
"Maafkan aku, sungguh aku menyesal!"
Ara sudah tidak perduli lagi dengan semua ucapan Jasson "Sudah terlambat semua penyesalan mu! Kau sudah melukai hati kami semua Jasson terutama Bunga!"
Jasson tidak mengatakan apapun, Ara meminta kepada Jasson untuk tidak membuat masalah "Semua sudah sedih dengan semua ini Jasson! Jadi aku harap kau bisa lebih memahami segalanya. Jangan lagi membuat keributan atau menambah kesedihan tolong jaga perasaan papa mu. Saat ini papa mu sedang sakit, bahkan ia sedang berjuang untuk nyawanya apakah kau tidak memiliki hati nurani untuk perduli dengannya?"
"Aku sangat menyayangi papa ku Ara, mungkin aku bukan pria yang baik namun aku sangat menyayangi mama dan papa ku, apa kau berpikir jika aku tidak menyayangi kedua orang tua ku?" Jasson mengatakan dengan mata yang berkaca-kaca "Jika kau menyayangi ke dua orang tua mu berhenti dong membuat kekacauan! Jangan membuat papa mu sakit!"
"Aku berjanji, aku tidak akan membuat kekacauan lagi. Tapi aku mohon, jangan larang aku mengunjungi papa ku! Aku khawatir dengan papa ku Ara!"
Ara pun merasa tidak enak hati, ia mengangguk "Kau bisa berkunjung menjenguk papa mu. Tapi aku minta jangan lagi mendekati Bunga, jangan mengajaknya bicara. Kau tahu jika Bunga masih terluka dengan semua perbuatan mu apalagi kelakuan wanita simpanan mu itu!"
Jasson tidak lagi menjawab apapun, ia hanya mengangguk. "Aku tidak akan mengusik Bunga walau dia masih menjadi istri ku. Aku berjanji demi kesembuhan papaku,"
__ADS_1
"Dan aku berharap kau bisa memegang ucapan mu!"
Ara pun duduk di ruang tunggu, ia berdoa untuk kesembuhan papanya
********
Salvira masuk ke dalam ruangan, ia pun melihat kondisi besannya yang melemah. Salvira merasa tidak tega, Salvira mendekat ke arah anaknya yang menangis "Sayang, kamu jangan terlalu banyak menangis. Ingat anak yang ada di kandungan kamu!"
Bunga pun mengangguk, memeluk maminya ia tidak bisa membohongi dirinya sendiri jika hatinya merasa gelisah.
"Papa akan kuat demi kamu Dan cucu papa!"
Bunga terisak, mengangguk dan mencium tangan ayah mertuanya "Papa harus cepat sembuh, papa jangan memikirkan hal yang lain-lain!"
__ADS_1
"Nak, apa boleh papa meminta sesuatu kepada mu?"
Bunga bertanya apa yang di inginkan oleh papa mertuanya "Apa pa? Bunga akan melakukan apapun demi papa,"
"Tetap lah menjadi istri Jasson hingga akhir hayat kalian,"
Bunga terdiam, begitu juga dengan Salvira "Papa hanya ingin kamu menjadi istri Jasson hingga akhir hayat. Papa percaya, hanya dengan kamu Jasson akan hidup bahagia. Papa tahu, hanya kamu yang bisa membuat Jasson menjadi lebih baik!"
Bunga terdiam "Pa, boleh kah permintaan yang lain?"
David menggelengkan kepalanya, hanya itu yang ia minta "Papa hanya ingin itu, papa tidak bisa melihat cucu papa tanpa seorang ayah. Dia harus tumbuh dengan orang tua yang lengkap,"
Bunga pun hanya diam, tidak mengatakan apapun
__ADS_1
"Apakah kamu bisa nak? Hanya itu yang papa minta sebelum papa meninggal,"
Bunga menggeleng "Papa, tolong jangan mengatakan hal seperti itu!"