
Setelah mendapatkan informasi dimana letak ruangan CEO berada Bryan langsung ngacir menuju lift khusus CEO..sang resepsionis hanya bisa geleng-geleng kepala melihat tingkah absurd si Bryan.
"Yeyeyyy sebentar lagi ketemu jodoh ku..asikk asik asik"ucapnya sambil bergoyang ke kanan ke kiri dengan ekspresi menggemaskan.
Setelah tiba di lantai dimana ruangan Via berada Bryan langsung melangkah tanpa ragu menuju ruangan Via.
Dia di lihat beberapa karyawan Via termasuk Nichole.. Nichole heran melihat seorang pria yang berpenampilan aneh serba Minion..astaga anak TK kabur dari jaman berapa ini.
Nichole menghampiri Bryan yang tengah berjalan sambil memegang lollipop nya.. Nichole menegur Bryan.
"Hey..kau siapa..ada keperluan apa?" tanya Nichole dengan datar.
"Hay Kaka tampan..kenalin aku Bryan anaknya mommy yang paling ganteng dan calon suaminya Via" ucap Bryan dengan senyum sejuta Pepsodent.
"Bryan..calon suami Via..hey maksud nya apa?"
"Ishhh Kaka tampan bodoh..sudahlah Bry mau menemui calon istri Bry dulu..Babay Kaka tampan"
Nichol hanya melongo mendengar kata-kata Bryan.. biarlah Via yang mengurus nya..palingan dia fans Via.
"Ini dia ruangan jodoh Bry"
Bryan masuk tanpa mengetuk pintu dan melihat Via sedang sibuk dengan kertas-kertas yang Bryan tak tau apa itu.
Di saat Viaerasa kepalanya pegal dia mengangkat wajahnya dan terkejut melihat keberadaan mahluk yang entah kapan datangnya.
__ADS_1
"Kau lagi..mau apa..?" tanya Via ketika berhasil mengontrol diri.
"Aku..aku..em..aku.."
"Apa cepat katakan..aku buru-buru"
"Aku..em..aku mau berkenalan dengan mu hihihi"
"Berkenalan..untuk apa?"
"Tidak apa-apa..ayo kita kenalan.."
Via ya gadis cantik anak dari Erick dan Nila saat ini sedang berbicara dengan pria yang pernah Via tolong sewaktu kemarin.. Via tak menyangka akan bertemu pria itu lagi.
Via melihat pria dewasa di depannya dengan tatapan penuh tanya..pria itu memang postur tubuhnya dewasa tapi sifatnya masih manja karena selalu di manja oleh sang ibu.
Pria itu tetap kekeh di tempat nya sebelum mendapatkan apa yang dia mau karena dia suka dengan gadis yang telah menolongnya.
"Tidak mau..aku mau berkenalan denganmu dulu baru pulang titik"
"Astaga kau itu.. baiklah anak mommy dengarkan aku ya namaku Savia sekarang kau sudah tau namaku jadi lebih baik sana pulang dan tidur siang "
"Savia.. Baiklah mulai sekarang kau pacar ku.."
"What's.."
__ADS_1
"Iya kau pacarku mulai sekarang karena kita sudah berkenalan jadi kita sudah pacaran.. kata mommy jika kita sudah berkenalan dan saling tau nama masing-masing berarti kita sudah pacaran" jelasnya mengulangi kata-kata mommy nya.
'Orang gila mana yang menyimpulkan seperti itu..astaga'
Via memijat kepalanya yang berdenyut..dia baru tau ada istilah begitu di jaman modern begini.
"Siapa namamu..?".
"Aku Brian..kata mommy aku pria paling tampan..benar kan?"
'Lihatlah betapa percaya diri sekali dia'
"Haha.. Mommy mu benar kau memang tampan haha..baiklah Brian sekarang kau boleh pulang tidur siang dulu..oke"
"Tapi kata mommy Brian harus tidur siang jam 2 sekarang kan baru jam setengah satu jadi Brian mau menemani pacar saja"
'Hilangkan mahkluk seperti dia tuhan..bisa gila aku'
Via pasrah dia membiarkan anak mommy itu menunggu nya di ruangannya..ya pria anak Mommy itu datang ke perusahaan dan merengek meminta bertemu dengannya..seisi kantor geger karena ulah si anak mommy itu..Via juga malu di buatnya.
"Baiklah duduk yang tenang jangan macam-macam..jika lelah tidur saja..oke anak mommy?"
"Oke pacar"
Via melanjutkan pekerjaannya lagi..dia sesekali melihat si anak mommy itu.. akhirnya dia memilih memfokuskan dirinya pada pekerjaan.
__ADS_1
Tak terasa satu jam berlalu begitu saja pekerjaan Via juga sudah selesai.. Via melihat si anak mommy itu ternyata sudah tertidur pulas di sofa dengan memeluk bantal sofa.
"Imutnya"