Salah Khitbah

Salah Khitbah
73. SK 2 : SUDAH COCOK


__ADS_3

***


Akhtar mengecup singkat pipi Zahwa lalu mereka berjalan beringingan keluar dari kamar menuju meja makan.


Saat mereka berada di pertengahan tangga, dari atas sudah terlihat semua sedang menunggu mereka. Semua orang sudah berkumpul disana.


'Perasaan ku ga enak' batin Zahwa. Linda dan Dini menatap ke arah nya dengan senyum menggoda. Tanpa sadar dia melepaskan gandengannya dari tangan akhtar. Membuat Linda dan Dini terkekeh geli.


Saat menuruni tangga terakhir, tiba-tiba Humaira turun dari pangkuan Abi nya dan berlari kepada Aunty besal nya.


"Ant Wa.." teriaknya sambil berlari kegirangan.


Khawatir Humaira yang baru belajar jalan terjatuh, Zahwa langsung menangkapnya dan membawanya ke gendongannya, dan langsung menghadiahi ciuman bertubi-tubi di pipi gembil nya.


"Hihi...hihi...Ant maila lindu" ucapnya sambil memanyunkan bibirnya.


Semalam saat Akad nikah Zahwa dan Akhtar, Humaira tertidur sangat lama, karena akhir-akhir ini ia sering sekali begadang, mungkin ia balas dendam.


"Oh ya? Aunty jugaa. Emm.." jawab Zahwa membalas pelukan Humaira.


"Aunt...aunt..."


"Iya??"


"Maila cemalam mau bobob ama aunt Wa, papi Abi binlang NO, tatana aunt landi mbuat dedde untuk maila" ucap Humaira dengan polosnya.


Membuat semua orang melotot pada Azzam yang pura-pura tidak dengar.


"Aww..sakit Yang, ups!" Pekik Azzam saat mendapat cubitan dari Helwa di paha nya.


"Ihh..Abang Humaira masih kecil, ngomong nya ish" decak Zahwa kesal.


Benar-benar Bang Azzam entah di rasuki jin apa.


"Xixixixix" Azzam hanya cekikikan di kursinya.


"Yasudah, kita makan ya...Sini sama Umma" ucap Helwa pada Humaira


"La, maila mau ama aunt Wa" tolak Humaira dengan menggelengkan kepalanya dengan jari telunjuk yang di goyangkan ke kiri dan kanan.


Lalu ia beralih memeluk Zahwa.


"Nak..ayo duduk" panggil Bunda Fatimah


Keduanya duduk di kursi masing-masing. Humaira bersedekap dada melihat Akhtar. Biasanya ia akan duduk di kursi baby di samping Zahwa. Namun tempat nya itu kini di tempat oleh Akhtar.


"Aunt Wa, ini ciapa?" Tanya Humaira menunjuk Akhtar dengan jari mungilnya.


"Itu Om sayang.." jawab Ayah Ali

__ADS_1


"O- - om?" Beo Humaira. Ayah Ali mengangguk


"Om nya maila?" Semua orang mengangguk.


Humaira menatap intens Akhtar yang tersenyum untuknya.


"Om nya maila danteng, Abi kalah ama Om" tutur Humaira


Membuat semua orang menertawai Azzam yang melotot mendengar penuturan putrinya.


"Humaira..." desis Azzam


" Maila mau ama Om, boleh?"


Zahwa menatap Akhtar sebentar, lalu memberikan Humaira pada Akhtar yang sudah memintanya.


"Boleh, sini" Akhtar mengangkat Humaira ke pangkuannya.


Humaira masih saja menatapnya dengan kagum.


Melihat itu Akhtar yang sedari awal melihat Humaira sudah sangat gemash, ia langsung menciuminya hingga Humaira tertawa-tawa di buatnya.


Semua nya terbengong melihat itu. Akhtar? Benarkah?


Sedangkn Umi Alya dan Buya Firman yang memang mengetahui Akhtar sangat menyukai anak kecil tersenyum simpul.


Humaira tidak bisa berbicara lagi. Ia memuku-mukul kepala Akhtar agar berhenti menciuminya.


"Yuk kita makan, keburu makanannya dingin" ucap Ayah Ali menyadarkan semuanya.


"Humaira...sini nak, makan sama Umma ya.."bujuk Helwa


"Ndak" tolak Humaira memeluk Akhtar dengan erat.


"Om nya juga mau makan loh.."


"Hmm maila mau ama Om" ucap Humaira kekeuh


Helwa yang tidak ingin ribut menatap Azzam. Azzam menatap Akhtar lalu membujuk Humaira.


"Abi suap ya..sini nak"


"No Abi"


"Tidak apa-apa" ucap Akhtar membuat Helwa sedikit tidak enak hati karena merepotkan Akhtar


Para istri mengambilkan makanan untuk suami mereka. Zahwa pun melakukan hal yang sama.


"Cukup?" Akhtar mengangguk

__ADS_1


"Mau lauk apa?"


"Yang itu saja" Akhtar menunjuk cumi sambal dan capcay. Zahwa mengambil kan apa yang di inginkan suaminya, setelah itu memberikan piring Akhtar ke depannya.


Setelah itu mengisi gelas Akhtar dengan air hangat setelah itu ia mengambil nasi untuknya.


Semua yang mihat itu tersenyum senang. Sedang Linda, Dini dan Zahra. Mereka cengengesan menatap baper pada sepasang pengantin baru itu . Dasar TRIO JONES 🤣


"Ant Wa, maila mau maem" ucap Humaira melihat semua orang makan.


"Nah mau maem 'kan? Sini sama Umma ya"


"Mau aunt Wa aja"


"Hufftt..." Helwa mengehela nafas nya. Azzam mengusap punggung tangan sang istri.


"Biarkan saja" bisik Azzam. Helwa mengangguk.


"Aa.." Humaira membuka mulutnya.


'amm..' nasi itu masuk ke dalam mulut Humaira


"Uhuk...uhuk.." Humaira keselek karena buru-buru


"Eh.." Zahwa segera mengambil air


"Pelan pelan sayang.." ucap Akhtar mengusap punggungnya dan meniup ubun-ubun nya sedangkan Zahwa memberikannya minum. Kepala keduanya berdekatan nyaris bersentuhan


Sungguh pemandangan indah, sebuah keluarga kecil bahagia. Semua orang menatap haru pada mereka.


"Aaaa..." Ucap Trio Jones


"Sudah cocok" ucap Azzam dan Helwa bersamaan. Membuat semua orang tersenyum.


Kedua nya langsung sadar dan memalingkan wajah yang bersemu merah.


Sedangkan Humaira tertawa cekikingan di pangkuan Akhtar


"Ihihihihihihi"


_


_


_


_


_

__ADS_1


Jejak nya Bunda...💙


__ADS_2