Suamiku Anak Mommy

Suamiku Anak Mommy
Ep 103_Hadiah Kecil


__ADS_3

Maaf gaes kemarin bab ini nggak lulus-lulus review makanya kemarin cuma naik 2 bab aja..bab ini juga mengandung unsur 21+ tapi udah aku revisi berkali-kali tetep aja gagal sampel akhirnya terakhir aku revisi kemarin sore Ampe sekarang belum lulus jadi aku hapus terus aku rombak ulang semoga lulus review amin..maaf ya gaes di luar kemampuan othor.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Seorang pria tampan yang kini tengah duduk di atas sofa di kamarnya dengan wajah yang di tekuk serta bibir yang terus mencebik tiada henti hampir setengah jam lamanya sehingga terlihat menggemaskan di mata wanita hamil yang kini tengah tertawa menatap foto yang dia ambil sebelum nya.


"Ck.. sudah puas belum menertawakan suamimu?" ucap Bryan yang menatap Via kesal karena terus tertawa.


"Aku tidak menertawakan mu by..aku tertawa melihat fotomu" ujar Via beralasan tapi memang benar sih Via kan memang melihat foto Bryan.


"Ck..alasan saja..hapus baby jangan kau kirim kemanapun aku bisa mati mendadak kalau sampai semua tau"


"Ishhh aneh kamu by..mana ada orang mati mendadak hanya karena fotonya di kirim ke orang-orang"


"Hargghhh terserah mu baby"


Bryan mendengus kemudian dia mengambil ponselnya dan membaca pesan dari Rey yang mengatakan kalau tidak asik jika tidak bermain sebentar.


Bryan tersenyum smirk karena tau maksud dari Rey..baiklah dia akan bermain sebentar hanya untuk bersenang-senang dengan mainan barunya.


Setelah membalas pesan dari Rey kini Bryan melihat laptopnya untuk mengecek laporan yang masuk dari Robert.. Bryan tidak ke kantor karena ada urusan mendadak jadi dia meminta Robert mengirimkan saja berkas yang membutuhkan tanda tangan nya.


Via terlihat masih asik menertawakan foto dirinya yang tengah memakai pakaian terkutuk itu..sungguh jika bukan demi anak-anak maka Bryan tidak akan mau menuruti keinginan Via yang aneh itu.


Tapi di balik kesialannya dia juga bahagia melihat istrinya tertawa lepas tanpa beban..setelah sekian lama akhirnya mereka bisa mendapatkan kebahagiaan semoga tiada lagi yang akan menghancurkan kebahagiaan mereka.


"Baby sudah dong" pinta Bryan mengiba.


"Sebentar by..sedikit lagi" kekeh Via tak ingin di bantah.


"Astaga baby aku tak tahan baby"


"Diam by jangan gerak-gerak terus nanti susah"


"Tapi aku nggak mau baby"


"Ishhh kalau nggak mau diem tidur di luar sebulan"


"Ok aku diem"


"Bagus"


Via melanjutkan lagi pekerjaan nya merias wajah suami tercintanya..astaga bagaimana jadinya ya kira-kira.


Selesai sudah Via mendandani suaminya..dia terlihat puas dengan hasil karyanya..senyumnya semakin lebar dan menambah kadar gula dalam diri Bryan.



"Ah hubby kau sangat cantik..astaga aku semakin tersaingi saja olehmu by" ucap Via memuji karya nya sendiri dan juga suaminya yang terlihat cantik


"Hmm..sudah ya hapus" pinta Bryan yang sebenarnya risih dengan make up di wajahnya juga penampilannya yang seperti laki-laki melawan kodrat.


"No ayo selfi dulu" tolak Via mengajak selfi suaminya.

__ADS_1


"Astaga lagi baby?" keluh Bryan karena lagi dan lagi harus berselfi astaga dia lelah.


"Iya dong.. cepatlah tersenyum" jawab Via antusias.


Bryan duduk dan bersiap untuk di foto..wajahnya tersenyum tapi lihatlah senyumnya itu seperti terpaksa astaga kasihan sekali si kamu Bryan.


*


*


"Bagaimana Deril apa kau sudah mempersiapkan segala sesuatunya?" tanya Rey memastikan.


"Sudah ka..tinggal bermain saja" jawab Deril bergerak cepat.


"Bagus..kau memang yang terbaik" puji Rey akan kecekatan Deril.


"Terimakasih ka"


Deril dan Rey kembali melanjutkan rencana mereka..Rey akan sedikit bermain dengan si keparat itu..dia terlihat sangat tidak sabaran untuk sedikit bermain dengan mangsanya.


