
Malam pun berlalu..Bryan dan Via telah bersiap untuk pergi makan malam di restoran yang ada di hotel dimana mereka menginap.
Mereka sudah memesan meja untuk mereka agar tak terlalu ramai dan menjadi pusat perhatian.
"By kenapa harus di private room?"
"Aku tidak suka keramaian baby"
"Begitu..baiklah"
"Kau mau pesan apa baby?"
"Emmm..yang bikin kenyang aja by"
"Astaga kau mau kenyang selama o bukan baby..aku bisa membuatmu kenyang selama itu loh"
"Itu bukan kenyang namanya by tapi busung lapar"
Keduanya tertawa hanya dengan candaan ringan yang mereka buat sendiri..begitulah kira-kira keseharian Via dan Bryan yang memang sangat akur..ada kalanya masalah datang silih berganti tapi mereka menghadapi nya dengan kepala dingin agar cepat selesai.
Di saya mereka tengah asik makan malam bersama tiba-tiba terdengar suara seseorang yang sangat mereka kenal tengah berbincang mengenai balas dendam.
..
..
"Aku tidak terima di permalukan seperti itu..aku harus membalasnya ya harus"
"Dengan cara apa kau membalasnya"
"Kita lihat saja nanti..yang pasti aku harus menyingkirkan perempuan sialan itu dulu barulah dia bisa aku miliki dengan mudah"
"Kenapa kau percaya diri sekali bahwa dia bisa kau miliki?"
"Aku akan melakukan apapun untuk membuat nya menjadi milikku"
"Hahaha kau ternyata masih gila seperti dulu ya..perlu bantuan?"
"Sepertinya..nanti aku kabari jika sudah berhasil"
"Baiklah kau memang yang paling licik Gally"
"Delia.. Delia..kau jangan terlalu bodoh..jika kau ingin berada di atas maka kau harus maju terus apapun itu singkirkan agar jalanmu semakin mulus"
"Sepertinya caramu patut aku coba..baiklah aku berterimakasih karena kau sudah mau membagi saran padaku Gally"
"Kau adalah sahabat ku jadi sudah sewajarnya aku membantumu"
Dua wanita itu masih membahas cara mengenai menaklukkan pria meski dengan cara licik dan kotor..sementara itu Bryan dan Via yang mengenali satu wanita yang bernama Gally langsung naik pitam tapi berusaha sabar.
Baiklah mereka akan membuat sebuah drama agar permainan ini menjadi semakin menarik..Bryan dan Via akan berpura-pura tidak tau mengenai rencana dua wanita itu.
"Seperti nya kita akan berakting by"
"Ya kau benar baby..apa kau siap menjadi artis baby?"
"Aku sangat menantikannya tuan suami"
"Ouh baby tunggulah hingga rencana kita berhasil akan ku buat kau kenyang selama 9 bulan"
__ADS_1
"Ku tunggu saat itu tuan suamiku"
*
*
"Hey kau tidak punya mata ya?"
"Apa maksudmu sialan?"
"Kalau jalan lihat-lihat nona"
"Kau yang tidak lihat-lihat..dasar pria sinting"
"Apa kau bilang..sialan jika saja aku bukan perempuan maka sudah habis kau ku hajar"
"Ohh begitu kah..baiklah anggap saja aku pria sama sepertimu"
"Cih..tidak sudi aku melawan perempuan seperti mu yang ada kau menangis sebelum kena tanganku"
"kau meragukan ku?"
"Sudahlah aku lelah..lain kali jalan pakai mata nona"
"Astaga..dasar sialan.."
Pria itu meninggalkan sang wanita yang kesal karena dia yang di tabrak tapi dia juga yang di jadikan tersangka..memang pria sialan.
"Awas saja jika ketemu lagi aku habisi kau pria sinting"
Wanita itu juga meninggalkan tempat itu dan menuju mobilnya..dia ada janji dengan saudaranya..sialan gara-gara pria sinting itu dia terlambat.
"Sean"
"Genie..kenapa lama sekali hah?"
