Suamiku Anak Mommy

Suamiku Anak Mommy
Ep 137_Pertarungan


__ADS_3

Malam telah tiba..Percy dan Miley kini hanya tinggal dan berdiam diri di dalam apartemen karena semua kebutuhan mereka sudah tercukupi tentu saja dari Sean yang tak ingin mereka keluar dari apartemen.


Mereka tak masalah toh demi keamanan mereka juga kan..mereka juga tak ingin sesuatu yang buruk terjadi jika mereka melanggar perkataan Sean tadi siang.


Karena bosan akhirnya kedua wanita itu hanya tiduran karena jam baru saja menunjukkan bahwa 9 malam..lebih baik tidur daripada bosan.


Lama kelamaan keduanya terlelap karena merasa bosan dan akhirnya tertidur dengan sendirinya setelah kenyang mengisi perut masing-masing.


*


*


Paginya kedua wanita itu berangkat sendiri tanpa di jemput ataupun di antar Sean..mereka tak ingin merepotkan Sean bagaimana pun juga Sean sudah banyak membantu mereka, jadi meringankan sedikit beban agar tak merepotkan Sean terus.


Di saat mereka tengah berjalan dengan santai tiba-tiba dari arah depan terlihat 4 orang preman yang seperti tengah menunggu mereka berdua.


Percy dan Miley menghela nafasnya panjang..mereka kesal karena di ganggu waktu untuk ke kantor..mereka tak mau di potong gaji atau di pecat dari kantor karena sudah susah payah mereka bisa masuk dalam Richard Corps.


"Ck..sialan..mengganggu saja" Percy.


"Hey sudah lama aku tak menghajar orang apa kau siap beb?" Miley.


"Huhhh..sepertinya akan menarik..baiklah are you ready Miley?" Percy.


"Ya sangat siap" Miley.


"Mari bermain" Percy.


Keempat preman itu tampak meremehkan kedua wanita yang dalam pandangan mereka hanya wanita lemah yang sok berani agar tak terlalu takut.


"Nona-nona sekalian lebih baik kalian menyerah saja dan layani kami maka kami akan dengan senang hati melepaskan kalian.. bagaimana nona?" preman.


"Ck...berisik lawan kami jangan banyak cincong" Percy.


"Wah kalian punya nyali juga ternyata..baiklah..lawan mereka" preman.


Dan baku hantam pun tak bisa terelakkan lagi..Percy dan Miley begitu lihai dalam menyerang mangsanya..mereka tak membuang-buang kesempatan untuk olahraga tangan agar tak kaku.


Percy terus menghajar satu orang yang sangat menjijikkan tatapannya..Percy bahkan sempat mencolok mata preman itu karena memandangnya dengan tatapan mesum..sialan dia tidak terima.


"Dasar mesum kau..kau akan menyesal telah berani melihat ku dengan tatapan mesum mu itu.. brengsekkkkkkk" Percy.

__ADS_1


Percy mengahajar hingga tak berdaya si preman itu..hal itu membuat dua orang yang tersisa menjadi geram..mereka mengambil sebuah pisau dari balik saku jaket yang mereka kenakan.


Satu yang banyak omong terlihat menyerang Percy namun dapat di hindari oleh Percy..Miley juga begitu dia sangat senang mendapatkan lawan untuk berolah raga otot setelah sekian lama tidak menghajar orang.


"Wow kau hebat juga ternyata cantik..lebih baik kau mengalah saja daripada kulit mulusmu terluka oleh tajamnya pisau ku" preman.


"Ck..banyak omong ya" Miley.


Miley menendang masa depan pria itu hingga si pemilik masa depan merintih bahkan mengerang kesakitan juga nyut-nyutan.. Percy dan Miley benar-benar bar-bar saat ini..dari dulu memang mereka bar-bar tapi tentu ada kapasitas tersendiri untuk itu.


Di saat mereka memenangkan pertarungan itu tanpa mereka sadari satu di antara preman itu tiba-tiba bangkit dan menyerang Percy hingga Percy mendapatkan luka tusukkan di perutnya.


