Suamiku Anak Mommy

Suamiku Anak Mommy
Ep 119_Christian and Christina


__ADS_3

Via di pindahkan ke ruang rawat tentunya di kelas VVIP sesuai perintah sang suami yaitu Bryan.


Bryan ingin agar Via bisa merasa nyaman dan tenang..Bryan juga meminta anak-anaknya agar di pindah ke ruangan yang sama dengan Via agar jika sewaktu-waktu mereka menangis atau apalah Bryan dan yang lainnya tau.


Di ruangan itu sedang ramai para nenek dan kakek serta uncle dan aunty yang tengah memuji perpaduan antara Bryan dan Via..sungguh mereka sangat kagum dengan kedua bayi mungil itu.


"Astaga hey kalian kenapa menggemaskan sekali sih..kan aku jadi ingin mencubit pipi kalian terus" ucap Genie (Masih jomblo).


"Iya kau benar Gen..mereka sangat lucu seperti boneka" tambah Nelsy (punya cem-ceman).


"Iya kalian benar..astaga aku jadi ingin punya anak deh" tambah Grace (Berpacaran).


"Astaga kalian ini para aunty sengklek lebih baik diam duduk jangan ganggu anakku nanti ketularan sengklek nya" ucap Via.


Sedangkan yang lainnya hanya tertawa mendengar ocehan para wanita Wilson..memang jika mereka tengah berkumpul sudah seperti pasar sangat ramai.


Gia,Gio tak berada di negara X mereka sedang berlibur dengan keluarga masing-masing ke benua Eropa si kembar milik Rey dan Laura itu memang kadang kompak kadang juga tidak tergantung dengan mood.


Sementara itu Daddy dan mommy nya Bryan belum bisa menyambangi mereka karena kondisi kesehatan mereka tidak memungkinkan untuk berkunjung.


Bryan dan Via sudah pernah berjanji akan menyambangi orangtua Bryan jika anak mereka sudah lahir..mungkin satu atau dua bulan lagi mereka akan berkunjung ke tempat orang tua Bryan.


"By apa mommy dan Daddy baik-baik saja?"


"Tidak honey..mereka masih sama kondisinya"


"Sabar ya tunggu anak-anak kuat dulu baru kita ke tempat mereka..mau kan?"


"Iya honey.. tidak apa-apa"


"Love you Daddy"


"Sayang jangan memancing ku..aku tau kau belum bisa menyenangkannya jadi diamlah jangan sampai aku kelepasan hm?"


"Ok daddy"


"Oh baby"


"Bryan, Via.. apa kalian sudah menyiapkan nama untuk mereka?"


"Sudah dad"


"Siapa namanya?"

__ADS_1


"Christian Dan Christina panggilan nya Christ dan Christi"


"Woahhh indah sekali namanya..bagus untuk nama belakang bagaimana?"


"Via ikut Bryan saja dad..tidak apa-apa kan?"


"Tidak apa-apa sweetie..kau sudah bukan tanggung jawab kami jadi itu terserah kalian..kami ikut senang asalkan kalian senang"


"Terimakasih dad"


"Semoga kebahagiaan selalu menyertai kalian semua.. jadilah keluarga yang saling terbuka dan pengertian..didiklah anak-anak kalian dengan cinta agar menjadi anak-anak yang berbakti kelak"


"Thank you mom..kami akan melakukannya dengan baik..kalian lah yang kami contoh hingga kami bisa menjadi seperti sekarang"


"Kau selalu jadi little princess mommy dan Daddy Via meski kau sudah memiliki little prince dan princess"


Suasana di ruangan itu begitu memenangkan dan hangat..meskipun Bryan merasa ada yang kurang karena ketidakhadiran orangtuanya namun peran mereka bisa tergantikan oleh orangtua Via.


*


*


"By namanya sangat bagus..aku suka"


"Benarkah?"


"Sudah dari jauh-jauh hari baby..aku hanya merahasiakan nya darimu saja"


"Haha kau memang penuh kejutan by"


"Aku hanya ingin yang terbaik untuk anak-anak kita baby..semua yang ku punya di dunia ini hanya untuk kalian karena kalianlah sumber kebahagiaan ku"


"Astaga by aku bisa meleleh"


"Hahah kau ini..oh ya nama panjang mereka adalah Christian Rilley Ivanders Dan Christina Cleora Ivanders..kau tidak apa-apa kan kalau nama Wilson Tidka ku sematkan pada anak-anak kita?"


