Suamiku Anak Mommy

Suamiku Anak Mommy
Ep 85_Ada Kami


__ADS_3

Seminggu setelah penguretan kini Via sudah di rumah karena terus menerus merengek minta pulang alhasil Bryan berkonsultasi dengan dokter yang menangani Via dan syukurlah dokter itu mengijinkan dengan syarat harus rajin cek kadar HCGnya paling tidak 1 bulan sekali.


Bryan menyetujuinya dan berterimakasih dengan sang dokter yang sudah mengijinkan Via pulang padahal harusnya Via masih di rawat 1 minggu lagi untuk memastikan kadar HCG nya normal.


*


*


*


"Ka Via maafin Rico kemarin Rico nggak ada di saat kaka di rumah sakit" sesal Rico pada Via.


"Tidak apa..bagaimana apa berhasil?"


"Apanya ka?"


"Jangan pura-pura tidak tau..kaka tau kau sedang mengejar cintamu"


"Apa sih ka udah ah jangan aneh-aneh istirahat yang bener biar cepet sehat"


"Hahaha baiklah..semangat"


Rico hanya mendengus karena sang kaka masih saja usil dengan kondisinya yang baru saja kehilangan calon anak nya tapi Rico senang setidaknya Via tidak melulu menangis memikirkan calon anaknya yang telah tiada.


"Ka Bryan maafin Ico ya..Ico nggak ada waktu itu"


"Gak apa-apa Ico..doanya aja"


"Pasti ka..Ico doakan semoga kalian cepat di beri pengganti"


"Amin"


Rico meninggalkan kamar kakaknya dna menuju kamar miliknya..dia termenung setelah sampai di kamarnya..dia berdiri di balkon kamarnya memikirkan sesuatu yang hanya dia yang tau.


Bryan mengambilkan makanan untuk sang istri..dia membuat makanan sendiri untuk memastikan gizi Via agar terjamin..bukan tak percaya dengan para pelayan tapi dia hanya ingin melayani Via sebagai ganti waktu yang telah hilang di saat dia sibuk hingga tak menyadari kehadiran si buah hati.

__ADS_1


*


*


"Nila bagaimana kabar Via..dia baik-baik saja kan?" tanya Laura di telepon.


"Via udah baik-baik saja ka..mainlah ke sini kasih dia dukungan kaka lebih tau perasaan Via dari aku"


"Baiklah nanti sore kaka dan Vallery ke sana..tenang aja ini hanya sebentar setelah itu dia pasti kembali ceria"


"Semoga ka..aku sebenarnya tidak tega tapi aku tidak bisa berbuat apapun swlain menyemangatinya"


"Sudah tidak usah di pikirkan..jika kau sedih maka Via juga akan merasa bersalah dengan keadaannya aku tau betul perasaan Via bagaimana karena aku juga pernah mengalaminya Nila..memang berat tapi lambat laun semua kembali sepeti semula buktinya aku..aki bisa sembuh dan bangkit lagi karena mendapatkan dukungan dari suami dan keluarga..kau tau sendiri perjuanganku selama aku depresi setelah kehilangannya kan..tapi aku belajar banyak hal dari sana dan bisa mengambil hikmahnya hingga aku di beri ganti yang lebih dari yang ku kira"


"Maaf ka..maafkan kau seharusnya aku tidak mengungkit masa lalu..maaf"


"Tidak apa Nila..tegar dan kuatlah kau ibunya tugasmu memberi dukungan dan semangat untuknya percayalah dengan adanya keluarga maka Via mampu melewatinya"


"Iya ka..terimakasih sudah memberi nasehat untukku..kau memang kaka ku yang paling baik..aku menyayangimu ka"


"Kaka juga menyayangi kalian semua"


Setelah mencurahkan sesak di dadanya pada Laura kini Nila menuju kamar Via untuk memastikan Via mengkonsumsi obat dan bitamin dari dokter..dia ingin memastikan Via bahwa dia tidak perlu merasa sendiri karena ada keluarganya di sisinya.