"Astaga bisakah kau memberiku minuman dulu karena akustik angkat haus"
"Huhh baiklah..minum lah"
Sean menyodorkan minumannya untuk Genie karena dia hanya memesan satu minuman takutnya Genie terlambat dan minuman itu sudah tidak enak jika dia memesannya dulu.
"Sekarang jelaskan kenapa kau terlambat tidak biasanya kau terlambat begini hm?"
"Huhhh semua itu gara-gara pria sinting yang telah menabrak ku tadi..dia yang tidak lihat dia juga yang mengomel"
"Haha lalu kalian adu jotos?"
"Kau itu ya..mana ada kami adu jotos..dia malah menganggap ku akan menangis jika terkena tangannya saja sebelum dia memukul.. benar-benar aku ingin sekali menghajarnya"
"Wow sabar nona..sudah lupakanlah lebih baik kau pesan makan saja dulu..aku tengah menunggu seseorang lagi"
"Siapa lagi si Sean..kau ini mengajakku lunch di luar tapi malah mengajak orang lain juga"
"Sudah diamlah..aku sedang pdkt dengan seseorang"
"Apa wanita yang kemarin yang kita tolong juga yang tinggal di apartemen ku?"
"Cerdas..hahaha"
__ADS_1
"Ck..kenapa kau lama sekali bertindak nya"
"Hey ini sudah awal yang bagus..setidaknya dia tidak menolak jika berdekatan dengan ku"
"Huhh terserah kau saja Sean aku pusing"
Tak berapa lama kemudian yang di tunggu telah tiba.. Percy datang bersama temannya yaitu Miley..dia tak mau meninggalkan Miley sendiri di apartemen.
"Sorry apa kami terlambat?"
"Tidak juga Percy.. duduklah"
"Terimakasih"
"Hay Miley.. bagaimana kabar mu?" tanya Genie yang memang sudah berkenalan dengan Miley teman Percy.
"Genie..aku baik..kau bagaimana?"
"Ya seperti yang kau lihat"
"Haha kau selalu sempurna asal kau tau"
"Jangan memujiku nanti aku terbang"
Mereka berbincang dengan hangat.. Miley duduk di sebelah Genie sedangkan Percy duduk disebelah Sean tentu saja atas paksaan dari Sean sendiri.
Mereka sepakat akan ke bioskop untuk menonton film terbaru yang ingin para wanita lihat..sedangkan Sean dia hanya mengikuti kemauan ketiga wanita itu.
*
*
"Tuan Bryan nyonya..senang bertemu kalian lagi"
"Begitukah..kau dari mana nona Gally?"
"Ah saya habis makan malam di restoran itu"
"Begitu..kenapa sendirian kemana tuan Barton?"
"Oh tuan sedang ada urusan sebentar tadi..kalian darimana tuan nyonya?"
"Kami habis makan..baiklah kami permisi"
"Baiklah.. sebenarnya saya ingin mengajak anda sekalian untuk minum kopi di cafe dekat sini tapi seperti nya kalian sibuk sekali jadi ya sudahlah tidak apa-apa mungkin lain kali saja"
"Hm.aaf kami sangat sibuk ingin olahraga malam"
"Olahraga malam?"
"Ah maksud saya masalah intim"
"O..oh..begitu..hahah baiklah silahkan"
Bryan dan Via meninggalkan Gally sendirian..wajah Gally begitu merah padam..dia bukan tidak tau hubungan suami istri karena dia sering melakukannya dengan para lelaki berduit.
"Sialan..aku tidak rela jika Bryan menikmati tubuh wanita sialan itu..tapi bagaimana caranya agar membatalkan kegiatan mereka..arghh sialannnn"
Gally benar-benar frustasi hanya dengan membayangkan bahwa kedua suami istri itu melakukan hubungan intim dan saling berbagi peluh..arghh baiklah dia akan mengalah untuk kali ini.
__ADS_1
"Tidak apa-apa Gally..lain kali kau yang akan memuaskan Bryan ya aku yakin itu"