Pengagum CEO Tampan

Pengagum CEO Tampan
Perhatian kecil


__ADS_3

Malam ini Rania ngobrol di kamar sama Intan.


Mereka merasa lapar,tapi enggan keluar kamar.


Karna diluar dekat kost sedang banyak cowok nongkrong.


"Rania...laper..."Intan merengek.


"Sama tau..."


"Terus gimana dong..."Intan manyun.


Diam-diam Rania sedang chatingan dengan Dery.


📱Dery:"Lagi ngapain sayang?"


📱Rania:"Lagi gabut nih,di kamar sama Intan."


📱Dery:"Udah makan?"


📱Rania:"Belum."


📱Dery:"Kok belum,gak laper?udah malem lho."


📱Rania:"Laper sih...tapi di deket kost banyak cowok nongkrong.Malu mau kluar cari makan...😁."


📱Dery:"Mau aku jemput?Kita makan di luar."


📱Rania:"Gak usah mas,disini ada Intan.Gak enak sama dia."


📱Dery:"Pengen makan apa?"


📱Rania:"Nasi goreng kayaknya enak nih."


📱Dery:"Ok...kamu di kamar aja ya.Gak usah keluar."


📱Rania:"Mas Dery mau kemana?"


📱Dery:"Udah...tunggu aja deh."


Tak lama kemudian terdengar suara seseorang dari luar kamar.


Tok tok tok...

__ADS_1


"Rania....ada kiriman nih..."


Rania menoleh pada Intan.


"Bukain Tan,"


Intan segera membuka pintu.


"Ada apa?"


"Ini ada kiriman dari Dery."Lusi menyerahkan bungkusan itu pada Intan.


"Dari mas Dery...beneran dari mas Dery,buat siapa?"Intan heran.


"Ya buat kalian lah,Rania sama Intan.Jangan-jangan salah satu dari kalian ada yang di taksir sama mas Dery ya...atau malah udah jadian?"Lusi penasaran.


Sementara Intan,dia bengong di depan kamar.Sambil senyum-senyum sendiri.


"Apa mungkin mas Dery sebenarnya juga ada rasa sama aku."Dalam hati Intan menerka.


Rania segera mendekat pada mereka dan mencoba mengalihkan pembicaraan.


"Ok,makasih ya Lusi..."


Mereka membuka bungkusan itu.


Dan ternyata isinya dua porsi nasi goreng spesial.


"Kok mas Dery bisa tau kalo kita kelaperan ya Ran."


"Ya berarti udah rejeki kita.Dah yuk kita makan.Laper nih..."Rengek Rania.


Mereka berdua makan dengan lahap.


Intan masih tidak menyangka dengan yang barusan terjadi.Sedang Rania,ia kembali membuka hp nya.


📱Dery."Aku titipin makan sama salah satu anak kost tadi."


📱Rania."Udah Sampek mas.Makasih ya...jadi ngrepotin mas Dery."


📱Dery."Gak papa,buat tuan putri apapun kulakukan.😊


📱Rania."Makin lama makin pinter gombal ya..."

__ADS_1


📱Dery."🤣🤣🤣 ya udah cepetan di makan.Keburu dingin gak enak.


📱Rania."Siap pak dosen..."


Dery tersenyum.Ia jadi terbayang wajah cantik Rania.Setelah cukup lama Dery duduk di teras,ia berniat masuk kamar.


Saat melewati ruang tamu,kakak Dery memanggil.


"Dery,mbak mau ngomong sama kamu sebentar.Duduk sini dulu!"Ucap Desy.kakak Dery satu-satunya.


"Ada apa sih mbak,Dery ngantuk."Meski begitu Dery mendekat dan duduk di sebelah mbak Desy.


"Mbak denger,katanya kamu sering dateng ke kost cewek yang Deket sawah ya.Ada yang kamu taksir?"Tanyanya.


"Apaan sih mbak...denger dari siapa?"Dery berusaha mengelak.


"Gak penting mbak denger dari siapa.Kamu tinggal jawab iya atau tidak."


"Apa sih mbak..."


"Terserah kamu ya Dery,yang jelas kamu harus ingat.Kamu harus bisa melihat mana yang baik dan yang buruk buat kamu.Jangan Sampek kamu hanya di manfaatkan,apalagi hanya anak kost!"Desy bicara panjang lebar.


"Mbak,gak semua anak kost begitu."


"Gak begitu apanya,itu kenyataannya Dery.


Dan gak seharusnya kamu bergaul sama mereka.


Harusnya kamu bergaul sama orang yang sepadan.Seorang dosen juga,atau guru,atau dokter."


"Udah ya mbak,Dery ngantuk."Dery berlalu begitu saja.


Desy sangat geram melihat sikap Dery.


Desy mau,Dery menikah dengan orang yang sepadan dengan mereka.Karna Dery anak laki-laki satu-satunya.Yang mana nanti bisa membanggakan keluarganya.


Dery pun tak jauh beda.Ia bosan mendengar kata-kata yang selau mbak Desy ucapkan padanya.Seolah Dery adalah anak kecil.Yang masih harus terus di ingatkan.Dan selalu memberi batas pergaulan.Bahwa hanya yang sepadan yang akan mengangkat harga diri keluarga.


Dery merebahkan tubuhnya yang letih.


Perlahan ia mulai memejamkan mata.


Dan tak lama setelahnya,ia pun tertidur.

__ADS_1


__ADS_2