Suamiku Anak Mommy

Suamiku Anak Mommy
Ep 122_Membagi Waktu


__ADS_3

Tak terasa usia kedua bocah-bocah itu sudah memasuki bulan ke 3..tubuh mereka semakin gembul,pipi yang tertutup daging karena kebutuhan gizi mereka selalu tercukupi.. lipatan di setiap bagian tubuh keduanya membuat mereka terlihat sangat Mon tok.


Setiap hari para nenek dan kakek tiada henti-hentinya mendatangi rumah Bryan..orangtua Bryan juga sudah di jemput karena Via ingin twins C dapat dekat dengan nenek dan kakeknya dari pihak Bryan juga.


Bryan sangat senang dia tak percaya jika Via mempunyai pemikiran seperti itu..dia semakin jatuh cinta pada Via setiap detiknya.. sekarang Bryan dapat berkumpul dengan keluarganya lagi.


Hari ini Bryan ada perjalanan bisnis ke kota sebelah..biasanya jika dan perjalanan bisnis Robert lah yang menggantikan nya tapi kali ini harus Bryan sendiri yang datang.


Mau tidak mau Bryan mengajak Via sedangkan twins di tinggal dengan para nenek dan kakek nya..tentu mereka Tidka keberatan toh twins C sangat kalem dan tidak pernah rewel.


Saat ini Bryan dan Via telah bersiap untuk ke kota sebelah..hanya 2 hari perjalanan bisnis mereka.. Via tak mau terlalu lama meninggalkan anak-anaknya pasti dia sangat merindukan mereka nantinya.


"Ayo baby sudah semua kan?" tanya Bryan ketika melihat Via telah selesai bersiap.


"Ayo..sudah by"


Bryan dan Via turun ke bawah dan di sambut gelak tawa dari kedua bocah itu..astaga semakin tidak ingin meninggalkan anak-anaknya.


"Mom..dad"


"Kalian sudah siap?" tanya Erick.


"Sudah dad..maaf ya kami merepotkan kalian"


"Hey ngomong apa sih..kami tidak di repotkan sama sekali..mereka cucu kami jadi tidak ada yang di repotkan" ucap Nila.


"Baiklah mom,dad..kami titip twins ya..hanya 2 hari saja"


"Pergilah.. nikmatilah waktu kalian"


Via dan Bryan tersenyum kemudian mereka mendekati twins dan menciumi seluruh wajah mereka dan membuat twins tertawa geli.. Via dan Bryan juga tertawa mereka senang anak-anak tidak rewel..setidaknya mereka bisa tenang.


"Hey sayang-sayangku mom dan Dad pergi dulu ya..kalian jangan nakal dengan para grandpa dan grandma..love you so much kesayangan" pamit Via pada kedua bocah itu.


"Hey kesayangan Daddy..kami kerja dulu ya kalian jangan rewel oke nanti Daddy belikan banyak mainan untuk kalian..bye sayang-sayangku"


Via dan Bryan berangkat menuju kota sebelah..selama perjalanan Via hanya diam baru saja pamit sudah rindu..astaga apa ini yang di rasakan oleh orang tuanya ya saat dia tinggal di apartemen dulu.


Huhh rasanya dia semakin bersalah pada kedua orang tuanya..biarlah nanti jika mereka kembali dia akan menghabiskan waktu lebih banyak dengan orangtuanya.


"Kenapa baby?"

__ADS_1


"Tidak by..hanya saja apa ini yang dirasakan adakan orangtua kita ya ketika kita jauh dari mereka seperti kita jauh dari anak-anak?"


