payah, Xie Yan menaikki tangga satu demi satu hingga mencapai tangga ke enampuluh lima.


Karena mengeluarkan seluruh kemampuan dan Energinya, Xie Yan terduduk di Anak tangga enam puluh lima dengan kelelahan dan memutuskan untuk berkultivasi.


Disaat dia mencoba menyerap, Xie Yan sangat terkejut merasakan Energi sangat besar masuk ke dalam tubuhnya. Dia tidak mengira disekitar istana memiliki Energi yang besar.


Hanya dalam Beberapa menit, Xie Yan berhasil mengisi penuh Qi miliknya yang tadi sudah habis tak tersisa. "Ini sangat cepat, dengan Pelahap ku semua Energi yang melimpah ini dengan cepat mengisi Qi milikku," Ucapnya kemudian mengakhiri Kultivasinya dan kembali menaikki anak tangga yang tersisa dengan seluruh kemampuannya.


Xie Yan terus mengulangi hal tersebut saat Qi miliknya habis. Berkat Energi disekitar yang cukup melimpah membuat Xie Yan naik dua tingkat, dia sekarang berada di Ranah Monarch tingkat enam dan jika dalam Transformasi akan berada di Ranah Venerable Tingkat dua.


Dia akhirnya berhasil mencapai akhir anak tangga untuk mencapai pintu istana tersebut. "Ha...Ha...Ha...Akhirnya aku sampai ke pintu Istana ini! Aku tidak berharap dengan menaikki tangga ini kekuatan ku akan naik dua tingkatan." Ucap Xie Yan sangat bahagia walaupun dia sudah menghabiskan banyak tenaga lagi.


Dia tidak langsung menerobos Istana, tapi dia mencoba kembali bermeditasi untuk mengisi kembali Qi miliknya.


Setelah dia memenuhi kembali Qi miliknya, Xie Yan akhirnya mencoba memasuki Pintu Istana yang tampak besar tersebut. Hanya untuk membuka pintu saja, dia harus mencoba mengeluarkan seluruh kemampuannya agar pintu tersebut tergeser.


"Ugh...Apa sebenarnya asal usul Istana ini? Bagaimana bisa sangat kuat seperti ini!" Katanya sambil mendorong pintu tersebut dengan susah payah.


Kriek....


Pintu Istana tersebut akhirnya bergeser setelah Xie Yan mengeluarkan semua tenaganya. Saat pintu tersebut terbuka, Xie Yan disambut Energi yang berkali kali lipat dari Energi diluar.


Tentu saja Xie Yan tidak ingin menyianyiakan Energi tersebut dan langsung menyerap semua Energi dengan Teknik Pelahap Surgawinya.

__ADS_1


Karena Energi yang datang dari Istana tersebut, Dantian Xie Yan akhirnya penuh yang akan menandakan kenaikan tingkat.


BOOMM!


BOOMM!


BOOMM!


BOOMM!


...


...


Xie Yan sangat bergembira karena dia berhasil naik tingkat tujuh kali berturut turut. Sekarang dia sudah memasuki Ranah Venerable Tingkat Empat dalam bentuk Manusianya.


Karena dia sudah merasa Energi yang datang tidak membantu kenaikan tingkatnya lagi, Xie Yan langsung mencoba melihat sekeliling Istana untuk melihat apa yang ada.


"Oh" Xie Yan melihat salah satu ruang yang berbeda dari yang lain. karena Xie Yan penasaran, dia langsung mencoba melihat Isi ruangan tersebut.


Saat Xie Yan membuka Ruangan tersebut, Xie Yan tidak bisa berkata kata dengan mata yang terbuka lebar. Dia merasa Jantungnya hampir lepas melihat Isi Gudang tersebut.


"I-Ini...Apa-Apaan semua ini?" Kata Xie Yan melihat semua barang yang ada di hadapannya.


Apa yang dia lihat adalah tumpukan harta yang semuanya adalah Senjata tingkat kuno, Pill dan bahan lainnya seperti bahan mentahan pembuatan senjata. Dari semua harta yang ada, Xie Yan juga melihat Tungku Emas dengan ukiran Phoenix dan Naga. Dia dapat merasakan Aura yang kuat dari Tungku tersebut, Xie Yan sendiri bahkan tidak dapat mengukur Kekuatan Tungku tersebut. "Ini sama dengan Pedang Tanpa Namaku, mungkin aku harus mengUpgrade System untuk menganalisa tingkatan tungku ini." Gumam Xie Yan.


