Lihat Aku, Jasson!

Lihat Aku, Jasson!
Lihat Aku, Jasson! Bab 95


__ADS_3

Sebenarnya Bunga terharu dengan ucapan ibu mertuanya namun ia memikirkan tentang Jasson yang saat ini di benci oleh Laras


"Ma, mama masih memiliki Jasson. Dan Bunga juga akan selalu ada di samping mama walau nanti Jasson bukan suami Bunga lagi."


Laras terdiam sejenak, ia memikirkan amanah suaminya sebelum David meninggal "Sayang, mama memikirkan tentang permintaan papa kamu sebelum meninggal,"


Bunga langsung terdiam, ia tidak tahu harus mengatakan apa "Itu amanah papa, namun Bunga juga tidak bisa kembali kepada Jasson. Apalagi Jasson sudah memiliki istri dan wanita itu dengan mengandung ma! Bunga enggak mau merusak kebahagiaan mereka, selama ini Jasson sudah banyak berkorban tentang perasaannya. Dan sudah saatnya dia sekarang bahagia dengan wanita pilihannya," walau Bunga mengatakan itu dengan perasaan yang sesak namun dirinya harus bisa merelakan Jasson.


*******


Sesampai di rumah, Jasson langsung masuk ke dalam kamar yang di ikuti oleh istri keduanya "Jasson, kenapa kamu meninggalkan aku?"

__ADS_1


Jasson menatap mata Ade dengan penuh arti, ia meminta istirnya untuk duduk "Ade, ada hal yang ingin aku katakan kepada mu,"


"Apa?" Ade bertanya dengan serius, entah mengapa perasaannya tidak enak. Perlahan, Jasson mengambil nafas dan membuang dengan kasar.


"Ada apa? Katakan kepada ku!"


"Maafkan aku, aku tahu ini berat untuk mu. Sungguh aku tidak mengerti, dan tidak sengaja. Namun semenjak kita menikah, dan aku berpisah dari Bunga, aku menyadari perasaan ku kepadanya."


"D-dulu? Jadi, Bagaimana dengan sekarang? Apakah perasaan mu kepada ku telah hilang?"


Ade bertanya dengan suara yang melemah, Jasson memegang tangan Ade dengan penuh sayang "Tenang lah! Aku minta maaf, aku juga tidak mengerti dengan semuanya. Namun yang aku tahu, aku menyayangi mu Ade, kita sudah bersama sejak lama. Dan papa ku sekarang telah tiada, aku semakin merasa bersalah kepada mama, papa dan juga Bunga,"

__ADS_1


"Hahaha!" Ade tertawa, ia sedikit lega mungkin perasaan Jasson seperti itu hanya karena ia merasa bersalah kepada almarhum papanya David


"Jasson, aku tahu kau terluka! Dan kau sangat kehilangan papa mu, namun kamu enggak harus merasa bersalah seperti itu. Aku tahu sayang, perasaan mu kepada Bunga hanya karena rasa bersalah mu kepada papa mu saja! "


Jasson menggelengkan kepalanya, ia tahu jika cintanya yang tumbuh untuk Bunga bukan karena papanya meninggal, sejak lama Jasson sudah merasakan cintanya kepada Bunga.


Saat dirinya merindukan sosok Bunga, saat Jasson selalu memimpikan Bunga di setiap tidurnya bahkan saat bayangan-bayangan Bunga selalu terlintas dikepalanya.


"Ade, aku tahu ini berat untuk mu. Namun kau juga harus tahu, jika Bunga adalah istri pertama ku dan aku tidak bisa menceraikan dia!"


Ucapan Jasson membuat Ade marah, ia pun bangkit beranjak dari duduknya "Apa maksud mu Jasson? Kau tidak berpikir jika aku sedang mengandung anak mu hah?"

__ADS_1


"Bunga juga saat ini mengandung anak ku, darah daging ku. Dan aku ingin kau bisa menerima segalanya, aku tidak mau menyakiti hati kamu Ade namun kamu harus bisa menerima semua kenyataan yang ada,"


__ADS_2