"Ya begitulah baby.. orangtua kita pasti merindukan kita saat kita tidak di sisinya..begitu juga dengan kita yang kadang merindukan mereka namun tak sedalam kerinduan mereka terhadap kita karena apa karena kita terlalu asik dengan dunia kita sendiri hingga kita lupa bahwa ada keluarga yang selalu merindukan kehadiran kita..maka dari itu mulai sekarang kita harus punya membagi waktu antara pekerja dan keluarga.. pekerjaan bisa di cari tapi waktu bersama keluarga tidak akan pernah bisa terulang kembali..seperti itu lah kehidupan baby"


"Kau benar by..kita harus bisa membagi waktu antara keluarga dan pekerjaan..baiklah aku akan stop menjadi CEO dan Sean akan sepenuhnya menggantikan posisi ku..aku tak mau anak-anak tumbuh dengan kurangnya kasih sayang kita sebagai orang tua"


"Pintar..aku semakin sayang denganmu baby"


"Jangan mulai by..badanku remuk dari semalam"


"Hahahaha..aku hanya memujimu baby"


"Sudahlah aku tau kemana arah pikiranmu berakhir"


"Hahahaha"


Via tertidur selama dalam perjalanan..dia lelah..Bryan tak melarang dia tau Via sangat lelah akibat ulahnya juga karena semalam jatahnya di dobel.


*


*


"Baby kita sudah sampai"


"Baru saja baby..ayo keluar kita ke hotel kau bisa tidur di sana"


"Hmm"


"Robert kau juga istirahat lah"


"Baik tuan"


"Ck sudah berapa kali aku katakan panggil tuan hanya jika di kantor ck"


"Ok adikku..sorry"


"Sudahlah.. istirahat saja nanti sore bersiaplah untuk pertemuan itu"


"Siap"


Bryan membawa Via menuju kamar presidential suite yang ada di hotel itu meski hanya 2 hari tapi Bryan ingin yang terbaik untuk Via.

__ADS_1


Robert juga sama tapi Robert menolak lebih baik uangnya untuk dia tabung dan Bryan tak protes lagi itu sudah pilihan Robert.


"Tidurlah baby..kau pasti lelah"


"Hm..jangan kemana-mana"


"Iya sayang"


Via melanjutkan tidurnya karena memang dia kelelahan..Bryan tak kemanapun dia selalu di samping Via..Bryan memilih mengganti semua pakaiannya dan ikut merebahkan tubuhnya di samping Via.


Bryan mendekap Via dan mengendus aroma tubuh istrinya yang membuatnya candu..astaga kenapa bangun lagi si cup minta di goreng ya kamu.


Bryan merutuki dirinya sendiri karena di saat-saat istrinya kelelahan junior nya malah terbangun sialan..dia salah telah mengendus aroma tubuh istrinya sial..sungguh kebodohannya sendiri yang sudah membangunkan si Ucup.


Bryan memilih menahannya karena dia tak mau Via sakit jika harus menuruti keinginan nya..dia bisa dan kuat menahannya ya harus bisa demi Via..nanti malam saja cup kau akan puas jika malam nanti..sekarang tidurlah.


Sore pun tiba Via dan Bryan sudah bersiap untuk bertemu klien di kota ini..hanya membahas kerjasama dan peninjau lokasi konstruksi yang akan di bangun rumah sakit.


Bryan dan Via menuju lobby dan bertemu dengan Robert.. Robert sudah siap sebelum Via dan Bryan turun karena tugasnya sebagai seorang asisten sekaligus supir..tentu saja bayaran yang dia dapat dua kali lipat dari Bryan.


"Klien sudah berada di lokasi konstruksi tuan"


"Hm..kita berangkat"


"Baik"


Via dan Bryan beserta Robert menuju lokasi konstruksi..tujuan Bryan mengajak Via adalah agar para wanita tidak berani mendekatinya karena jika mereka berani maka singa betinanya akan langsung menyergap mereka tanpa pikir panjang.


Bryan juga tak mau ada sesuatu yang terjadi di luar prediksi nya jika tidak mengajak Via..dunia bisnis kejam jika kita lengah maka kita yang akan kalah.


Sudah banyak para pebisnis hancur karena ulah pesaing bisnis lainnya yang menggunakan cara apapun agar mereka bisa hancur.. tidak perduli lajang atau sudah berumahtangga mereka tidak pandang bulu.


"By rumah sakit itu untuk apa?"


"Untuk para pengidap sakit yang parah baby"


"Biaya?"


"Free baby..aku tak memungut sepeserpun dari mereka..aku hanya ingin membuat mereka memiliki peluang hidup meski kecil dna berbagi dengan sesama penderita sakit yang sama"


"Kau mulai sekali by..aku semakin mencintai mu"

__ADS_1


"Me too baby"


__ADS_2