Lihat Aku, Jasson!

Lihat Aku, Jasson!
Lihat Aku, Jasson! Bab 148


__ADS_3

"Mommy, terimakasih. Jesslyn sangat menyayangi mommy,"


Bunga juga menyatakan jika dirinya sangat menyayangi sang anak dan akan melakukan apapun demi anaknya "Mommy juga sangat menyayangi Jesslyn, apapun akan mommy lakukan untuk Jesslyn,"


"Benar begitu mommy?"


"Iya sayang,"


"Mommy janji?"


"Janji,"


Jesslyn pun memeluk Bunga semakin erat, membuat yang lainnya merasa terharu. Setidaknya, Jesslyn adalah sumber kebahagiaan untuk Bunga dan mereka tidak akan takut jika nantinya Jesslyn akan menjauh dari Bunga

__ADS_1


Mereka pun terharu, Bunga melepaskan pelukannya dari sang anak dan mengajak Jesslyn untuk menemui Jasson tanpa ada keraguan sedikit pun.


"Ayo sayang, kita bertemu papa!"


"Bunga, apa kamu tahu rumah Jasson?"


Bunga menggeleng "Tidak! Aku tidak tahu rumahnya, namun aku tahu restauran miliknya. Kemarin, saat kita sampai di sini aku ingin mencari angin, dan melihat restaurant yang sangat ramai pengunjungnya. Restaurant yang dibilang oleh Ara kemarin, ternyata pemiliknya adalah Jasson."


"Apa? Makanan Nusantara yang viral dan terkenal enak itu milik Jasson?" Bunga menganggu, membenarkan ucapannya "Karena aku melihat langsung saat Jasson melakukan grand opening dengan mama Laras. Mungkin, aku bisa menemukannya di sana,"


"Kau ini! Kedatangan kita kesini untuk liburan, bukan untuk aku terus istirahat. Aku juga bosan tahu, jika harus di kamar saja. Lagipula, aku bisa menyicipi makanan di restaurant-nya bukan? Rasanya aku tidak sabar,"


Bunga pun menuruti permintaan sahabatnya, mungkin saja Ara sedang mengidam ingin merasakan aneka makanan yang ada di restauran milik Jasson "Baik lah, aku dan Jesslyn akan bersiap. Kau juga bersiap-siap lah!"

__ADS_1


"Yeay, Terimakasih sahabat ku yang cantik dan paling baik,"


"Iya karena hanya aku sahabat mu,"


Ara pun tertawa "Karena hanya kau yang sangat tulus dengan ku,"


Memang benar, diantara banyaknya teman ara, hanya Bunga yang selalu tulus dengannya. Bahkan, Bunga selalu ada untuk Ara sebab itu Ara sangat menyayangi Bunga dan akan menjaga keluarga Bunga dengan jiwa dan raganya.


Mereka pun masuk kedalam kamar masing-masing untuk bersiap, Salvira mendekati anaknya "Sayang, mami akan ikut dengan kalian. Mami ingin tahu apa yang akan mereka lakukan, kamu jangan khawatir. Mami tidak akan membuat keributan,"


"Mami, kenapa harus bertanya? Mami bersiap lah. Lagipula, Bunga tidak menyalahkan mami, Bunga tahu jika mami adalah wanita yang paling penyabar dan berhati besar. Jika mami marah kepada orang lain, itu tandanya mereka sudah sangat keterlaluan dan di luar batas. Jadi, walau mami nantinya marah Bunga tidak akan menyalahkan mami,"


Salvira tersenyum, ia mengucapkan terimakasih banyak kepada anaknya karena Bunga selalu mendukungnya "Terimakasih banyak sayang, kamu sangat mengerti mami. Mami bangga dan bahagia memiliki anak seperti kamu, apalagi adanya Ara dalam kehidupan kita. Sangat membuat mami bahagia,"

__ADS_1


"Bunga dan Ara juga bahagia memiliki ibu yang luar biasa seperti mami. Yang selalu mengerti kami anak-anaknya, bagian mami bisa menyayangi dan melindungi Ara seperti anak kandung mami sendiri. Hal itu, tidak semua ibu bisa lakukan, mami memang wanita yang luar biasa. Ibu dan nenek yang luar biasa untuk kami semua,"


__ADS_2