Lihat Aku, Jasson!

Lihat Aku, Jasson!
Lihat Aku, Jasson! Bab 140


__ADS_3

"Justin sayang, tunggu mommy nak! Tolong dengarkan mami dulu,"


Kini Bunga bisa meraih Justin yang hampir terjatuh di taman "Sayang," Bunga langsung memeluk Justin dengan penuh kasih sayang "Sudah mommy katakan kamu jangan berlari sembarangan nak, mommy enggak mau kamu kenapa-kenapa,"


"Justin tidak mau punya adik lagi. Kenapa mami harus hamil?"


Bunga menghela nafasnya dengan kasar "Sayang, dengarkan mommy nak. Bukannya bagus jika Justin memiliki adik? Justin dan Jesslyn akan memiliki adik dan kalian akan bermain bertiga nak,"


"Enggak mau! Justin cuman mau jadi adik kak Jesslyn sendirian aja mommy!"


"Justin!"


Justin menoleh ke arah Gerry yang datang kearahnya, Jesslyn pun turun ke bawah. Gerry langsung memeluk anaknya Justin "Justin sayang, kenapa kamu berlari nak? Kamu enggak kasihan lihat mommy yang mengejar kamu kewalahan seperti ini?"

__ADS_1


"Daddy, justin enggak mau punya adik lagi,"


Tanpa mereka sadari, ada Jasson dan Laras yang kebetulan olahraga pagi di taman itu pun melihat dan mendengar percakapan mereka.


*******


Sebelumya, Laras dan Jasson lari pagi di taman. Sepasang mata Laras menuju ke arah Bunga yang berlari mengejar anak laki-laki


"Jasson, itu Bunga! Dia mengejar siapa?"


*******


"Jasson, ternyata Bunga sudah memiliki anak dari suami barunya dan dia sedang mengandung,"

__ADS_1


Jasson menatap dengan sedih, ia mengenal lelaki itu "Ternyata Bunga menikah dengan pengawal pribadinya sendiri. Terlihat mereka sangat bahagia," ujar Jasson dengan nada sedih, kini Jasson dan Laras pun salah paham


"Nak kamu lihat, bahkan Bunga sudah memiliki keluarga baru. Dia sudah memiliki anak lelaki, dan kamu mendengar ucapan anak lelaki itu. Dia marah dan sedih, karena mau memiliki adik itu tandanya Bunga sedang mengandung. Dan kamu apa? Kamu hanya sendiri, tanpa berkembang apapun, dan sekarang apakah salah jika mama meminta kamu untuk mengambil Jesslyn? Sayang, Bunga tidak akan sedih kehilangan satu anak saja. Bahkan, ia akan tetap memiliki dua anak lainnya, sedangkan kamu?"


Jasson seakan mendengarkan ucapan mamanya "Sayang, ini bukan tentang kesalahan kamu di masa lalu dengan Bunga. Namun ini tentang hak kamu sebagai seorang ayah! Jika Bunga tidak pernah memikirkan perasaan kamu, untuk apa kamu memikirkan perasaannya? Kalian itu hanya lah masa lalu, tapi Jesslyn sampai kapan pun akan menjadi anak kamu. Kamu juga akan selamanya menjadi papa biologis Jesslyn. Kamu harus ingat itu!"


"Ma, sebaiknya kita pulang saja!"


Laras dan Jasson pun pulang dengan perasaan sedih dan kecewa. Di sini, Jasson berusaha untuk memperbaiki diri agar pantas bersama dengan Bunga dan anaknya. Namun nyatanya, Bunga sudah bahagia dengan keluarga barunya.


Jasson kini salah menilai Bunga "Mama sedih melihat kamu sayang, kamu berusaha memperbaiki diri agar pantas bersama Bunga dan anak kamu, namun nyatanya Bunga dengan mudah melupakan dan menggantikan posisi kamu. Lihat anak lelaki itu, usianya tidak jauh beda dengan Jesslyn, itu tandanya setelah kita pergi. Bunga sudah menikah dengan orang lain!"


"Ma, sudah lah! Tolong jangan membuat Jasson merasa semakin sakit, jangan memanas-manasi Jasson lagi ma!"

__ADS_1


"Siapa yang memanas-manasi kamu sayang! Mama mengatakan apa yang sebenernya terjadi. Kamu buka mata kamu lebar-lebar dan lihat kebenarannya dong!"


__ADS_2