"Percyyyyyy...sialan kau brengsek" Miley.


Miley menghajar preman itu hingga tak berdaya di aspal.. setelah meminta seseorang untuk melaporkan keempat preman itu kini Miley membawa Percy ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan dari pihak medis.


Pikiran Miley kalut tak dapat berpikir normal dan jernih..dia bahkan melupakan ponsel nya yang bisa untuk menghubungi Sean.


*


*


Sedangkan Sean..dia tengah gusar karena sampai jam kerja dua gadis itu bahkan belum menampakkan batang hidungnya sekalipun..astaga kenapa pikirannya jadi kemana-mana.


"Ya" Sean.


"......."


"Apaaaa..kenapa kalian bisa lalai hah?" Sean.


"........"


"Sialan..urus keempat preman itu dan cari tau siapa dalang di balik semua ini..aku yakin mereka di suruh seseorang" Sean.


"........"


"Ada di rumah sakit mana mereka?" Sean


"......."


"Ok aku tutup..urus sisanya" Sean.

__ADS_1


Setelah menutup teleponnya Sean mengambil kunci mobilnya dan melajukan kendaraannya menuju rumah sakit dimana Percy di rawat..sialan seharusnya dia menjemput gadis itu..arghh bodoh kau Sean.


Dengan kecepatan tinggi akhirnya Sean sampai di rumah sakit dimana Percy di rawat..dia segera mencari keberadaan Percy..sungguh hatinya tak tenang memikirkan pisau yang menancap di perut Percy..pasti gadis itu kesakitan..ini salahmu Sean.


Setelah mendapatkan dimana Percy berada Sean tanpa ba-bi-bu lagi langsung menuju ruangan dimana Percy tengah mendapat penanganan.


Terlihat Miley tengah duduk di depan ruang operasi dan menunggu Percy yang tengah menjalankan operasi.


"Miley" Sean.


"Tuan..Sean" Miley.


"Bagaimana keadaan Percy?" Sean.


"Masih di operasi tuan" Miley.


"Hey ini di luar kantor panggil aku Sean saja" Sean.


"Tapi ini masih jam kantor tidak sopan bagi saya memanggil anda dengan nama tanpa embel-embel" Miley.


"Huhh terserah kau saja " Sean.


Mereka menunggu di depan ruang operasi..mereka hanya berharap semoga Percy tidak apa-apa..semoga operasinya berjalan lancar tanpa halangan.


Tak begitu lama kemudian terlihat seorang suster keluar dari ruang operasi dengan sedikit tergesa-gesa..Sean dan Miley melihat suster itu dengan tergesa-gesa tapi tak berani menghambat jalan suster itu akhirnya mereka membiarkan suster itu untuk melakukan tugasnya.


Sungguh lebih baik meeting dengan investor asing dari menunggu kabar dari dokter..sialan benar-benar membuat nya gusar.


"Miley sebaiknya kau pulang saja dan gantilah bajumu..biar di antar salah satu bodyguard yang sudah ku siapkan" Sean.


"Tapi Percy__" Miley.


"Percy baik-baik saja ada aku..kau kembalilah setelah itu kau bisa ke sini lagi" Sean.


"Baiklah saya titip Percy" Miley.


Miley pulang dan di antar salah satu bodyguard yang Sean siapkan.. bodyguard yang Sean siapkan untuk kedua gadis itu memang di kecoh oleh dua gadis itu..para penjaga itu di buat bingung kala tak menemukan sesiapapun di apartemen setelah menunggu hampir berjam-jam.


Percy dan Miley keluar dari apartemen dengan penyamaran juga masih pagi di saat orang-orang masih asik dengan selimut nya.


Dua gadis itu sungguh cerdik dan pintar dalam mengelabui hingga para penjaga yang di utus Sean tidak menyadarinya.

__ADS_1


"Kau harus baik-baik saja Percy..kau pasti baik-baik saja" Sean


Di saat Sean masih sibuk dengan pemikirannya dokter keluar dari ruang operasi dan menghampiri Sean yang juga langsung menghampiri si dokter.


__ADS_2