"Via..apa kau tidur nak?"


"Belum mom..masuklah"


Ceklek......


"Kau sedang apa..dimana Bryan?"


"Bryan sedang membuat makanan mom untukku"


"Oh begitu baiklah..sudah meminum obat dan vitaminnya?"

__ADS_1


"Sudah tadi pagi mom..setelah makan siang Via minum lagi"


"Bagaimana perasaanmu nak?"


"Ya masih begini mom..hanya belum percaya harus secepat ini"


"Hey kau tak sendiri sayang..ada kami..kau tau aunty Laura juga pernah mengalami hal sepertimu hanya bedanya dia keguguran karena suatu kejadian sedangkan kau karena Mola itu..aunty Laura bahkan sempat deoresi dan di bawa ke negara A untuk menjalani pengobatan bukan hanya sekali aunty Laura mengalami depresi bahkan sudah 2x nak tapi lihatlah akhirnya dia sembuh dan baik-baik saja dia bangkit karena dia tau keluarganya selalu ada bersamanya..jadi nak kau jangan pernah merasa sendiri karena kami selalu ada di sampingmu tentu saja suamimu juga sangat mengaharapkan mu untuk kembali bangkit dari keterpurukan ini..apa kau paham sayang?"


"Via paham mom..maafin Via yang kekanakan..Via akan berjuang agar Via bisa sembuh dan kembali seperti dulu lagi..Via janji akan memberikan ganti yang jauh lebih baik dari sebelumnya"


"Good girl..itu baru anak mommy"


"Thank's mom"


"Anything for you my baby"


Via dan Nila berpelukan setelah saling membuka diri..sedih memang kehilangan calon anak yang sudah kita harapkan sejak lama tapi lebih sakit dan sedih melihat keluarga yang kita sayangi dan menyayangi kita bersedih karena kita.


Via kembali menjadi pribadi yang dulu..dia harus bersabar menanti agar segera di beri pengganti..setidaknya kurang lebih 1 tahun mereka bisa berencana program hamil lagi.


*


*


*


Laura duduk termenung di taman kediaman Rey..tamam itulah satu-satunya tempat yang menjadi sasaran keluh kesah Laura jika dia tengah sedih atau mengingat kembali calon anaknya yang belum sempat dia lihat.


"Sayang apa kau sudah bahagia nak..mommy juga bahagia dengan para adikmu..terus jaga mommy dari sana ya nak mommy merindukanmu nak" gumam Laura merindukan anaknya yang telah tiada.


Laura berjalan menuju rumah belakang..ada sebuah makam di belakang rumah Rey..itulah makan calon anak mereka yang belum sempat mereka lihat.


Makamnya begitu cantik..rumput liar tak ada satupun di sana karena Laura hampir setiap hari selalu membersihkan makam itu..dia mencabuti rumput sendiri tak menginjinkan sesiapapun untuk menyentuhnya.


Dia ingin merawat makam itu sendiri..terkadang anak-anaknya atau suaminya lah yang menggantikannya jika dia tengah sibuk atau berhalangan karena sesuatu.

__ADS_1


"Jika kau masih ada pasti kau sudah setampan dan sebesar Daddymu sayang..maafkan mommy ya nak yang tak bisa menjaga mu hiks..mommy sangat mencintaimu nak..kau adalah penyemangat mommy di kala mommy tengah sedih..kau segalanya nak mommy sayang padamu sampai akhir nafas mommy"


Tanpa di duga sebuah pelukan hangat Laura rasakan tentu saja dari suaminya yaitu Rey..Awalnya Rey mencari keberadaan sang istri karena tak melihatnya sama sekali dia tau pasti jika tak kelihatan dimana-mana hanya ada satu tempat yang pasti akan Laura kunjungi setiap hari yaitu makam anak pertama mereka.


__ADS_2