
"Wahhhh danau nya indah sekali sayang..aku sangat suka..baby juga suka" ujar Percy sambil melihat-lihat sekeliling danau yang sangat asri.
"Aku juga sayang..apalagi ada kau di samping ku yang semakin menambah keindahan nya dan satu lagi si baby yang menjadi pelengkap keindahan nya juga" ujar Sean memuji Percy dan alam di sekitar.
"Ck..sudahlah jangan banyak menggombal..tolong fotokan aku sayang..aku ingin berselfie di sini" pinta Percy.
"Kenapa tidak berdua saja sayang..aku juga mau berselfie denganmu" ujar Sean merajuk.
"Ck..ya sudah cepatlah menyebalkan" sahut Percy yang heran dengan tingkah Sean yang mirip orang cemburu.
Setelah selesai berselfie Sean dan Percy berjalan-jalan mengelilingi danau..mereka menikmati waktu bersama..tak terasa waktu sudah semakin sore hari semakin gelap.. Sean membawa Percy kembali ke rumah karena tidak mau jika Percy sakit jika terlalu lama di luar.
Sampainya di rumah Sean membantu Percy mengganti baju dengan yang lebih hangat..udara semakin dingin mungkin memasuki musim dingin jadi hawanya benar-benar sudah dingin menusuk tulang.
"Sayang besok kita cek dokter ya..aku ingin tau perkembangan baby di perut mu" ucap Sean sambil merengkuh tubuh Percy.
"Iya sayang.. terserahmu" Percy hanya menurut dan tak membantah toh juga baik untuk anaknya.
"Terimakasih sayang sudah memaafkan dan melupakan kesalahan ku..aku benar-benar tidak tau jika kau tak memaafkan ku mungkin aku akan meninggalkan dunia ini" ucap Sean sendu mengingat betapa Percy sangat mulai hingga mau memaafkan dan melupakan kesalahannya.
"Ssstt tidak usah mengingat yang sudah-sudah sayang..fokuslah pada masa depan kita..aku akan memaafkan mu jika memang kesalahan itu pantas untuk di maafkan tapi aku juga bukanlah malaikat yang memiliki kesabaran lebih sayang jadi kau harus ingat hati yang telah hancur takkan bisa kembali utuh lagi seperti sedia kala..apa kau paham?" jelas Percy lembut mengelus wajah Sean yang terlihat menikmati gerakan tangannya.
"Hmm.. thanks my love..kau yang sebaik..kau yang mengajarkan arti cinta yang sesungguhnya padaku..kau ya g mengenalkan arti perduli pada diriku..kau adalah yang pertama dalam segala hal yang pernah kita lalui..kau segalanya bagiku sayang..dana sekarang kau memberikan satu kebahagiaan lagi untukku yaitu anak..kau adalah wanita sempurna sayang..aku sangat mencintaimu" ujar Sean mengutarakan isi hatinya.
"Aku juga sayang..kau yang pertama dalam segala hal yang telah ku lalui..aku sangat mencintaimu Sean" balas Percy.
Kedua manusia itu berpelukan dengan hangat.. Sean membawa Percy ke kamar mereka akan menghabiskan waktunya dengan olahraga..ya Sean begitu suka dengan kegiatan yang mereka lakukan itu.
Skip.....
__ADS_1
Tak terasa usia kehamilan Percy sudah di trimester kedua..7 bulan sudah Percy mengandung..selama itu juga setiap kali telefon dengan keluarga Sean pasti Sean tak akan memperlihatkan keadaan perut Percy yang sudah besar karena mengandung dua buah hatinya.
Sean sangat bahagia bisa di berikan kepercayaan lebih..dia ingin sekali mengatakan pada keluarga nya tapi kembali lagi dia tak mau sesuatu hal terjadi jika terlalu di umbar biarkan saja ketika anak mereka lahir nanti dia akan memberikan kejutan untuk keluarganya.
