
***
Setelah kepergian Buya Firman dan Umi Alya, Zahwa langsung pergi mengambil alat-alat kebersihan nya.
Ia membawa ember, kain pel, sapu, serok juga tong sampahnya.
Saat ia melewati dapur dan ruang belakang banyak yang menatap ya sinis dan berbisik membicarakan tentang dirinya.
"Ada hubungan apa sih tuh si mbak Zahwa sama keluarga ndalem?" Ucap si julid 1
"Tidak tau tuh, perasaan selalu nempel sama Umi Alya" sahut si julid 2
"Iya bener. Jangan-jangan mau cari muka ya cihh...mana cocok dia jadi keluarga ndalem. Mimpi kali Mbak Zahwa heh" timpal si julid 3
" Heyy hey.. kalian tau tidak? Mbak Zahwa itu di suruh beberes di kamar atas itu loh" seru seorang lagi yang baru saja datang dan tak sengaja mendengar percakapan Zahwa bersama Umi Alya dan Buya Firman tadi sebelum mereka pergi.
"Wahatt??" Pekik si Julid 3
"What neng, bukan Wahat" ucap si julid 1 memperbaiki perkataan si julid 3
"Beneran itu? Denger-denger ya selama ini. Tidak ada tuh yang di perboleh kan membersihkan lantai atas apa lagi kamar itu" ucap si julid 2 tampak berfikir
"Eehh mau bersihin mana lagi? Kan di atas cuma ada kamar itu dong" timpal si pembawa berita
"Eh iya"
"Iya yah? Emang siapa sih Mbak Zahwa itu. Bisa-bisa nya dia di percaya masuk ke kamar privasi itu? " Ucap di julid 3
"Entah lah. Perasaan selama ini Umi Alya selalu tuh nempelin Mbak Zahwa kemana pun"
"Sok kecantikan banget sih tuh Mbak Zahwa" ucap si julid 2
GUBRAAKK...
Tiba-tiba Mbak Fira datang dan memukul pintu di sampingnya. Membuat keempat manusia julid nan iri itu terlonjat kaget.
"Ehh..Kambing"
Mata Mbak Fira melotot mendengar dirinya di katain Kambing
"Kalian di sini untuk bantu-bantu bukan menggosip" ucap Mbak Fira dengan garang nya.
"Heh. Anti! Mau ana hukum hah?" Bentak Mbak Fira saat melihat si julid 3 dan 4 mencebik kan bibir mereka ke kanan dan kekiri.
"La, Mbak. Afwan"
"Ana dengar antunna menggosip lagi awas saja. Sebelum menceritakan orang yang tidak kalian sukai, lebih baik pandang diri kalian sendiri dulu. Emang pantas di posisi Mbak Zahwa? Heh" ucap Mbak Fira dengan begitu pedas nya lalu meninggalkan keempat manusia julid itu terbakar hatinya.
***
Zahwa sudah berada di depan kamar itu. Ia terpana melihat pintu kamar itu terdapat ukiran yang sangat indah.
"Ma syaa Allah...bagus sekali" ucap nya meraba ukiran itu.
"Eit??" Ia mengambil kemoceng dan membersihkan debu pada ukiran tersebut.
"Nahh..gini kan lebih enak di pandang" ucap nya tersenyum melihat hasil kerjanya.
Perlahan ia meraih knop pintu. Dan membuka pintu itu secara perlahan.
Gelap!
Ia meraba dinding dan mencari stop-kontak lampu.
Tik
Lampu menyala. Nampak lah sebuah kamar minimalis yang sangat rapi.
Dinding yang berwarna coklat dan bersanding dengan putih menambah kesan elegan pada kamar ini. Ia melangkah kan kaki nya masuk ke dalam.
Saat menginjak lantai ia merasakan lantai ini mengkilat, sangat bersih. Ia meraba sebuah rak tinggi dan ...sama! Tidak berdebu.
__ADS_1
Ia masuk lebih dalam. Ia menajamkan Indra penciumannya. Mata nya terpejam saat mencium aroma yang sangat menenangkan.
Kamar ini sungguh wangi. Ia melihat sebuah meja di sudut ruangan.
"Wahh...ada Bukhur juga" decak nya
Sungguh kamar impian. Luas, rapi, tertata, bersih, dan wangi yang membawa ketenangan.
"Wangii bangeet"
Ia berjalan menuju ranjang dan ia menggesekkan tangan nya ke permukaan ranjang itu.
"Lah? Ini kan seprai baru. Sepertinya baru diganti juga" gumam Zahwa.
Ia mendekat ke jendela besar yang ada di sana. Ia menggeser gordennya dan membuka jendelanya.
Terpampang lah pemandangan sawah yang indah.
"Ma syaa Allah... Ini indah sekali..jika di lihat pagi hari pasti sangat menyenangkan." ucap Zahwa berdecak kagum.
Ia membiarkan angin malam masuk ke ruangan itu.
Setelah cukup ia tutup kembali dan mengembalikannya seperti keadaan semula.
"Ya Allah... Apa yang harus aku lakukan? Ini sudah bersih bahkan sangat bersih. Tidak ada yang perlu di benahi di sini" ucap Zahwa memonitor ke seluruh sudut ruangan.
Ia berjalan ada sebuah rak buku di sana. Ada sebuah buku seperti buku agenda yang menarik perhatiannya. Namun karena ia sadar dirinya siapa, ia tak berhak memegang barang-barang itu.
Akhirnya ia keluar dan menutup pintu nya kembali.
***
Keesokan hari nya
Zahwa mengajar seperti biasa. Ia masuk ke kelas tingkat madrasah akhwat. Selesai mengajar ia pergi ke masjid.