Karena banyaknya Barang yang berharga, Xie Yan langsung menyimpan semua harta dan juga tungku ukiran naga dan phoenix tersebut ke dalam Penyimpanan Systemnya.


"Bagus, Ini tidak sia-sia..." Kata Xie Yan sangat puas dengan harta yang baru dia dapat, tapi Xie Yan sangat penasaran siapa yang meninggalkan harta tingkat kuno yang melimpah ini.


Dia langsung melanjutkan berkeliling Istana lagi. Tapi saat dia melanjutkan berkelilingnya, Xie Yan tiba tiba merasakan Aura membunuh kuat yang membuat Xie Yan berkeringat dingin. Aura Membunuh yang Xie Yan rasakan jutaan kali lebih kuat dari miliknya.


Di hadapan Aura membunuh ini, Xie Yan seperti semut yang berhadapan dengan Naga. "A-apa ini...?" Kata Xie Yan bahkan tidak bisa berjalan dari tempatnya karena merasa tertekan dengan Aura Membunuh tersebut.

__ADS_1


"A-Aura siapa ini? A-Apakah aura ini berasal pemilik Istana?" Gumamnya, selama dia tiba kedunia ini, ini pertama kalinya dia merasakan Ketakutan. Merasakan Aura Membunuh ini saja membuat Jiwa dan Raganya bergetar, bagaimana dengan Kekuatan dari pemilik dari Aura Membunuh tersebut.


Xie Yan mencoba menenangkan dirinya dan membiasakan Aura tersebut. Dia membutuhkan empat jam untuk membiasakan tekanan Aura membunuh tersebut.


Selama Empat jam, Xie Yan merasa Aura Membunuh ini bukan ditujukan untuknya sehingga tidak membunuhnya. Tentu saja Xie Yan masih sangat penasaran dengan pemilik Aura tersebut dan mengikuti asal dari Aura membunuh tersebut.


Saat Xie Yan mengikuti Aura membunuh tersebut ke suatu ruang, dia merasakan Auranya semakin kuat dari sebelumnya. Jika Xie Yan tidak tenang, mungkin dia sudah jatuh dengan tekanan tersebut.


Dia akhirnya tiba disuatu ruangan dimana Aura membunuh tersebut berasal dari Ruangan tersebut.


"Gluk..."


Xie Yan menegukkan air liurnya, dia sangat tegang dengan pemilik Aura membunuh tersebut. Dia tentu takut karena dia memasuki Istana orang lain dan mengambil harta miliknya begitu saja tapi dia juga sangat penasaran dengan Ahli yang dapat mengeluarkan Aura membunuh yang sangat kuat, bahkan jika Ranah Dao merasakannya akan langsung mati.


Dia kemudian membuka Pintu tersebut dengan Keringat dingin keluar dari setiap pori porinya.


Kriek...


"Ugh!"


Saat membuka pintu ruangan tersebut, Xie Yan tiba tiba jatuh dengan sikap berlutut akibat kekuatan dari dalam tersebut.


"Argh..!" Xie Yan mencoba menoleh lalu melihat apa yang berada di dalam ruangan tersebut dengan susah payah. Apa yang Xie Yan lihat adalah ruangan indah dengan tempat tidur.


Tapi di tempat tidur tersebut, Xie Yan dapat melihat seorang Wanita cantik dengan Rambut Putih dalam keadaan tidur.


Dia tentu saja bingung dengan apa yang dia lihat, "S-Siapa dia? A-Apakah Aura ini berasal dari Wanita yang tertidur itu?" Xie Yan sangat sakit kepala dengan kejadian yang baru dia lihat ini.


Xie Yan bahkan tidak merasakan Kehidupan dari Wanita tersebut tapi memiliki tekanan dan Aura membunuh yang kuat darinya. "B-Bagaimana bisa!" Gumam Xie Yan sambil Mengepalkan tanganya mencoba melawan Tekanan tersebut.


Bahkan Dia yang berada di Ranah Venerable dibuat tunduk seperti semut, di hadapan tekanan ini Xie Yan merasa harus bertambah lebih kuat.


......

__ADS_1


__ADS_2