"Sayang apa twins rewel?" tanya Sean dengan membawa segelas susu dan sepiring buah yang sudah di potong.
"Tidak Daddy..twins sangat penurut..mereka mau mommy nya tidur terus benar-benar mulia sekali hidupku" jelas Percy.
"Hahaha tidak apa sayang.. aku tidak keberatan justru aku senang jika kau tidak kelelahan dan melakukan aktifitas berlebihan karena aku mau twins sehat-sehat di sini begitu juga kau sayang..aku tak mau kau sakit" ucap Sean mengecup perut besar Percy.
"Terimakasih sayang..tapi tubuhku melar seperti babi..aku tidak menarik lagi" keluh Percy yang merasa dirinya lebih mirip gajah daripada wanita.
"Hey siapa bilang kau mirip babi..astaga kau malah semakin seksi di mataku sayang..kau begitu menggoda..bahkan semua bertambah volumenya..aku suka sayang kan aku jadi ingin..ayo sayang kita olahraga" ajak Sean yang sudah terpancing gairrah.
"Ishhh ck..kau ini" decak kesal Percy yang sudah yakin bahwa sang suami adalah maniak.
"Ya sudah ke kamar saja..bantu aku" Percy akhir nya kalah dan menuruti semua keinginan Sean.
Dan akhirnya terjadilah ranjang bergoyang di sore yang hangat sehangat kamar mereka.. Sean dan Percy sudah memeriksakan jenis kelamin anak mereka..twin boys.. Sean sangat bahagia karena keinginan nya memiliki penerus akhir nya terwujud.
Sean sangat menjaga Percy dan kedua anaknya yang masih dalam kandungan..dia benar-benar tidak akan meninggalkan Percy..dia akan terus di samping Percy hingga saat nya melahirkan nanti..dia ingin mengganti waktu yang dulu dia buang untuk bekerja dan tak bisa menemani Percy.
*
*
"Dad..kita susul Katy Sean yuk..Rico rindu dengan nya" ajak Rico sang bontot.
"Tidak bisa sayang..mereka tidak mau di ganggu waktu nya..kau tak kasihan dengan kakakmu yang selama 2 tahun ini seperti ornqg linglung..biarkan dia menikmati waktunya bersama Kaka ipar mu itung-itung sebagai ganti waktu yang hilang" ujar Erick memberi pengertian.
__ADS_1
"Baiklah dad.. Rico nurut aja..nanti deh kalau Rico rindu Rico ijin ke kamar Sean saipa tau boleh ke sana"
"Hey memang kau tak sibuk?"
"Sibuk apa dad?"
"Itu siapa namanya..gadis yang sering kau ceritakan itu siapa namanya?"
"Anna..why?"
"Kau tak mengejar nya lagi?"
"Dia menghilang dad.. Rico tak tau kemana dia pergi"
"Astaga hahaha jadi kau tengah galau boy?"
"Dad..ah..kau menyebalkan"
Erick hanya tertawa melihat wajah kesal anak bungsunya..astaga anak-anaknya sudah besar dana dewasa..dia tak menyangka sebentar lagi akan merelakan anaknya di miliki wanita lain tapi tidak apa yang penting mereka bahagia itu sudah cukup bagi Erick sebagai orangtua.
"Kau hubungi saja uncle Deril dan katakan masalahmu boy..dia akan membantu mu..tenang saja" ujar Erick memberi solusi.
"Uncle Deril..apa bisa di percaya..dia ember sekali kalau dengan uncle Rey"
"Hahaha astaga kau ini..dia itu bekerja dengan uncle Rey..sudah dari dia umur 17 tahun hingga hampir mempunyai cucu..sudah sana hubungi uncle Deril dan ceritakan apa masalahmu dia pasti akan membantu mu"
"Hmmm..baiklah dad..aku percaya semoga saja dia bisa segera di temukan..jujur aku baru menyadari perasaan ku dad"
"Kau mencintai nya?"
__ADS_1