Semua sudah siap kini baik Deril maupun Rey mereka hanya tinggal melakukan tugasnya tapi secara perlahan..mereka akan bermain secara halus.


*


*


"Baby kau mau makan apa hm?" tanya bryan.


"Apa saja by aku sedang malas" jawab Via sekenanya.


"Pesan saja by..aku eh twins mau manja-manja sama Daddy nya" ucap Via beralasan baby twins.


"Benarkah..hahaha baiklah silahkan twins manja dengan Daddy..Daddy siap kok" kekeh Bryan menahan tawanya mendengar perkataan istrinya.


"Byyyy..mau itu" ucap Via merengek meminta.


"Itu apa sayang?" jawab Bryan pura-pura tidak tahu.


"Ihhh itu by kaya biasanya" jelas Via.


"Biasanya apa sayang..ngomong yang benar" kekeh Bryan mengerjai bumilnya.


"Ishhh huby mah gitu" kesal Via karena di goda terus.


"Hahaha..baiklah aku milikmu sayang..lakukan apapun yang ingin kau lakukan"


"Bener?"


"Iya sayang"


Bryan hanya diam karena Via yang akan bekerja..dia tak melarangnya atau mengganggu nya biarkan istrinya mengeksplor kemampuannya dalam menyenangkannya.


"By kau milikku" ucap Via dengan mata berkabut.

__ADS_1


"Of course baby do it"


Via mel umat bi bir manis suaminya..dia tak tahan jika tak men cici pi bi bir nakal itu..ingin sekali dia timpuk bibir itu agar tak nakal lagi.


Suara dessa han mereka terdengar semakin keras..untung saja di rumah tidak ada orang selain mereka jika ada mungkin mereka sudah merinding mendengarnya.


" I can't take it anymore by" ucap Via tak sabar.


"Do it baby..I'm yours" Bryan pas rah dengan apa yang akan Via lakukan.


Tak tahan dengan gejolak dalam dirinya kini sepenuhnya mi lik Bryan tenggelam ke dasar lembah berlumut itu.


Keduanya sama-sama mengeluarkan suara horor nan syahdu setelah Via memulai senam naik turun ala bumil ,Via seperti orang kesetanan tak memikirkan kondisi nya yang tengah berbadan dua..sungguh Via begitu liar kali ini dan pasti Bryan sangat menyukainya.


"Baby kau hebat sayang"


"Yes baby your,so great baby"


" Yes baby"


"More baby..waw it's g0od"


Bryan tak henti-hentinya meracau tak jelas ketika mendapat pelayan an istimewa dari Via.


"Hahhh baby..your are the best"


" I love you baby"


Seketika Via langsung men darat di dada bidang Bryan.. Via memeluk Bryan dengan nafas yang ngos-ngos an..dia senang bisa ber main sesuai keinginan nya..benar-benar.


"Istirahatlah baby aku tau kau pasti lelah"


"Hm..sangat"


"Hahaha tapi kau hebat sayang..kau sangat seksehh"


"Sudah diamlah aku lelah"


"Hahaha baiklah.. terimakasih sayang aku sangat pu as"


"Hm"


Via memejamkan matanya setelah ber baring di sisi Bryan dan me meluk erat tubuh suaminya..dia ingin mengembalikan tenaganya sebelum ronde berikutnya..dia belum cukup hanya ber main satu kali dan dia ingin lagi.


*


*


"Ini sedikit aneh..kenapa si keparat itu tidak melakukan apapun..apa benar dia belum menemukan pelakunya?" ucap seorang pria yang merasa aneh dan heran karena targetnya tak bertindak.


"Sial apa sebenarnya aku yang masuk kedalam permainan mereka..tidak.. tidak.. tidak mungkin..pasti dia belum menemukan pelakunya ya itu pasti hahhaa aku memang hebat" ucapnya lagi menerka-nerka.


Orang itu yang tak lain adalah Petter kini tengah tertawa dan bersenang-senang merayakan keberhasilan nya menjatuhkan Bryan..tanpa dia sadari ternyata dirinyalah yang masuk dalam permainan nya sendiri.

__ADS_1


Dia tak tau bahwa Rey dan Deril tengah menyiapkan kejutan spesial untuk nya..Bryan tak ikut-ikutan dia menyerahkan semua nya pada Rey dan Deril beserta mertuanya Erick.


Untuk masalah kedepannya nanti akan dia rundingkan dengan sang Daddy karena bagaimanapun juga pemimpin pertama Ivanders Group adalah sang Daddy bukan dirinya.


__ADS_2