
"Baby it's so fun..i like it baby" ucap Bryan sambil merengkuh pinggang Via agar merapat.
"So..habiskan tuan suamiku yang tampan" balas Via sambil menghembuskan nafasnya pada leher Bryan.
Bryan gemas dengan Via dia mellumat bibir sensual Via hingga lipstik yang Via gunakan sudah tak berbentuk lagi.
"Oh baby aku sangat menyukai kegiatan ini" tambah Bryan ketika menyudahi llumatan panas nan exotic tadi.
"Damn it..kau membuatku harus memoles lipstik lagi sialan" umpat Via kesal karena lipstik nya belepotan.
"Poles lagi dan akan ku buat berantakan lagi baby..sebaiknya segera kita habisi cecunguk itu baby kalau tidak aku akan mengajakmu bercinta denganku sambil melubangi kepala mereka"
"Whatever tuan suamiku"
Bryan dan Via kembali menembaki para cecunguk itu hingga tersisa satu cecunguk yang mereka yakini adalah pemimpinnya..Via dan Bryan muncul sebelumnya Via melempar gelas wine pada ketua cecunguk itu tapi Via tidak puas akhirnya satu botol wine melayang menghantam kepala ketua cecunguk itu dan membuat nya mengerang kesakitan juga berdarah-darah.
"Wow..lemparan yang luar biasa baby..kau akan mendapatkan jackpot besar setelah ini" bisik Bryan kagum pada kemampuan Via.
"Ho..ho tuan suami kau akan menyesal memberikan jackpot besar untukku" balas Via dengan nada suara sensual membuat Bryan menggeram berat.
"Shitt baby jangan membuatku memberikan jackpotnya sekarang karena kau akan menjerit ketika jackpot itu kau dapatkan"
"Hahaha..terserah kau saja tuan suami lebih baik bereskan dia dan kita ambil jackpotnya"
__ADS_1
"Sesuai keinginanmu nyonya"
Bryan dan Via mendekati pria itu..setelah semakin dekat Bryan mengangkat pistolnya dan.
DORRR......
"Arghhhhhhh"
Satu tembakan berhasil mendarat di tangan pria itu dan membuat senjata yang tengah pria itu pegang terlepas seketika.
"Jangan pernah bermimpi untuk dapat melukai kami karena kami tidak akan tinggal diam..katakan siapa yang menyuruhmu sebelum aku kehabisan kesabaranku"
"Hahahaha..sshh..jangan senang dulu karena kejutan kami belum selesai..matilah bersamaku"
Ketika sudah sampai di luar gedung terlihat banyak orang berkumpul di sekitaran..ya para tamu itu sudah keluar dari gedung itu dan memilih bertahan di sekitaran.
Bryan dan Via yang melihat banyak orang di sekitaran gedung meminta mereka menjauh secepat mungkin dan sejauh mungkin.
"PERGI DARI SINI MENJAUH CEPATTTT" teriak keduanya sambil berlari menjauhi gedung itu dan seketika.
DUARRRR.....
Syara ledakan terdengar memekik di telinga mereka semua..Bryan memeluk Via dan menyembunyikannya di balik tubuhnya agar kobaran dan puing bangunan itu tak menyakiti Via.
__ADS_1
Semua orang berlarian dan berteriak ketika mendengar bunyi ledakan yang amat keras juga kobaran api yang mulai terlihat.
Asapnya mengepul hitam pekat..banyak yang terluka karena terkena puing-puing dan reruntuhan gedung yang mungkin terlempar karena ledakan itu sangat besar.
Bryan dan Via selamat hanya saja Bryan terluka di bagian bahunya karena terkena serpihan gedung yang terlempar bebarengan dengan meledaknya gedung itu.
"Are you ok by?"
"Im ok baby..ayo pulang aku tak sabar memberikan jackpot besar untukmu"
"Astaga tuan suami apa kau bisa memberikan jackpot besar itu di saat bahumu terluka?"
"Jangan remehkan suamimu ini baby..kita buktikan"
"Hey aku tidak mau"
"What do you mean?"
"Tidak mau berhenti tuan suamiku..hahaha"
"Kau ini..nikmatilah jackpot besarnya Mrs.Bryan"
"Akan ku habiskan dengan senang hati Mr.Bryan"
__ADS_1
"Oh baby kau ini"