
"Racun ya..." Xie Yan bergumam dan ingin memasuki ruangan itu.
"Yan'er, kamu harus hati-hati dengan racun yang didalam." Xie Ru Feng yang sedang menggendong kedua Cucu-nya mencoba mengingatakan Xie Yan.
"Baik Ayah." Jawab Xie Yan lalu dia memasuki ruangan itu.
...
Didalam Ruangan, Xie Yan memang merasakan udara di sekitar sangat beracun tapi itu semua tampak tidak berguna pada Xie Yan karena dia juga memiliki Racun didalam tubuhnya.
"Racun ini sangat dingin, hampir sama dengan Racun es milik-ku." Gumam Xie Yan.
"Siapa?" Suara anak laki laki terdengar. "Apakah itu anda Kakek Mo?" Katanya lagi.
"Tidak, Ini bukan Kakek Mo." Xie Yan menjawab dan mulai melihat di kasur seorang Anak laki-laki berumur Empat tahun yang mirip dengan-nya namun rambut yang dimilikinya sama persis dengan Ruo Lou yang berwarna Silver.
"K-Kamu..." Ucapan Anak Laki-laki itu terhenti juga saat melihat Xie Yan dengan jelas.
"Apakah kamu mengenalku?" Tanya Xie Yan penasaran.
Anak Laki-laki itu mengagguk dan dia mengepalkan tangannya, "K-Kamu pasti adalah Ayahku. Saat Ibu disini dia memberikan Sketsa Wajah dan selalu bercerita bahwa Ayahku sangat kuat dan akan datang untuk menyembuhkan-ku." Ucap Anak laki-laki itu menjatuhkan air matanya.
Mendengar itu Xie Yan sangat tersentuh, terutama dia tidak ada sisi-nya saat kelahiran anak terakhir-nya ini.
Xie Yan mendekat ke arah Anak laki-laki itu, "Jangan mendekat, Racun didalam tubuhku sangat berbahaya." Katanya berteriak menghentikan Xie Yan.
Xie Yan tentu menghentikan langkah-nya, "Nak, Siapa nama kamu?" Tanya Xie Yan yang lupa menanyakannya pada Ruo Lou.
"Xie Yanming." Balas Yanming.
"Yanming? Nama yang bagus." Kata Xie Yan "Bukankah Ibu-mu mengatakan kalau Ayah ini kuat, jadi tidak apa-apa. Biarkan Ayah melihat Kondisi kamu." Xie Yan kembali mendekat ke Yanming.
Dia kemudian mendekat ke belakang punggung Yanming dan menempelkan telapak tangan-nya. "Lihat, Ayah baik baik saja." Ucap Xie Yan menenangkan anaknya.
Yanming mengagguk, "Apakah Ayah bisa mengatasi racun didalam tubuhku? Aku sangat ingin bermain dengan Kakak." Katanya dengan nada sedih.
"Tentu saja, dengan adanya Ayah semua akan baik-baik saja." Jawabnya. "System, Apakah dia juga memiliki Tubuh Spesial seperti yang lainnya?" Tanya Xie Yan.
[Ding!~ Benar Tuan. Anak Tuan memiliki Tubuh Racun Langit yang merupakan asal muasal racun, semakin kuat atau berbisa racun yang masuk ke dalam tubuhnya maka semakin kuat juga Kekuatan-nya.]
__ADS_1
"Kalau begitu Racun Es yang keluar dari tubuhnya ini apakah berasal dari Racun Es milikku juga?" Xie Yan bertanya lagi.
[Benar Tuan, Untuk mengatasi levelnya yang sekarang Tuan hanya perlu memberikan Pill Penekan Racun tingkat Dewa di System Shop].
[Setelah memberi Pill Penekan Racun, Tuan dapat mengajari dia menekan Racun dan mengendalikan Racun pada tubuhnya].
"Begitu ya, Kalau begitu beli satu..." Pinta Xie Yan.
Setelah membeli Pill Penekan Racun, Xie Yan langsung mengambil-nya dari Penyimpanan Systemnya.
"Yanming, Telanlah Pill ini dan kamu akan sembuh." Kata Xie Yan memberikan Pill tersebut.
Yanming mengambil Pill dari tangan Xie Yan tanpa sedikit pun keraguan dan dia langsung menelan Pill tersebut.
Glek...
Saat Yanming sudah memasukkan Pill Penekan Racun, semua Racun yang keluar dari tubuhnya langsung kembali masuk ke dalam tubuh-nya.
"A-Ayah...Aku merasa semua Racun yang berada disekitar masuk ke dalam tubuhku." Ucap Yanming tampak bahagia.
