
Riuh krasak-krusuk memenuhi volume seluruh ruangan. Seorang gadis yang ditarik temannya, yang tak lain adalah Zahra, menatap bengong Aula yang luasnya setengah dari luas Aula Utama ini.
Menoleh pada sang teman, lalu mengangkat alisnya bertanya lewat isyarat mata.
"Apa kamu lupa, kalau kita kajian rutinan?" Ucap sang teman
"Hah? KANTIN?" tanya Zahra memastikan
"Iya loh.. KAjiaN ruTIN yang setiap tiga kali seminggu. Kamu lupa?"
"Iyaa tau, tapi kok di sini. Bukannya biasanya di Masjid ya?"
"Aduhh.. pikiran kamu kemana sih Zahra. Kan kemaren udah di umumin sama Mbak kepala Asrama"
"Hooo.. jadi kemarin pengumuman itu tentang ini?" Tanya Zahra lagi
"Iya.. memangnya kamu kemana saat pengumuman?"
"Ya.. di Asrama"
"Trus kok ga tau?"
"Karena aku lagi fokus buat tugas yang di kasih Ustadzah, sama buru hafalan juga.. jadi ga denger apapun dari luar"
Naya yang mendengar itu hanya menggelengkan kepalanya. Pasalnya selama sebulan dekat dengan Zahra membuat ia paham kebiasaan Zahra yang suka numpuk tugas. Jika deadline nya masih lama, ia akan menumpuknya hingga di susul tugas lain. Membuat ia sering kewalahan saat mengerjakan semua tugas tersebut di satu waktu.
"Tapi.. kenapa di pindahin ke Aula ini?"
"Hufftt... Ra..Ra.. jadi gini, Karena pemateri nya itu di undang dari luar Zahra. Pemateri kita kali ini spesial, dengan tema yang spesial juga.."
"Emang tema nya apa?"
"Hm.. ada deh.."
"Apa Nay???"
"Nanti juga tau"
"Naya!"
"Hihihihi"
"Iiihh... Kamu tuh ya.. bi-"
"Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh. Mohon perhatiannya"
Suara audio menghentikan seluruh aktifitas di Aula tersebut. Yang tadinya mereka berisik berebut tempat duduk kini terdiam dan langsung duduk menghadap depan.
Mendengarkan dan mengikuti rangkaian demi rangkaian acara yang di pandu oleh moderator, hingga sampai pada cara inti, yaitu penyampaian materi oleh pemateri.
__ADS_1
"Baik, karena semua sudah hadir, pemateri kita hari ini Ustadzah Putri juga sudah berada di tengah-tengah kita. Bismillaahirrahmaanirrahiim. Acaranya kita mulai yah. Kepada Ustadzah Putri kami persilahkan"
"Syukron Katsiir, kepada Ukhty fillah moderator yang telah mempersilahkan ana untuk menyampaikan secuil pesan ini. Tayyib, Bismillaahirrahmaanirrahiim.. Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh"
"Wa'alaikumussalam warahmatullahi wabarakatuh"jawab seluruh santri menggema
"الْحَمْدَ ِللهِ نَحْمَدُهُ وَنَسْتَعِيْنُهُ وَنَسْتَغْفِرُهُ وَنَعُوْذُ بِاللهِ مِنْ شُرُوْرِ أَنْفُسِنَا وَسَيّئَاتِ أَعْمَالِنَا مَنْ يَهْدِهِ اللهُ فَلاَ مُضِلّ لَهُ وَمَنْ يُضْلِلْ فَلاَ هَادِيَ لَهُ
أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلهَ إِلاّ اللهُ وَأَشْهَدُ أَنّ مُحَمّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ
اَللهُمّ صَلّ وَسَلّمْ عَلى مُحَمّدٍ وَعَلى آلِهِ وِأَصْحَابِهِ وَمَنْ تَبِعَهُمْ بِإِحْسَانٍ إِلَى يَوْمِ الدّيْن، أَمَّا بَعْدُ
Sebagai hamba Allah yang beriman marilah kita panjatkan puji dan syukur ke hadirat Allah SWT yang telah memberikan kekuatan kesehatan lahir dan batin kepada kita semua, sehingga kita dapat berkumpul di tempat ini dalam rangka menghambakan diri kepada Allah SWT.
