
"Sayang, sekarang aku sadar jika aku mencintai mu. Tolong berikan aku kesempatan sayang, untuk yang terakhir kali ini saja,"
Bunga memalingkan wajahnya dari Jasson, ia tidak mau menatap wajah suaminya itu "Sudah berulang kali aku memberikan mu kesempatan Jasson, berulangkali. Namun nyatanya apa? Kau tidak menghargai semuanya, kau tidak menghargai apa yang sudah aku lakukan untuk mempertahankan rumah tangga kita. Dan kau seringkali menyalahgunakan hati aku!"
"Sayang, sungguh aku tidak bermaksud!"
"Maaf Jasson, jika tidak ada lagi hal yang penting. Sebaiknya kamu pulang saja! Jujur, aku bisa saja menggunakan security untuk mengusir mu dari rumah ku. Namun aku masih menghargai mama, saat ini mama sedang sakit karena meninggalnya papa dan aku tidak ingin mama kembali drop! Jika bukan untuk aku setidaknya untuk mama!"
Jasson pun kini diam, ia tidak akan menghalangi istrinya lagi "Sayang, apakah aku boleh bertemu dengan mama?"
Jasson hanya ingin bertemu dengan mamanya, Bunga menoleh menatap Jasson "Mama adalah ibu kandung kamu. Aku tidak ada hak untuk melarangnya, namun demi kesehatan dan kebaikan mama sekarang aku sarankan lebih baik kamu nanti saja ketemu mama, tunggu semuanya reda dahulu baru kamu temui mama. Bukannya aku melarang, namun saat ini mama begitu histeris saat melihat mu, aku tidak ingin mama kembali histeris. Aku harap kamu mengerti Jasson!"
__ADS_1
"Iya sayang! Aku memahami segalanya, baiklah aku tidak akan memaksakan kehendak aku lagi, aku mencintai kamu. Dan aku sangat merindukan kamu!"
Namun Bunga tidak menjawab ucapan suaminya. Baginya yang diucapkan Jasson adalah kebohongan semata saja.
"Bunga?"
"Kenapa lagi?"
Bunga menggelengkan kepalanya "Maaf untuk itu aku tidak bisa! Kamu bisa membelai anak kita setelah dia lahir saja!"
"Kenapa? Apa kamu tidak mau aku sentuh lagi?"
__ADS_1
Jasson bertanya dengan nada yang sedih, Bunga tidak menjawab dan ia sangat berharap jika Jasson mengerti dengan bungkamnya.
"Tolong jawab aku sayang!"
Bunga menepis tangan Jasson yang ingin menyentuh tangannya "Jasson, saat dahulu kau memperlakukan aku buruk aku mengerti, saat kau membawa wanita lain kerumah kita aku mengerti, saat kau menyakiti ku berulang kali aku mengerti, saat kau tidak perduli dengan aku. Dan semua rasa sakit ku, aku juga mengerti, dan sekarang saatnya kau mengerti jika aku tidak bisa lagi seperti dahulu! Maafkan aku!"
"Tapi, kita ini sahabatan sejak kecil, apakah kamu tidak mengingat kenangan itu semua?"
Bunga tersenyum tipis "Seharusnya sebelum bertanya hal itu kepada ku, kamu tanyakan itu untuk hati mu! Saat kau memperlakukan aku dengan buruk, apakah kamu berpikir bahwa aku bukan hanya istri kamu saja, namun aku sahabat kamu sejak kecil, apakah kamu lupa? Kamu lupa saat itu, yang kamu lihat dari aku, aku hanya lah musuh kamu! Wanita yang menghancurkan kehidupan mu. Dan sekarang, aku yang merasakan itu Jasson!"
Jasson bungkam, dia tidak bisa mengatakan apapun lagi. Perbuatannya sudah sangat melukai hati Bunga "Aku sangat menyesal dengan semua perbuatan aku di masa lalu sayang!"
__ADS_1
"Jasson, aku hanya meminta waktu! Tolong jangan memaksa, biarkan aku berpikir dengan tenang. Bagaimana hubungan kita kedepannya, bukan berarti aku ingin balik kepada mu, namun biarkan aku berpikir dengan jernih saat ini. Karena semuanya sudah terlalu sakit,"