
"Ceraikan dia" ujar Genie ikut nimbrung.
"Apa maksud mu Genie..jangan bercanda kalau bicara" kesal Sean mendengar ucapan Genie.
"Lalu?" tanya Genie menatap Sean intens.
"Tidak akan aku menceraikan dia..sudah lah kalian jangan ikutan membela nya" ujar Sean tak mau di salahkan lagi.
"Ck..kau akan menyesal ketika kau menyadari kesalahan mu apa..kami tak akan mengatakan kesalahan mu dimana biarkan kau berpikir dan mencoba lebih mengerti wanita..kehilangan mengajarkan kita arti hidup yang sesungguh nya" ucap Via membuat Sean berpikir lagi.
Sean hanya diam namun diam nya bukan tanpa berpikir..dia diam-diam berpikir apa benar dia melakukan kesalahan tapi tak menyadari nya..sialan ayo Sean ingat lagi kesalahan mu.
*
*
"Loh kok sudah pulang nak?" tanya Nila heran melihat Percy sudah kembali ke rumah.
"emm.. Percy nggak enak badan mom.. Percy ke kamar dulu ya" elak Percy membuat alasan lalu pamit ke kamar agar tak semakin di tanyai yang aneh-aneh oleh sang ibu.
"Oh ok sayang..jangan lupa minum obat ya" pesan Nila pada Percy agar minum obat jika sakit.
Percy mengangguk dan tersenyum lalu dia menuju kamar..baru kali ini Sean meninggikan suara nya saya berbicara pada nya..dia benar-benar sakit hati dengan sikap Sean yang seakan tak merasa bersalah.
"Pria brengsek..semua pria sama saja" umpat Percy kesal terhadap sikap suami nya yang biasa nya pengertian tapi kali ini seolah-olah seperti orang bodoh.
Percy memilih berendam untuk menenangkan diri nya..dia juga salah tidak langsung mengatakan apa kesalahan Sean..dia sangat marah pada Sean jadi dia tidak sempat berpikir normal karena yang ada hanya emosi yang membuncah.
Percy berendam dalam bathtub dia memejamkan mata nya menikmati segar nya air yang merendam tubuh nya..kepala nya tiba-tiba pusing..jika dia kebanyakan berpikir pasti seperti ini jadi nya..sialan.
__ADS_1
Percy memejamkan mata mau untuk menetralisir rasa pusing di kepala nya..perlahan tapi pasti Percy tak sadarkan diri..badan nya tiba-tiba demam..ini lah akibat nya tidak memikirkan kondisi tubuh nya sendiri.
Tubuh Percy merosot masuk kedalam air..perlahan dia tenggelam di dalam bathtub yang berisikan air hangat untuk menghilangkan jenuh dalam diri nya.
*
*
Sean sampai di rumah tak lama setelah Percy juga sampai..sekitar 10 menit kemudian setelah Percy sampai..dia bergegas mencari keberadaan sang istri ketika dia sudah menyadari kesalahan nya.
Saat dia masuk kedalam rumah dia bertemu Nila yang sedang duduk santai membaca koran di ruang tamu..Nila heran melihat anak nya masuk dan terlihat gusar.
"Sean..ada apa?" tanya Nila heran pada putra nya.
"Mom.. Percy dimana..apa dia sudah pulang?" tanya Sean langsung tanpa peduli pertanyaan sang ibu.
"Percy..dia di kamar kata nya tidak enak badan.. sebenar nya ada apa Sean..apa kau membuat masalah dengan putriku?" tanya Nila selama mengerti dengan keadaan Percy dan juga Sean.
"Dasar laki-laki" Nila menggerutu kesal pada Sean yang bahkan tak mengindahkan ucapan nya.
Sementara itu Sean tampak telah masuk kedalam kamar nya..dia mencari keberadaan sang istri di setiap sisi kamar tapi nihil..namun Sean melihat pintu kamar mandi tertutup..pasti istri nya sedang mandi.