"Tidak masalah by..toh mom dan Daddy juga uncle dan aunty juga tidak masalah..mereka paham by"


"Aku hanya takut kalau mereka merasa tidak di hargai olehku baby..aku hanya orang baru"


"Kau itu keluarga kami..kau tau kan keluargaku bukan asli keluarga Wilson karena Daddy bukan saudara kandung uncle Rey..Daddy di adopsi oleh grandma dan grandpa sewaktu usianya menginjak 10 tahun..Daddy kehilangan orangtuanya karena suatu kejadian dan kebetulan orangtua Daddy dan orangtua uncle Rey itu sahabatan jadi mereka memutuskan untuk mengangkat Daddy menjadi anak mereka dan tidak membeda-bedakan antara Daddy dengan uncle Rey..uncle orangnya baik by tidak perlu merasa bagaimana dengan mereka hm?"


"Baiklah baby..aku tetap akan mencintaimu dan keluargamu meski kalian bukan asli dari Wilson famili..bagiku kalianlah keluarga Yangs sesungguhnya..kalian memberikanku ketenangan dan kehangatan dalam sebuah keluarga di saat aku sendiri jauh dari orangtuaku.. terimakasih sudah menerimaku menjadi bagian dari keluarga kalian"

__ADS_1


"We love you Daddy"


"Oh baby..love you more all"


Mereka berpelukan dengan hangat..sungguh tiada yang bisa menggantikan arti sebuah keluarga yang mampu memberikan rasa hangat dan nyaman di dalamnya.


Braun sungguh beruntung bisa di terima di dalam keluarga Via yang begitu memiliki kehangatan yang dia butuhkan sejak jauh dari kedua orang tuanya.


*


*


"Baby waktunya Christ dan Christi makan"


"Baiklah..kemarikan mereka aku akan langsung menyusui mereka berdua"


"Kau yakin..bisa baby?"


"Bisa by..bantu aku"


"Ok"


Via menyusui Christ dan Christi secara bersamaan dengan sisi kanan dan kiri masing-masing..Bryan dengan susah payah menahan agar tak terpengaruh karena mainan kesayangannya di monopoli oleh kedua anaknya..sabar Bryan.


Selesai dengan urusan susunya kini kedua bocah itu sudah terlelap waktunya bagi Bryan bermanja-manja dengan sang istri karena jika kedua bocah itu melek tidak ada waktu bagi Bryan untuk bermesraan karena dia akan bermain dengan kedua miniaturnya.


"Baby apa kau bahagia memiliki suami anak mommy sepertiku?"


"Hey apa maksudmu?"


"Aku dulunya kan anak mommy baby..aku hanya merasa jika kondisi ku belum seperti sekarang apa kau masih mau denganku?"


"Hey tentu saja aku mau..aku menyukaimu bukan hanya dari fisik namun dari sikap dan hatimu..kau mampu membuat hatiku yang dingin tak tersentuh menjadi hangat..kau mampu merobohkan dinding yang ku bangun agar aku tak jatuh hati dengan pria tapi kau mampu meruntuhkan nya hanya dengan beberapa kali pertemuan dan juga segala tingkah menyebalkan mu tentunya"


"Benarkah?"


"Tentu jadi biarpun suamiku anak mommy aku tetap akan berada di sisimu dan takkan pernah meninggalkan mu apapun kondisi mu"


"Terimakasih baby..aku beruntung bisa memiliki mu yang sempurna..aku sangat beruntung"


"Aku juga beruntung memiliki suami sepertimu yang begitu perhatian dan tak pernah marah meski sikapku menjengkelkan kadang-kadang"


"Tidak apa-apa baby..aku menerimamu dengan segala kurang dan lebihnya dirimu.. begitupun sebaliknya aku harap kau bisa menerima segala kekurangan dan kelebihan ku"

__ADS_1


"Of course daddy"


__ADS_2