Penyesalan CEO Lumpuh

Penyesalan CEO Lumpuh
Menemui Kembaran


__ADS_3

Keesokan harinya, Jingga dan juga David sudah dipastikan untuk menjalani hukuman di hari pertama di penjara selama 16 tahun, atas tuduhan pembunuhan berencana.


Tentu hal itu membuat dunia terkejut dan juga tidak percaya, dengan kembalinya Soraya ke dunia entertainment menjadi seorang model terkenal. Arsakha selalu mendukung apapu yang Soraya inginkan, apa lagi ini tentang karirnya.


"Apa kau ingin berkenalan dengan perusahaan GT ENTERTAINMENT? mereka bergerak di bidang dunia hiburan, kau bisa langsung ke sana sebagai model Soraya. Aku akan memperkenalkanmu pada CEO nya, kebetulan aku dan dengan CEO GT itu ada seorang teman dekat. jadi kau tidak usah pusing mencari agensi lagi, yang penting kau bisa kembali mengejar karirmu" ucap jelas Arsakha


"Tidak terima kasih, aku sekarang berusaha sebisaku dan aku akan kembali kepada Soraya yang dulu lagi." ucapan Soraya membuat Arsakha kebingungan.


"Kembali seperti dirimu yang dulu lagi? Apa kau akan pergi kembali?" tanya Sakha penuh kebingungan.


"Aku tidak akan seperti itu, maksudku adalah aku akan kembali seperti dulu disaat aku berhasil dengan usahaku sendiri" ucap Soraya yang cengengesan.


Arsakha menghela nafasnya dalam-dalam. "Aku kira kamu akan kabur lagi Soraya" timpal Sakha, dengan sepenuh hati ia merangkul istrinya dan berjalan keluar dari apartemennya itu.


Mereka berdua sampai di ruang lobby, dan mereka disambut oleh beberapa bodyguard yang telah mengabdi kepada Arskha. Dan juga dibawa sana, ada Nico dan juga Adam yang sudah menunggu kedatangan mereka.


Mereka bertiga akrab, ketika pria itu pun sama-sama berpelukan seperti layaknya sahabat lama. Soraya yang diam hanya bisa melihat sang suaminya berpelukan dengan suami teman-temannya.


"Selamat Arsakha, atas berhasilnya kasus istrimu yang sudah beres" ucap Adam yang memberinya selamat pada Arsakha.


"Terima kasih Adam, ini juga berkat kau dan juga Nico, kalian berdua yang telah membantu ku selama ini" timpal Sakha


"Apa maksudmu? Aku hanya membantu yang kecil-kecil saja, selebihnya itu adalah kau dan juga Soraya" sahut Nico yang enggan untuk memamerkan kehebatannya.


"Sudah cepat, ayo kita pergi" sambung Nico.


"Lalu bagaimana dengan istrimu Sakha?" tanya Adam.

__ADS_1


"Dia akan ke kantor polisi sebentar untuk melihat kembarannya, sebelum kami meninggalkan negara lain kami akan berjalan-jalan terlebih dahulu saat akan pulang nanti. Kalian duluan saja jika ingin pulang, atau ingin pulang bersama kami?" tanya Arsakha pada dua pria dewasa itu.


"Dasar bodoh, kami baru saya datang dari indonesia ke London ini. Dan tiba-tiba kau ingin pulang! Dari tadi aku seharusnya membawa istri dan keluargaku!" timpal Nico yang dibuat kesal.


"Aku kira kau bersamanya Naora dan juga jagoan kecilmu" sahut Sakha.


Adam terdiam, sambil melihat tingkah konyol kedua sahabatnya itu. Akhirnya trio somplak yang dijuluki HBD ini handsome but dangerous kembali menemukan jati dirinya yang telah hilang. Mereka kembali bersama dan juga menyatu setelah sekian lama pecah dan lenggang. Akibat ulah Arsakha yang tidak bisa dimaafka, tetapi mereka sekarang telah mengeratkan kembali persahabatan mereka yang telah renggang itu.


"Soraya, apa kau mau ikut denganku?" tanya Sakha pada istrinya itu.


"Ke mana?" tanya kembali Soraya


"Ke perusahaan cabang untuk melihat sekitar, dan nanti pulangnya kita akan pergi jalan-jalan ke sekitaran ibukota London." ucap Sakha yang menjelaskannya kepada Soraya.