Shalawat dan salam tidak lupa kita kirimkan kepada junjungan kita nabi Allah Muhammad SAW yang telah mengantarkan umat manusia dari peradaban hidup yang jahiliyah menuju pada peradaban hidup yang modern,,,, yg penuh dengan kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi seperti yang kita rasakan pada saat ini. Semoga kita semua termasuk hambanya yang taat, yang berhak mendapatkan syafaatnya di hari akhir kelak"
"Tayyib, sesuai dengan tema kita pada hari ini yaitu, SUDAH BENARKAH HIJRAH KU?"
" Sebelumnya ana ingin bertanya apa itu hijrah?" Tanya Ustadzah Putri
" Berpindah Ustadzah " seru seorang santriwati di belakang
"Berpindah apa to mbak? Berpindah yang bagaimana?" Tanya Ustadzah Putri lagi
"Emm..berpindah dari suatu tempat ke tempat yang baru dengan tujuan memperbaiki diri Ustadzah" jawab nya kembali
"Ooo..." Sahut mereka
"Kilas balik sejarah, hijrah adalah kegiatan perpindahan yang dilakukan oleh Nabi Muhammad SAW bersama para sahabat beliau dari Makkah ke Madinah, dengan tujuan mempertahankan dan menegakkan risalah Allah, berupa akidah dan syariat Islam"
"Jadi begitu ya.. arti Hijrah itu adalah seperti itu. Memang ia berpindah, tapi berpindah meninggalkan sesuatu keburukan menuju jalan kebajikan"
"Na'am Ustadzah" seru mereka
"Hasanan (baik). Dalam Hadist Riwayat Bukhari : 52, di katakan bahwa 'Semua perbuatan tergantung niatnya, dan (balasan) bagi tiap-tiap orang (tergantung) apa yang diniatkan; barangsiapa niat hijrahnya karena Allah dan Rasul-Nya, maka hijrahnya adalah kepada Allah dan Rasul-Nya. Barangsiapa niat hijrahnya karena dunia yang ingin digapainya atau karena seorang perempuan yang ingin dinikahinya, maka hijrahnya adalah kepada apa dia diniatkan'
Ketika kita menutuskan ingin melakukan sesuatu, tentu karena ada niat yang datang mendahuluinya. Begitu juga dengan kita, ketika memutuskan untuk berhijrah. Berarti kita ingin berubah karena ada niat dan tujuan yang mendasarinya sehingga kita ingin melakukannya, bukan begitu?"
"Shahih ( benar) Ustadzah"
" Alhamdulillah... Nah, mungkin disini sudah tidak asing lagi ya dengan yang namanya Ta'aruf, atau masih ada yang tidak mengenal ta'aruf?"
"La ( tidak). Ustadzah"
"Nah, Ta'aruf di zaman sekarang bukan hal yang baru lagi, bahkan sudah banyak di gunakan orang orang sebagai metode mencari pendamping hidup. Karena jika tidak berkenalan tidak akan menikah, iya kan? Jika tak kenal maka tak sayang, jika tak sayang maka tak cinta, jika tak cinta maka tak?? "
"Tak menikah.."