Sean perlahan membuka pintu kamar mandi dengan sangat perlahan..setelah berhasil terbuka dia mengintip namun mata nya terbuka lebar kala melihat tubuh Percy sudah luruh dalam air di bathtub.
"PERCYYYYYY..APA YANG KAU LAKUKAN SIALAN" teriak Sean panik melihat Percy sudah tak bergerak tiba-tiba dadanya bergemuruh perasaan takut mulai menghinggapi nya.
Sean bergegas mengangkat Percy agar tak tenggelam lagi..dia menepuk-nepuk pipi Percy berharap agar snag Istri sadar tapi nihil..Tidka ada gerakan apapun tidak ada respon apapun di dari Percy.
"Sayang bangun sayang..maafkan aku jangan begini sayang.. Percy bangun sayang.. sialan"
__ADS_1
Sean membawa Percy menuju ranjang setelah memakaikan baju simple pada Percy..tubuh Percy panas nafas nya pelan..perkataan Via tadi siang terlintas di kepala Sean tiba-tiba.
"Ck..kau akan menyesal ketika kau menyadari kesalahan mu apa..kami tak akan mengatakan kesalahan mu dimana biarkan kau berpikir dan mencoba lebih mengerti wanita..kehilangan mengajarkan kita arti hidup yang sesungguh nya"
Begitu lah ucapan Via tadi siang yang membuat Sean langsung lirih ke lantai..dia takut.. benar-benar takut..dia sudah berganti pakaian..dia akan membawa Percy ke rumah sakit..dia khawatir dengan keadaan Percy yang semakin lemah juga badan nya panas.
"Sayang bertahan lah.. maafkan aku yang bodoh ini sayang..maaf telah meninggikan suara saat berbicara padamu..maaf sayang"
Sean menggendong Percy ke luar agar cepat sampai di rumah sakit..di luar dia bertemu dengan ibu nya yang terkejut melihat kedatangan nya dengan menggendong Percy yang terlihat pucat.
"Sean__" Nila hendak bertanya namun segera di sela Sean.
"Nanti saja mom..Sean harus membawa Percy ke rumah sakit" ucap Sean memotong ucapan Nila.
*
*
"Bagaimana keadaannya dok?" tanya Sean saya Percy sudah mendapat kan penanganan dari pihak medis.
"Pasien baik-baik saja tuan..hanya sempat mengalami demam karena mungkin pasien belum makan di tambah banyak pikiran dan berendam terlalu lama..saya sudah menyuntikkan vitamin untuk pasien jadi anda tidak perlu khawatir lagi..kalau begitu saya permisi dulu tuan..mari" jelas sang dokter mengenai kondisi Percy.
Erick dan Nila menatap tajam kearah Sean..tentu saja pelaku utama nya adalah putra mereka sendiri.. benar-benar apa perlu mereka beri pelajaran dulu pada Sean baru Sean bisa mengerti.
"Kau apakan putriku hah..sudah berapa kali aku ingatkan padamu untuk tak menyakiti nya lagi tapi lihat yang terjadi sekarang..Daddy sungguh kecewa padamu Sean" ucap Erick kecewa dengan Sean.
"Dad..sorry.. Sean__"
"Sudah cukup Sean..cukup..mommy juga kecewa pada mu" ucap Nila menambahi ucapan Erick.
__ADS_1
"Mom.. Sean nggak ada maksud menyakiti Percy..Sean dan Percy hanya salah paham.. Sean janji ini terakhir kali nya Sean bersikap bodoh..pelase maafin Sean mom,dad" ucap Sean membela diri dengan memohon agar ayah dan ibu nya mau memaafkan nya.
Hening..tak ada sahutan dari kedua orangtuanya.. Sean semakin takut karena orangtua nya pasti akan memisahkan nya dari Percy..tidak..tidak akan dia biarkan siapa pun memisahkan nya dari sang istri.