Saat ia sampai di pondok dekat masjid. Ia di ajak gabung dengan teman-teman lainnya.
"Alhamdulillah sudah kholas, Din"
Mereka memilih bercerita-cerita di selingi canda tawa.
"Ahahahaha-" Zahwa menghentikan tawa nya dan melihat Linda sedang diam menunduk dengan wajah sedih.
"Lin...ada apa? Tumben anti murung biasannya anti yang paling ceria" ucap Zahwa
"Hikss..hiks..." Semua orang menatap heran pada Linda yang tiba-tiba menangis
"Wahhh...Linda...ini Linda kan. Linda ngga kesambet kan?" Ucap Dini menggoyang-goyangkan lengan Linda
Linda menggeleng
Membuat semua orang kembali bingung
"Hikss..a-ana belum siap..a-"
"Belum siap apa? Anti mau Zuad?" Tanya Dini histeris memotong ucapan Linda yang belum selesai
"Bukaan!!!"
"Lalu?"
"Ana belum siap empat minggu lagi kita akan berpisah hikss..."
Semua orang kini mengerti mengapa Linda bersedih. Mereka juga merasakan hal yang sama. Namun mereka menyembunyikannya dengan cara seperti tadi. Bercerita dan bergurau bersama.
"Uhhh...memang nya anti saja. Kami juga...hmmmm" mereka berpelukan di sana
Orang-orang yang lewat menatap aneh pada mereka.
"Jangan lupain ana ya"
__ADS_1
"Iya ana juga"
"Ana juga"
"Hmm"
Tiba-tiba suasana menjadi hening mereka saling tatap lalu memperhatikan sekitar mereka. Tak lama
"Ahahahahaha" mereka kembali tertawa bersama.
Zahwa menyingkir kan air mata yang berada di sudut matanya. Ia menatap haru pada teman-temannya selama 5 tahun belakangan ini.
"Aku pasti akan merindukan kalian, semua. Pesantren ini akan menjadi salah satu tempat yang paling aku rindukan nanti. Selain orang-orang nya, juga kenangan yang terjadi di sini. Semua, aku pasti akan sangat merindukannya"batin Zahwa terhura eh salah terharu.
***
"Wawa...." Ucap Ayah Ali pada Zahwa
Kini semua orang sedang berkumpul di ruang keluarga . Ya. Tiga hari yang lalu Ayah Ali datang menjemput Zahwa. Entah alasan apa hingga ia di bawa pulang.
"Iya yah" ucap nya memakan bakso kuah yang dia beli bersama Zahra tadi.
"Begini..emm.." dari raut wajah Ayah Ali, Zahwa dapat menebak kalau saat ini Ayah Ali sedang ingin berbicara serius
"Ada apa Yah? Apa ada yang serius?" Tanya Zahwa tak kalah serius
" Maaf mungkin ini akan sedikit menyinggung perasaan Kakak. Begini, ada teman Ayah yang hendak menjodohkan putranya dan pilihannya jatuh pada Kak Wawa" ucap Ayah Ali membuat semua orang terdiam. Hanya suara televisi yang terdengar
Zahwa meletakkan mangkuk baksonya. Dan menunduk.
"Jika Kakak bersedia. Ayah akan memberikan CV mu pada nya. Kalian akan saling bertukar biodata"
"Dia adalah seorang pemuda yang In Syaa Allah sholeh dan bertanggung jawab. Ayah juga sudah yakin dengannya tapi balik lagi keputusan ada di tangan Kakak. Kakak tau kan bagaimana hukum nya jika seorang pria sholeh datang melamar?" Lanjut Ayah Ali
"Iya Yah" ucap Zahwa mengangguk
Bimbang
Hatinya kini bimbang. Entah apa yang harus ia lakukan. Pasalnya ia tidak pernah memikirkan tentang pernikahan setelah peristiwa SALAH KHITBAH kemarin. Hatinya masih gamang untuk memulai hubungan serius.
"Bagaimana nak? Kamu menerima nya?"
Pertanyaan itu membuat Zahwa menatap intens Ayah Ali yang juga menatapnya.
.
.
๐ป๐ป๐ป๐ป๐ป
Bukhur merupakan sejenis dupa tradisional yang berasal dari negara Timur Tengah. Bukhur telah digunakan di beberapa negara sejak ribuan tahun untuk upacara keagamaan atau upacara sosial. Benda ini disukai karena aromanya yang wangi dan dapat memberikan efek ketenangan bagi yang menghirupnya.
๐ป๐ป๐ป๐ป๐ป
Diriwayatkan oleh Tirmizy dan Al-Hakim dari jalur Abu Hurairah.
Dalam hadits itu, Rasulullah bersabda:ย
ุฅุฐุง ุฌุงุกููู ู ู ุชุฑุถูููู ุฏููููู ูุฎูููููู ูุฃูููุญููู ุฅูููุง ุชูุนูููุง ุชููู ูุชูุฉู ูู ุงูุฃุฑุถู ููุณุงุฏู
"Bila orang yang agama dan akhlaknya kamu ridhai datang melamar anak gadismu, maka nikahkan dengannya. Sebab bila tidak, akan terjadi fitnah di muka bumi dan banyak kerusakan."
.
.
Jejak nya jangan lupa ya Bunda...
Ga Lama lagi ni bakal end, ehe ๐คญ
__ADS_1
Hiksss apk nya eror๐ฅ. Harusnya jam 8 malem kemaren dah up, dan malah udah beberapa kali undurin waktunya .Tapi yg terjadi...๐