
Hari berganti hari.bulanpun berganti.
Dua bulan Rania bekerja di pabrik garment di kota S.
Hari ini tiba-tiba Rania di panggil pak Anton.
"Rania,mulai sekarang kamu bekerja di sini ya.Menggantikan asistan supervisor yang mengundurkan diri."Kata pak Anton.
"Ini maksudnya gimana ya pak?maaf,tapi kenapa saya pak.sedangkan saya tidak berpendidikan tinggi."Tanya Rania bingung.karna setahu Rania yang menjadi asistan supervisor kemarin adalah lulusan kuliah.
"Maksud saya,saya hanya lulusan SMA."Lanjut Rania.
"Gak apa-apa.Saya melihat dari kinerja kamu.Meski kamu pekerja baru tapi kamu bekerja dengan baik."Kata pak Anton.
"Em...baiklah Pak."Rania mengiyakan meski masih sedikit ragu.
Meski begitu Rania akan berusaha untuk bekerja dengan maksimal.
Mulai saat itu Rania bekerja sebagai asistan pak Anton di bagian finishing.
Pekerjaannya mencakup dalam hal mengurus absen setiap karyawan bagian finishing.
Juga menyiapkan perlengkapan untuk bagian aksesoris packing,serta memantau kegiatan akhir produksi supaya memaksimalkan pengiriman barang.
__ADS_1
Dari pengangkatan itu Rania banyak dapat ejekan dari para senior yang bekerja di bagian finishing.
Banyak dari mereka yang iri,ada juga yang meragukan kinerja Rania.
Karna selain Rania orang baru,ia juga hanya lulusan SMA.
Dari situ Rania justru berjanji dalam hati.
Ia akan menjalankan tugas itu dengan baik dan akan membuktikan pada semua orang bahwa ia bisa.Beruntung pak Anton termasuk orang yang baik.Pak Anton selalu membantu tugas yang Rania yang sekiranya Rania belum paham.
🌼🌼🌼
Sementara itu di tempat yang berbeda,seorang Aryabima Adiyasa.
Karna alasan pak Broto sudah waktunya purna tugas.Sebenarnya Arya sudah menolak itu berkali-kali.Ia tidak ingin pergi dari pusat kota ke pinggiran kota yang sudah pasti akan sangat membosankan baginya.
Selain itu ia juga tidak rela jauh dari kekasih hatinya.
Pagi ini pria berhidung mancung dan berkulit bersih itu enggan untuk beranjak dari tempat tidurnya.Sebelum keberangkatannya ke kota S ia berencana untuk bertemu dulu dengan Sesil.
Kekasih tercintanya yang sudah berpacaran selama 3 tahun ini.
Tiba -tiba Arya di kagetkan suara ponselnya.
__ADS_1
Dengan malas ia mengangkat telpon."Halo..."
"Sayang...nanti jadi kesini jam berapa?"Suara dari seorang gadis di seberang sana.
Sambil berfikir ia menjawab."emm...mungkin 1 jam lagi sayang."
"Ok deh...aku tunggu di rumah ya..."jawabnya.
Tanpa berkata lagi Arya memutuskan panggilan.Kemudian ia beranjak ke kamar mandi.Selesai mandi ia mendengar suara pintu di ketuk.
"Masuk."Arya berkata tanpa melihat ke arah pintu.Pintu di buka dan Mamanya Arya masuk lalu duduk di samping Arya yang sedang menyisir rambutnya.
Arya adalah seorang lelaki yang perfeksionis.
Dalam berpenampilan ia harus rapi dan bersih.
Ia akan mengganti bajunya jika ia melihat ada noda sedikit saja,sekalipun ia baru ganti baju.
"Sudah ganteng anak mama.Padahal berangkat pindahan masih nanti sore.Mau kemana nih anak mama?"Tanya mama Anita.
Mau keluar sebentar,kumpul sama temen-temen mah."jawab Arya.
Mama Anita diam sambil memperhatikan anak semata wayangnya.Ia sudah tau,pasti Arya akan keluar menemui Sesil.gadis cantik kekasih Arya.Mama Anita tidak bisa melarang Arya dengan keras.Karna mama Anita tau Arya sudah besar.Namun harapan mama Anita,dengan pindahnya Arya ke kota S akan memberikan jarak antara Arya dan Sesil.
__ADS_1