
Rania sejenak termenung.Melihat betapa bahagianya hari ini.semua siswa merayakan hari kelulusan.
Tiba-tiba ia di kagetkan oleh suara temannya.
"Hai Ran,ngelamun aja sih."Sapa Sinta.
"Ngagetin aja sih sin."jawab Rania.
Lalu Sinta duduk d samping Rania.
"Lagian ngelamun aja sih.bukanya seneng-seneng.ini hari bahagia kita lho..."protes Sinta.
"Capek sin..."jawab Rania sekenanya.
Sinta melirik Rania sambil berkata,"Oh iya Ran,habis ini beneran kamu mau cari kerja,gak kuliah aja dulu?"
Rania kembali termenung.Sebenarnya ia ingin sekali kuliah sama seperti Sinta.
Tapi dia harus melupakan mimpi itu.Karna dia harus bekerja.Demi membantu orang tuanya.
Agar kedua adiknya bisa sekolah.
Beruntung waktu sekolah Rania masih sering mendapat beasiswa karna dia termasuk anak pintar yang orangtuanya kurang mampu.
Sinta memang jauh lebih beruntung dari Rania.
Sinta terlahir dari keluarga yg bisa di bilang berkecukupan.
Kedua orang tuanya adalah seorang guru PNS.
Meski begitu Rania tak kalah pandai dari Sinta.
__ADS_1
"Ya ampun...di tanya malah bengong."gerutu Sinta sambil menyenggol bahu Rania.
Membuat Rania tersadar dari lamunannya.
"Iyalah sin...kemarin kan aku sudah bilang."jawab Rania.
"Udah yuk kita pulang."sambungnya.
Akhirnya mereka keluar bersama.
Rania berjalan sambil bergumam."Selamat tinggal sekolah,suatu saat aku pasti akan merindukan masa-masa ini."
🌼🌼🌼
Sore harinya Rania,Sinta,dan beberapa teman dekat mereka berkumpul d rumah makan dekat sekolahan.Mereka mengadakan acara makan-makan untuk merayakan kelulusan serta perpisahan mereka.
Karna setelah lulus mereka pasti akan sulit berkumpul kembali.
Beberapa di antaranya akan ada yg kuliah keluar kota.
"Kita juga baru aja kok wi,"Jawab Sinta.
Tak lama setelah itu datang Novi dan anggun.
Mereka berlima memang sering bersama.Baik itu saat di kelas maupun acara di luar kelas.
Walau begitu Rania jauh lebih dekat dengan Sinta.
Lalu mereka memesan menu.
Setelah pesanan mereka datang,mereka makan sambil bercanda dan tertawa.
__ADS_1
"Ran,emang beneran kamu gak lanjut kuliah?"tanya Novi.
"he-em,kayaknya sih gitu..."jawab Rania sambil makan.
"Terus habis ini mau ngapain Ran kalau gak sekolah,nikah gitu?"Canda Anggun.
"Ya elah Ran,nikah.beneran nih?"Sahut Dewi.
"Iya kali,langsung nikah aja sama duda tua yg kaya raya."Sambung sinta.
"Apaan sih kalian ini.ya gak lah..ogah banget nikah sekarang."jawab Rania sambil nyengir.
"Terus rencana mau ngapain?"Cecar Novi.
"Rencana sih pengen cari kerja dulu nov."Kata Rania.
"Mau kerja di mana nih?"Tanya Novi lagi.
"Belum tau juga nih nov,ada info gak?"Rania balik bertanya.
"budhe ku ada sih kemarin bilang sama mamaku,katanya d pabrik tempat budhe bekerja ada lowongan.kali aja ada dari desa yang mau kerja di sana.tapi lumayan jauh Ran,di kota S.emang kamu mau?"tanya Novi dengan nada serius.
"Boleh dong nov.aku mau.tolong tanyain sama budhe kamu ya.pliis..."Mohon Rania.
"Emang boleh sama ortu kamu?soalnya jauh lho Ran.setidaknya kamu harus kost di sana."Tanya Rania memastikan.
"Pasti boleh kok.Nanti aku bilang ortuku deh."Jawab Rania sungguh-sungguh.
"Ok deh nanti aku hubungi kamu lagi."jawab Novi.
"Ok,makasih y Nov.Aku tunggu kabarnya lho..."harap Rania.
__ADS_1
sore itu mereka menghabiskan waktu saling bercanda bersama.Hingga tak terasa hari sudah petang.Mereka memutuskan untuk pulang.
Rania pulang di antar pulang Sinta sampai d depan rumah