Soraya mengangguk pelan, "Aku sudah mengatakannya padamu untuk bertemu Jingga sebentar. Kau pergilah bersama teman-temanmu Sakha, aku akan baik-baik saja, kau percaya itu kan?" jawab soraya meyakinkan pada Arsakha yang sepertinya takut.


"Itu benar, sangat rawan baginya keluar seorang diri. Ia harus di kawal bodyguard" timpal Niko.


"Kalian benar, sebaiknya Soraya dikawal dengan bodyguard. Kalian kemarilah" ucap Arsakha sambil menjentikkan ke dua jari tangannya.


"Kami tuan" sahut diantara mereka.


"Kalian kawal dan juga diikuti kemanapun dia pergi, jangan sampai ada yang terluka darinya apalagi Soraya hilang. Aku mempercayai kalian sepenuhnya." ucao Sakha


"Baik Tuan kami akan Nona muda dengan sebisa kami " ucap salah satu pengawal itu


" Sakha, ayo kita juga harus pergi" ajak Niko dan Adam pun mengaguminya.

__ADS_1


Arsaka melihat dan berpesan kepada Soraya. "Aku akan pergi, kau berhati-hatilah jangan sampai ada orang yang melukaimu. Jika ada orang yang mulai kau curigai sebaiknya kau telepon aku atau minta para pengawal itu berada di sisimu. Apa kau mengerti Soraya?" tanya Sakha pada Soraya sambil nunggu mengelus pelan rambut Soraya.


"Aku mengerti Sakha, aku hanya sebentar ingin pergi menemui kembaranku. Nanti saja kita bicaranya ya, daaah" pamit Soraya yang Melambaikan kedua tangannya.


Ia pergi bersama ketiga bodyguard-nya itu, dikabarkannya Jingga akan segera dipindah tempatkan ke negaranya untuk dihukum karena mereka tidak tahu dengan skandal persoalan ini awalnya begitupun juga dengan Soraya yang ingin mengatakan pada Jingga.


Terus terang kenapa ia tega melakukan ini pada Soraya, apakah ucapan Soraya pada Jingga kala itu mungkin sedikit membuat jengkel dan membuat kesal pada Soraya. Saat Soraya memutuskan untuk menjadi model namun jingga melarangnya, karena ia meninggalkan komunitasnya.


Pergilah ketiga pria dewasa itu dan juga Soraya yang segera pergi ke kantor polisi, tak perlu lama Soraya telah tiba dan ia akan setia menunggu gilirannya untuk bertemu dengan Jingga. Namun tidak dengan David, karena Soraya tidak pernah mengenal siapa itu David .


"Nyonya muda" sahut pengawalnya itu.


Soraya menoleh. "Kenapa?" tanya Soraya penuh kebingungan.


"Sebaiknya Nyonya menjaga jarak dengan orang yang bernama Jingga itu, aku takut jika Nona Jingga memiliki kelainan pada kesehatan dan jiga kejiwaannya" ucap sang pengawal


" Tidak apa-apa, aku percaya pada Jingga dia tidak akan pernah melukaiku" ucap Soraya yang meyakinkan kedua pengawalnya tersebut.


Satu pengawalnya lagi berjaga di parkiran untuk memastikan mobil mereka tetap aman, dan kedua yang lainnya ikut bersama Soraya. Setelah mengatur dengan Polisi, akhirnya Soraya pun diminta untuk menunggu sekitar 10 menit karena polisi untuk memanggil Jingga keluar.


10 menit berlalu dan akhirnya Jingga pun keluar mata mereka saling berhadapan ketika dua garis kembali itu sekarang sudah menjadi dua wanita kembar.


" Sudah lama tidak bertemu denganmu lagi kembaranku" ucap Jingga yang tersenyum licik pada Soraya


"Aku merindukanmu Apa kau tidak merindukanku Soraya?" Sambung kembali Jingga.


Soraya pun tertawa kecil mendengar pernyataan dari Jingga. "Rindu? aku tidak merindukan orang penghianat sepertimu Jingga! karena dari awal Kaulah penjahat yang ada di ceritaku!"

__ADS_1


__ADS_2