
Hari ini adalah hadi dimana dua hati akan menyatu..dua hati yang sempat hancur karena takdir yang sempat mempermainkan mereka kini telah menyatu dan kembali utuh seperti sedia kala.
HAPPY WEDDING BRYAN AND VIA
Terlihat tulisan besar itu di depan halaman kediaman Erick orangtua Via..ya hari ini adalah hari pernikahan Via dan Bryan.
Seminggu setelah kesehatan Via semakin membaik rencana pernikahan yang awalnya akan di gelar bulan depan kini di majukan karena mereka tak ingin berlama-lama lagi.
"Selamat menempuh hidup baru ya anakku" ucap Erick memeluk Via dan Bryan bersamaan.
"Terimakasih dad" ucap mereka berdua bersamaan.
"Berbahagialah..nikmati kebersamaan kalian..sudah cukup kalian tersiksa sekarang waktunya bagi kalian menyongsonvmg masa depan kalian dengan tenang"
"Pasti dad..Bryan janji akan membahagiakan Via selama sisa umur Bryan"
"Daddy percaya padamu nak"
Acara pun telah usai..Bryan dan Via kini tengah berada di kamar Via..mereka tak ingin pergi ke hotel ataupun honeymoon layaknya pasangan pengantin baru..bagi mereka ini sudah cukup..berkumpul bersama keluarga adalah honeymoon terbaik bagi mereka.
__ADS_1
"Tidurlah sayang aku tak akan macam-macam" ucao Bryan sambil merengkuh Via.
"Hm..bersama saja"
"Baiklah..mandilah dulu dan istirahat aku tau kau pasti lelah"
"Hm..kau juga my hubby"
Bryan mencium Via sejenak Via tak menolak dia menikmati ciuman itu hjngga Bryan menghentikan aktivitasnya karena tak mau membuat Via sakit dan kelelahan.
"Sudah cukup..besok saja,masih banyak waktu untuk kita menikmati waktu berdua" Bryan mengusap sisa saliva di bibir Via.
"Hm..kau tak ingin mengambil hak mu my hubby?"
blushhh....
Pioi Via merona mwndengar kata-kata absurd Bryan..astaga kenapa dia jadi panas dingin begini belim juga apa-apa sudah begini reaksi nya bagaimana jika Bryan benar-benar melakukannya nanti..oh astaga otak jangan liar.
Bryan dan Via benar-benar tidur tak ada kegiatan ehem..ehem atau enak enak antara mereka berdua..Bryan tak mau Via lelah karena dia baru saja merasakan kebahagiaan bersamanya.
__ADS_1
Sepanjang malam mereka terlelap dengan saling berpelukan tubuh keduanya lelah karena banyak tamu undangan yang datang..orangtua Bryan tidak datang karena sang mommy tengah sakit dan terbaring lemah di ranjang rumah sakit .
Bryan dan Via tak masalah toh mereka akan mengunjungi orang tua Bryan nanti..ada rasa khawatir pada kedua oengantin baru itu mengenai kondisi kesehatan mommy Bryan tapi mereka berdoa semoga sang mommy segera sembuh dan bisa melihat kebahgiaan mereka.
Skip........
"Jadi kapan jallang itu akan kau habisi?"
"Aku serahkan semua pada Bryan ka"
"Ya kau benar..Bryan lebih berhak menghabisinya daripada kita"
"Ya dan aku berterimakasih pada ka Rey karena telah berhasil menangkap jallang sialan itu"
"Hal mudah bagiku untuk sekedar menangkap seekor cacing kepanasan seperti jallang itu"
"Ya kau memang masih yang terbaik dari yang ada ka..dan Gian lah yang menuruni sifat dan ketegasanmu itu"
"Hahaha..ya kau benar..dia sudah sama sepertiku ketika mencari istrinya yang sempat hilang waktu itu"
__ADS_1
Mereka terus membahas masa-masa dimana mereka yang memimpin..sejarah menyatunya keluarga mereka akan mereka kenang hingga akhir hayat.
Di sisi lain Caitlin tampak terkulai lemas karena baru saja di garap oleh anak buah Gio..dia salah mencati lawan..memang penyesalan datangnya belakangan jika di awal adalah pendaftaran.