"Tentu saja, Itu semua berkat Pill yang baru saja Ayah berikan." Jawab Xie Yan lalu dia menatap Yanming lagi. "Maafkan Ayah, Jika ayah lebih cepat kembali mungkin kamu tidak akan terkurung di dalam ruangan ini selama satu tahun." Xie Yan berkata dengan nada pelan.
"Tidak apa Ayah, Yang terpenting sekarang Ayah telah kembali dan bahkan mengatasi Racun pada tubuhku." Balas Yanming, "Seperti yang selalu diceritakan Ibu, Ayah memang sangat hebat bahkan bisa menyembuhkan Racun pada tubuhku." Katanya lagi memuji Xie Yan.
Yanming membalas dengan mengaggukkan kepalanya dengan cepat.
Xie Yan melangkah keluar dari ruangan dengan Yanming yang dalam gendongannya.
Di Luar Ruangan,
"Semoga saja Yan'er bisa mengatasi Racun pada Yanming." Kata Su Lan tampak berharap.
Ruo Lou mengagguk sambil mengepalkan tangannya, "Tenanglah Ibu, Ayah pasti bisa melakukan sesuatu pada Adik Ming." Ruo Ro mencoba menenangkan Ibunya.
Su Lan menoleh ke An Chyuo dan Jia Li, "Apakah kamu benar Kekasih Bocah bau itu? Apakah dia memaksa kalian untuk jadi Kekasihnya?" Tanya Su Lan yang penasaran.
Su Lan tidak mempermasalahkan jika Anaknya memiliki banyak Kekasih asalkan dia tidak membeda-bedakan kasih sayangnya dan juga jika Anaknya memiliki banyak Kekasih maka dia juga memiliki Cucu-cucu yang imut.
Mereka berdua mengagguk pelan yang masih tampak malu, Walaupun An Chyou sudah hidup lama, dia tidak pernah mengalami kejadian seperti ini.
__ADS_1
Chu Nan Yu melihat anggukan itu hanya bisa menghela nafas, dia tidak bisa marah dengan An Chyou dan Jia Li namun dia tetap saja kesal dengan Xie Yan yang pergi lalu kembali dengan membawa gadis lain.
"Benarkah, Kalau begitu kalian bisa memanggilku Ibu dan juga aku sangat penasaran bagaimana keadaan Bocah bau itu saat di Alam Atas." Tanya Su Lan yang ikut penasaran.
Bukan hanya Su Lan saja, Ru Feng, Yang Xi, Ruo Lou, Chu Nan Yu, Ruo Ro, Xie Ruo juga tampak ikut penasaran.
Jia Li dan An Chyou mulai bercerita yang hanya dia tahu mengenai Xie Yan selama di Alam Atas, diaman dia mendominasi di Benua Merah dan menjadi yang terkuat hanya dalam beberapa Waktu.
Raut Wajah orang yang mendengarkan cerita itu tampak berubah-ubah dan penuh kagum.
"Ayah sangat kuat, aku ingin seperti Ayah!" Kata Jianheeng dan Lian Mei yang juga ikut mendengarkan dari gendongan Xie Ru Feng.
Jia Li juga bercerita mengenai kisah Yue yang di jadikan Xie Yan anak angkat-nya membuat mereka terharu.
"Lalu dimana gadis Yue itu?" Tanya Su Lan penasaran karena tidak melihat ada orang lain selain mereka berdua bersama Xie Yan.
Jia Li menggelengkan kepalanya, "Dia sekarang masih berada di Alam atas sedang berlatih." Jia Li berkata dengan bohong.
"Sayang sekali dia tidak ada disini, Aku sangat ingin melihat-nya." Ucap Su Lan.
"Eh? Apa yang terjadi? Kenapa kalian berkumpul di depan ruangan Yanming?" Suara Pria datang dari arah lain.
"Fenghua! Kamu akhirnya keluar dari pengasingan." Kata Chu Nan Yu saat melihat adiknya datang.
"Paman!" Lian Mei dan Jianheeng langsung turun dari gendongan Kakeknya lalu berlari ke arah Chu Fenghua.
"Oh...Oh...Keponakan paman yang imut." Kata Chu Fenghua sambil mencubit pipi mereka berdua.
"Paman! Paman! Apakah Paman tahu kalau Ayah baru saja pulang!" Kata Lian Mei berteriak bahagia.
"Apaa...Kakak Ipar sudah pulang? Dimana dia?" Tanya Chu Fenghua yang juga bersemangat.
"Ayah sedang berada di dalam ruangan Adik Ming untuk menyembuhkan adik." Kata Jianheeng.
"Benarkah..." Tanya Chu Fenghua sambil menatap Kakaknya dan dibalas dengan anggukan Chu Nan Yu.
Tidak lama kemudian, Pintu ruangan terbuka lebar.
......
__ADS_1
......__________________________......
...LIKE > VOTE > RATE 5...