
Menjadi orang tua baru bukanlah hal yang mudah untuk Reza dan Silvi. Baby Arion memang jarang rewel, tapi dia sering terbangun ketika malam tiba seperti bayi pada umumnya. Satu bulan terakhir ini jam tidur Reza dan Silvi berantakan.
Dan malam ini, sudah kedua kalinya Silvi dan Reza bangun. Putra mereka merengek minta susu. Baby Arion sampai tidak dipindahkan ke box tempat tidurnya, melainkan tidur bersama daddy dan mommy-nya. Reza mengelus kaki jagoan kecilnya yang mulai terlelap lagi setelah minum susu. Silvi sudah tidur duluan.
"Semoga mimpi indah, cintaku!" Reza mengecup Silvi dan putranya. Lalu ia juga tidur.
Mereka bertiga tidur di tempat tidur yang sama dan saling berdekatan satu sama lain. Hingga 3 jam kemudian, Baby Arion menangis. Reza langsung terbangun. Jam digital di atas nakas menunjukkan pukul 4 pagi.
"What's up, boss?" Reza berkomunikasi dengan putranya.
Reza mengecek popok Baby Arion.
"Tidak mengompol, tidak poop...Emm, kamu lapar lagi ya, bos? Cup cup...." Reza mengambil stok ASI di lemari es kecil yang memang disediakan di kamarnya.
Ia menggendong Baby Arion dan membawanya keluar kamar, dihangatkannya ASI tadi dengan suhu tertentu. Baru kemudian Reza mengajak Baby Arion duduk di ruang tengah.
"Kita selesaikan masalah kita sendiri ya, bos! Jangan ganggu mommy-mu yang sedang beristirahat," seolah mengerti apa hang dikatakan daddy-nya, Baby Arion menatap Reza.
Reza memberikan ASI kepada putra kecilnya.
"Woooo... Santai, bos! Kamu rakus sekali, pantas saja mommy kewalahan!" cicit Reza saat menyaksikan putranya menyedot ASI dari botol dengan kuat.
Baby Arion memang jarang rewel. Sekalinya menangis pasti karena lapar, mengompol, atau buang air besar saja. Selebihnya putranya itu menghabiskan waktunya untuk tidur. Selain doyan tidur, Baby Arion juga doyan minum ASI ya, sampai mabuk wkwkwk.
"Mulai dari sekarang, kita tidak boleh merepotkan mommy, okay? Kita harus jadi jagoan mommy, kasihan mommy dari pagi selalu sibuk mengurus kita," ucap Reza pada putranya.
Dengan sabar Reza memberikan ASI pada putranya hingga habis tak tersisa, dan ternyata hanya butuh waktu sebentar untuk Baby Arion menghabiskannya. Reza tertawa sendiri, sekarang jagoannya kenyang. Selanjutnya Reza melakukan tugas penting lainnya. Ia gendong Baby Arion dan ia tempelkan ke dadanya sambil ia tepuk pelan punggung Baby Arion. Hingga, suara sendawa keras keluar dari mulut putra kecilnya.
"Wah wah.... Kecil-kecil boleh juga sendawamu, bos?" Reza terkikik.
Perlahan tapi pasti, Baby Arion kembali terlelap dengan posisi berbaring telungkup di atas dada Reza. Melihat putranya yang telah lelap, kedua mata Reza ikut mengantuk. Dan tidurlah mereka berdua di sofa ruang tengah.
Matahari belum menampakkan diri, baru cahayanya yang berwarna oranye menghiasi langit biru pagi ini.
"Arion?"
Silvi meraba ranjang, seketika ia membuka kedua matanya. Putranya tidak ada di sana.
"Arion.... Honey...." ia juga melihat Reza tidak ada di ranjang.
Dilihatnya jam di nakas, pukul 6 pagi. Kemana Arion dan suaminya sepagi ini? Silvi keluar dari kamar. Pertama dia mencari kedua cintanya ke kamar Arion. Kosong, ternyata tidak ada orang di sana. Kemudian saat melintasi lorong penghubung ke ruang tengah, sayup-sayup Silvi mendengar suara televisi. Langsung saja Silvi menuju ruang tengah.
"Di sini rupanya," hati Silvi menjadi tenang dan damai saat kedua pria yang ia cintai tengah tertidur lelap di sofa.
Silvi kembali lagi ke kamar. Diambilnya selimut dan dibawa ke ruang tengah. Ia pasangkan selimut itu untuk menutupi suami dan putranya. Ia cium masing-masing kening Arion dan Reza.
Pasti putra kecilnya bangun lagi semalam, dan suaminya sengaja tidak membangunkannya dan mengurus putra mereka. Silvi merasa sangat beruntung mempunyai suami seperti Reza. Mereka selalu menghadapi dan mengatasi segala hal berdua. Sebagai daddy baru juga, suaminya menjalankan tugasnya dengan baik dan selalu mengambil bagian dalam mengurus putra mereka.
...**************...
Tidak hanya pasangan Reza dan Silvi yang mempunyai tanggung jawab dan kegiatan baru. Pasangan calon daddy dan mommy dari 3 bayi kembar ini juga menghadapi hal yang sama. Pagi ini, pagi-pagi sekali Mei membangunkan Zack. Padahal biasanya Zack bangun pukul 7.