"Iya.. betull.. tak menikah. Memang ini adalah sesuatu yang baik, mencari psangan hidup dengan cara yang halal bukan dengan cara yang haram, tidak dengan zina atau dengan kata lain Pacaran! Siapa yang pacaran, putuskan sekarang. Pikirkan Umi dan Abi yang kepanasan di rumah, belum lagi harus menanggung dosa yang antunna alirkan selama anti berpacaran. Dimana bakti kita jika kita melakukannya. Jadi.. jangan ada yang mencoba mendekati zina karena sesungguhnya itu merupakan perbuatan yang keji"
__ADS_1
"Ada yang bisa baca ayat nya, ana yakin semua sudah tau itu. Ayo siapa yang mampu memperdengarkan Q.S Al-Isra' pada kita semua, shalihah"
"Ana Ustadzah" seorang santri yang duduk di dekat Jendela berdiri dan menerima mic dan membacakan ayat tersebut setelah berta'awudz dan membaca basmalah
وَلَا تَقْرَبُوا الزِّنٰىٓ اِنَّهٗ كَانَ فَاحِشَةً ۗوَسَاۤءَ سَبِيْلًا
Artinya : Dan janganlah kamu mendekati zina; (zina) itu sungguh suatu perbuatan keji, dan suatu jalan yang buruk.
"شدق الله العظيم"
"MasyaaAllah.. sudah jelas kan? Kembali kepada ta'aruf. Sungguh miris mereka berharap namun tanpa tindakan dan bukti nyata. Banyak para akhy ataupun ukhty berbondong-bondong memperbaiki diri. Agar kelak mendapatkan jodoh sesuai keinginannya. Tidak salah jika kita berharap mendapatkan pasangan yang shaleh dan shalehah, tetapi niat jangan sampai salah arah"
"Shalihah... Sudah benarkah dirimu memperbaiki diri karena Allah? Atau hanya semata-mata mendapatkan jodoh yang baik?
Oke kalau antunna bilang, 'ana hijrah karena Allah'. Tetapi, yang perlu antunna tahu shalihah. Ana tidak menyalahkan menikah diusia dini. Hanya saja, pikirkan secara matang sebab nikah tidak semudah bersama yang penting bahagia dan saling membimbing"
Semua terdiam, ucapan yang sangat menusuk hati mereka. Beristighfar berkali-kali karena merasa tersindir.
Tak lain dengan Zahra pun juga begitu, matanya mengembun. Ia menyadari kesalahannya, diri tertampar, jantungnya terhuyung di ajak naik roller coaster. Sangat menusuk!
"Hijrah Lah bermulai dari saling mencari teman yang shaleh dan shalehah. Meminta petunjuk agar hijrah bukan semata-mata karena makhluk, tetapi karena Allah SWT. Semoga kita salah satu orang yang beruntung, termasuk kedalam hijrah karena Allah SWT. Dan menjadi hamba yang beriman dan bertaqwa. Aamiin yaa rabbal 'alamin"
"Mungkin Demikian yang dapat ana sampaikan pada kesempatan ini, semoga dapat bermanfaat bagi kita semua .
Lebih dan kurangnya mohon dimaafkan, yang benar datangnya dari Allah SWT Yang Maha Benar, dan yang salah, khilaf, atau keliru itu datangnya dari ana pribadi sebagai manusia biasa yang tidak pernah luput dari salah, khilaf dan dosa.Semoga bermanfaat untuk kita semua. Aamiin ya Rabb
Akhirul kalam,
Subhaanaka Allaahumma wabihamdika asyhadu an laa-ilaaha illaa Anta astaghfiruka wa-atuubu ilaik.
Wallahul muwaffiq ila aqwamithaaryq,,,
Wassalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh"
"Wa'alaikumussalam warahmatullahi wabarakatuh" jawab mereka serentak saat Ustadzah Putri menutup kajiannya
***
Zahra menendang kerikil kecil yang menghalangi jalannya, matanya menunduk menatap nanar jalanan yang di laluinya.
Hatinya bergejolak, tidak enak, dan dadanya sangat sesak. Sungguh ini sangat menamparnya bangun dari alam mimpi senyenyak-nyenyaknya.
Hingga ia kembali sampai di kamar Asramanya bersama Naya, ia duduk di dekat jendela. Menatap kosong pada pemandangan luar jendela yang memperlihatkan kegiatan adik-adik santri.
FLASHBACK OFF
***
"hiks.. ya Allah.. ampuni aku" isak tangis Zahra menutup wajahnya dengan kedua tangannya.
__ADS_1