Suamiku Anak Mommy

Suamiku Anak Mommy
Ep 54_Terpuruk


__ADS_3

Flashback Toilet.....


Setelah perempuan sialan itu berhasil kabur Grace sadar bahwa Via saat ini membutuhkan rumah sakit..dia berteriak meminta bantuan.


Tak berapa lama kemudian Gia dan yang lainnya datang..mereka masuk dan syok melihat apa yang terjadi..astaga cobaan apalagi ini tuhan.


"Viaaaa..astaga Via kenapa Grace?" tanya Gia histeris.


"Nanti aja Grace ceritain ka..sekarang lebih baik bawa Via ke rumah sakit"


"Iya ka..ayo cepetan hiks"


Akhirnya djengan bantuan bodyguard Via di bawa ke rumah sakit terdekat.


Para bodyguard benar-benar merasa akan habis jika Gio tau bahwa mereka tak becus menjaga nona mudanya.


Sepanjang perjalanan Gia terus bergumam dan berdoa agar Via baik-baik saja..dia benar-benar terkejut dan terpukul ,dengan kejadian mendadak ini..sungguh di luar perkiraannya.


Gia menghubungi suaminya bahwa dia akan pulang terlambat..banyak pertanyaan dalam benaknya..siapa yang telah berani mengusik keluarga Wilson..tunggu saja saatnya.


Gia menugaskan para bodyguard untuk memeriksa kamera pengawas di setiap sudut..dia juga menugaskan anak buah El untuk membantu mencari sang pelaku dengan hanya bermodalkan petunjuk dari Grace dan kamera pengawas saja.

__ADS_1


Flashback end.........


Di rumah sakit situasi dan kondisinya belum tenang..Bryan masih kekeh membangunkan Via yang dia kira hanya sedang terbius.


"Via..bangun sayang..jangan begini..sebentar lagi kita menikah sayang..bangunlah hiks..hiks"


para suster yang ada di sana terlihat hendak menutup seluruh tubuh Via dengan kain putih namun Bryan menatap mereka dengan amat tajam dan membuat nyali para suster itu menciut.


"Jangan ada yang berani menyentuhnya" ucap Bryan dingin dengan sorot mata tajamnya.


Gia melihat Bryan begitu terpuruk tak sanggup berkata-kata lagi..dia merasa semakin bersalah.


"Ka..hiks..Via ka..hiks..huhuhuhuuu"


"Via sudah tenang jangan begini"


Gio juga berat mempercayai apa yanh dia lihat tapi yang dia lihat bukan mimpi melainkan kenyataan..sakit sekali melihat saudara yang kita sayangi terbujur kaku di ranjang rumah sakit dengan seorang pria yang tengah menangisinya.


"Tuhan kenapa kau begitu kejam tuhan..berilah kebahagiaan untuk mereka..kembalikanlah saudaraku tuhan"batin Gio seraya menghapus lelehan bening di sudut matanya.


Kembali ke Bryan.....

__ADS_1


Bryan masih meraung dan berusaha membangunkan Via..dia sunggul terpukul dengan semua ini..kenapa begitu mendadak di saat dia tak berada di samping wanitanya..kenapa takdir tak membiarkan mereka bahagia..kenapa..kenapa..kenapa.


"Bangun sayang hiks...bangunlah..huhuhuhu Via..bangun..ayo kita menikah sayang..kita akan menikah jadi bangunlah hm..jangan tutup matamu Via hiks"


"Kau janji padaku akan selalu setia dan menemaniku hingga anak cucu kita dewasa tapi kenapa kau sekarang begini..kau jahat sayang..kau benar-benar jahat hiks..bangun Via"


"Baiklah jika kau tak ingin bangun aku akan ikut bersamamu..kita tidur sama-sama ya..hiks"


Bryan merebahkan tubuhnya di sebelah Via..dia mendekap Via erat..dia tak melepaskan Via barang sedetikpun..dia yakin Via akan bangun dan membuka matanya lagi.


Gio tak tahan dengan pemandangan di depannya..dia mendekati Bryan dan mencoba berbicara dari hati ke hati.


"Bryan iklaskan Via..jangan begini"


Bryan yang semula mendekap Via kini bangun berdiri di depan Gio.


"Apa kau bilang..iklaskan..hahahaha Via baik-baik saja kalian jangan asal bicara..dia akan bangun aku yakin itu" jawab Bryan tegas namun air matanya masih luruh juga.


"Sadar Bryan sadar..kau tak kasihan padanya hahh..sadarrr Bryan sadarrrrr"


"Diammmm"

__ADS_1


__ADS_2