Saat ini Zack masih bersandar di kepala ranjang, untuk mengumpulkan nyawa. Di sampingnya, Mei terus-terusan mengomel.
"Ayo bangun, Zack! Bangun sekarang! Aku ingin makan kentang goreng saos strawberry sekarang!" seru Mei.
__ADS_1
"Hmm,"
"Zack, bangunn! Ini keinginan anak-anak kamu juga ih!"
"Hmm," kedua mata Zack masih sedikit terpejam.
"Kamu denger enggak sih? Kalau kamu emang nggak mau beliin, aku minggat aja dari rumah!" Mei turun dari ranjang.
"Hah? Jangan!" Zack langsung beranjak dari ranjangnya.
"Makanya cepet beliin!"
"Beli apa, sayang?"
"Tuh, dari tadi emang kamu nggak dengerin aku, kan? Terus-terusin aja," Mei emosi.
Zack hampir mewek, maklum ia jadi mellow sekarang. Melihat Mei marah dengannya, ia jadi kacau.
"Jangan marah, sayang! Iya iya, aku minta maaf, aku ngantuk banget tadi! Kamu pengen apa, aku belikan sekarang juga!" ucap Zack.
"Ya udah, aku maafin. Sekarang belikan aku kentang goreng saos strawberry!"
Zack melongo.
"Kentang goreng saus strawberry? Mana ada yang jualan menu aneh seperti itu, sayang?" ucapnya.
"Aku pengen banget, kayaknya gurih-gurih seger. Ditambah nugget ayam isi coklat lumer......Ummm🤤🤤" Mei membayangkannya.
"Nugget ayam isi coklat lumer?" pekik Zack.
"Kenapa masih diam di sini?" tanya Mei.
"Iya iya..."
Zack bergegas memakai kaos dan mengambil kunci mobilnya. Mei memantau dari jendela kamarnya. Saat mobil Zack benar-benar berangkat mencari kentang goreng dan nugget untuknya, ia baru bisa tenang.
Ting,
Notifikasi ponselnya mengalihkan dunianya, apalagi ternyata notif chat masuk di grub.
Istri Squad
Aryn: Pagi-pagi gini suami kamu mau kemana, Mei? Baru aja suamiku liat mobil dia lewat depan rumah, terus aku disuruh tanya sama kamu
Mei: Aku ngidam pengen kentang goreng sama nugget, jadi aku bangunin dia terus suruh beliin😁
Aryn: Owalah....Pantas aja, kata Dave ilernya belum dilap tadi wkwk....
Mei: Eh, masa? Nggak apa-apa deh, biar kelihatan perjuangannya demi bumil😅😅
Aryn: Terserah Mei, terserah🤣
Mei: Sepi banget deh perasaan, pada kemana nih emak-emak?
Aryn: Lagi ngupas bawang di dapur wkwk...
__ADS_1
Mei: Lagi ngupas pisang di kamar kali🤣🤣
Aryn: 🙊🙊🙊
(5 menit kemudian)
Silvi: Ada apa ini? Aku males manjat chat kalian😉
Aryn: Mei pagi-pagi ngidam kentang goreng sama nugget
Silvi: Lah, cuma kentang goreng sama nugget? Kalau mau ngidam yang totalitas dong
Aryn: 🤣🤣🤣🤣🤣
Naina: Kamu hamil 3 bayi loh, Mei! Ngidam Lambo gitu apa Ferrari🤣
Mei: Niatnya mau gitu, tapi gimana lagi pengennya kentang goreng saus strawberry sama nugget ayam isi coklat lumer🤤🤤🤤
Naina: 😅😅😅😅
Aryn: Kirain cuma kentang sama nugget biasa
Silvi: Lumayan untuk ngidam pertama
Mei: 😂😂😂😂😂
Aryn: Nanti kumpul nggak moms? Atau mau ikut suami ke resort?
Naina: Aku kemana aja oke sih
Mei: Kumpul aja di bawah pohon alpukat seperti biasa, ajak anak kamu juga, Sil!
Naina: Biar tahu markas emaknya wkwk
Silvi: Wokey 😂😂
(3 menit kemudian)
Angel: Dasar emak-emak, taunya cuma bawang sama pisang😂 Abis mandiin Kelyn ini, kalian bukannya bantuin suami sama anak siap-siap ke kantor malah ngrumpi online
Aryn: Ini nih, kebanyakan pisang beneran🤣🤣
Mei: Hari ini bukannya libur ya?🤣🤣
Naina: Terlalu rajin nih emak-emak, aku aja baru bangun🤣🤣🤣
Angel: Aduhhh... Mana Kelyn sama Sam tadi aku bangunin paksa aku ganggu pakai tutup panci segala, pasti ngambek deh abis ini😣😣😣
Silvi: Pengen ketawa takut dosa
Aryn: Kalau aku udah ngakak sih🤣🤣
...................
Jangan lupa like, vote, dan tinggalkan komentar sesuka kalian ya!
__ADS_1