Suamiku Anak Mommy

Suamiku Anak Mommy
Ep 29_Yes,I do


__ADS_3

Bryan mengatur nafasnya yang masih tersengal-sengal karena sehabis menari flashmob bersama para muda mudi di sana.


"Via..aku tau aku bukanlah lelaki sempurna yang tak mempunyai salah..aku hanya lelaki lemah yang terlihat kuat di depannya..aku butuh sandaran agar kekuatanku tidak tumbang dan bisa melindungi mu semampuku hingga akhir nafasku..sorry babe mungkin aku bukan lelaki romantis tapi aku bisa belajar arti kata romantis agar kamu bahagia..so Will you marry me Savia?"


Via terlihat masih memulihkan kesadarannya..dia mengerjapkan matanya berkali-kali..apa dia sedang bermimpi..apa dia belum bangun hey Via sadar sudah siang astaga.


"Via..hey.. Via"


"Ah..ya..ada apa Bry?"


"Hey kau kenapa..kenapa melamun?"


"Ah..a..ku..hanya..masih bingung apa aku sedang bermimpi Bry?"


"Astaga..hahahhaa"


Semua yang ada di sana tertawa..mereka masih dalam posisi memakai kaos yang bertuliskan Will you marry me Savia sedang Bryan dia masih mnegatur nafasnya karena sehabis tertawa..dia merasa Via itu lucu sekali jelas-jelas tadi dia melihatnya me ati dengan para muda-mudi itu..astaga.


"Hey babe..apa kau merasa ini mimpi?"


"Iya Bry..aku merasa ini adalah mimpi"

__ADS_1


"Why babe?"


"Karena aku tidak percaya kau bisa membuat rencana seromantis ini tanpa aku sadari ternyata kau benar-benar menjadi lelaki sempurna"


"Jangan memujiku babe..aku bisa terbang..so will you marry me?"


"Yes,i do"


"Yeahhhhh..prokkk...prokkkkk"


Suara pekikan semua orang terdengar sangat ramai di telinga Via termasuk Bryan yang tengah melompat-lompat kegirangan karena Via menerima lamarannya.


"I love you Savia"


"Me too Bry"


"Oh God guys apa kalian mendengarnya?" tanya Bryan pada muda-mudi itu.


"Ya kami dengar"


"Aku sedang bahagia so kalian akan ku traktir makan dan minum sepuasnya.. terimakasih sudah membantu untuk melancarkan lamaranku untuk pujaan hatiku..you are the best guys"

__ADS_1


Tepuk tangan meriah terdengar dari para muda-mudi itu..Bryan menyerahkan uang yang jumlahnya bisa untuk membeli satu tas bermerek yang di rupiahkan senilai 100jt pada muda mudi itu dan meminta mereka menghabiskan uang itu untuk memenuhi perut mereka..Bryan benar-benar royal pada mereka larnwa mereka rencana nya berhasil..dia bahagia.


"Ok guys kami pamit sekali lagi terimakasih..have fun ya bye" pamit Bryan pada muda-mudi itu sambil membawa Via pergi dari sana.


"Terimakasih bung..langgeng selalu hingga kakek nenek" ucap salah satu anggota flashmob itu.


Bryan tersenyum menanggapi dan mengaminkan doa baik itu..dia bersyukur karena bisa memberikan kebahagiaan pada Via meskipun belum sepenuhnya tapi Bryan akan berusaha keras untuk membahagiakan Via lebih dari ini..dia akan menyerahkan seluruh hidupnya untuk Via seorang.


"Kita mau kemana Bry?" tanya Via.


"Hey jangan panggil nama lagi dong..aku tunanganmu babe"


"So..mau ku panggil apa?"


"Hmmm..terserah adal jangan namaku lagi oke"


"Huhhh kau ini..baiklah akan ku pikirkan"


"Oke babe jangan terlalu lama"


Via hanya diam sambil melirik ke arah lain..jujur saat ini perasaan nya tengah berbunga-bunga karena Bryan benar-benar romantis dan membuatnya menjadi istimewa tadi..ah bolehkah Via menjerit dan berkata bahwa dia sangat bahagia.

__ADS_1


__ADS_2