
Hari hari mereka lewati dengan kebahagiaan..tak perduli seberapa sibuknya Bryan dan Via mereka selalu menyempatkan diri untuk berkumpul dengan keluarga.
Via dan Bryan hari ini akan berencana untuk berbulan madu..mereka tak pernah mau di suruh bulan madu sejak pernikahan keduanya maka dari itu keluarga sangat geram dan akhirnya memaksa keduanya untuk menikmati bulan madu di suatu tempat.
Mereka hanya pasrah dan mengikuti kemauan keluarga..tidak apalah itung-itung nitip cetakan siapa tau jadi kan tidak salah jika di coba di tempat yang baru.
"Jadi kita mau ke mana baby?"
"Hufttt..entahlah by aku tak ada referensi"
"Hmm..baiklah aku cari referensi dulu siapa tau kau suka satu tempat yang ku tunjukkan"
"Aku ikut saja by"
Bryan mulai mencari beberapa referensi tempat honeymoon terkenal tapi sepertinya terlalu membosankan..mereka ingin suatu tempat yang tak banyak orang di sana kalau maldives kan sudah wara wiri dan terkenal jadi sepertinya mereka bosan.
Akhirnya Bryan menemukan satu tempat yang menurutnya bagus dan tak terlalu ramai bisa lah untuk menabung lagi.
Bryan menunjukkan foto tempat itu pada Via..Via melihatnya dan mengangguk setuju..dia juga suka tempatnya..sepertinya tidak pasaran.
"Ok kita ke sini aja by..dimana ini by?"
"Tanzania baby..nama lokasinya nya Zanibar..tak kalah bagusnya dari maldieves dan santorini"
"Ok besok kita ke sana..aku penasaran"
"Baiklah segeralah bersiap baby"
Akhrinya Bryan dan Via bersiap mengepak barang-barang mereka untuk di bawa ke tempat honeymoon pilihan mereka.
Hari sudah sangat sore Bryan juga sudah memboking satu area yang ada di sana hingga tak ada yang boleh masuk ke area bokingannya.
Bryan tak mau wilayah privasinya di ganggu orang lain maka dari itu Bryan menyewa satu area khusus untuknya dan Via agar mereka bisa nyicil dengan bebas tanpa gangguan.
Setelah semuanya beres..Bryan juga membantu sang istri untuk mengepak barang bawaan mereka.
"Baby istirahatlah biar aku yang melanjutkan"
"Tidak apa by..tinggal sedikit juga"
"Hey kenapa membantah sih..mau ku makan hm?"
"Tidak..tidak menolak"
"Astaga nakal ya..sudah lah besok saja di sana kita akan bermain sampai kau menjerit dan menyerah"
__ADS_1
"Aku tunggu tuan suami"
"Oke fine..kau semakin nakal baby"
"Kau yang mengajariku nakal hubby"
"Begitukah?"
"Yes..dan kau suka kan kenakalanku?"
"Oh baby jangan membangunkannya sayang"
"Tapi aku ingin membangunkannya"
"Oh god..baiklah selesai ini kita bercinta hingga kau puas"
"Aku tunggu sayang"
Bryan benar-benar tak menyangka Via akan senakal ini..astaga tapi dia suka Via yang agresif seperti ini..tidak jaim dan malu-malu kucing.
Benar saja selesai dengan semua barang bawaannya kini Bryan langsung mellepaskan seluruh kain yang dia kenakan.. juga sama dengan Via yang tak ada malu-malunya sekarang tidak seperti di awal yang malu-malu.
"Aku atau kau baby?"
"Im a leader"
Bryan di dudukan di pinggir ranjang dan Via mulai menservice suaminya..dia akan memberikan kertrampilan yang dia terima dari Laura dan Nila juga Vallery.
Perlahan Via mellumat bibir Bryan hingga suara decapan terdengar di telinga keduanya..lama mengecap satu sama lain kini kecupan Via berpindah pada leher Bryan..dia penasaran dengan satu hal yaitu tanda merah.
Via akan membuat tanda merah di leher Bryan seperti yang sering Bryan lakukan padanya..bisa atau tidak dia tak tau karena belum di coba.
Setelah mencoba beberapa kali akhirnya satu tanda merah namun tak terlalu merah berhasil Via bubuhkan di leher sang suami..susah payah Via melakukan kegaiatan itu hingga bibirnya sedikit kebas.
"Wow baby kau semakin pintar sayang"
"Tentu saja karena guruku sangat berpengalaman"
"Siapa gurumu baby?"
"Mom dan aunty"
"Hahaha baiklah kau pasti mendapatkan banyak pelajaran dari mereka bukan..maka tunjukkan padaku baby"
"Ok sir..nikmati sevice dariku"
__ADS_1
Perlahan tangan Via mulai menelusuri setiap lekuk tubuh Bryan juga setiap tonjollan yang ada di sana..di usapnya perut yang sudah seperti roti sobek itu lalu di kecup setiap kotaknya.
Bryan merem melek menikmati service dari Via..dia benar-benar melihat sisi liar dari diri Via..biasanya Via hanya menikmati dan bersikap pasif dalam permainannya tapi kini dialah yang menikmati permainan dari Via.
"Ouh baby..it's good baby"
"Yes baby..ouh shitt..kau sangat liar sayang"
"Ah baby kau bisa membuatku kelluar tanpa menyatu jika begini..ouh"
Via mulai memainkan si ucup yang sudah tegak berdiri sejak tadi..dia usap dan kecupi hingga Bryan meracau tak jelas bak orang mabok kecap.
Perlahan Via mulai me maasuk kan mi lik Bryan ke dalam mu luttnya lalu mulai gerakan naik dan turun sesuai ritme..Via merasakan mullutnya penuh dengan mi lik Bryan..rasanya hampir menyentuh kerongkongannya itupun baru setengahnya.
Bryan jangan di tanya..dia seperti orang gila yang meracau tak jelas.
"Baby..ouh..yes baby" ucap Bryan ketika Via mulai mengullum mi lik nya.
"Terus sayang" terdengar lagi ketika Via mulai men ji la ti mi lik nya.
"Ouh kau hebat baby"
"Oh my god..it's good"
"More baby yeah"
Kira-kira seperti itulah racauan Bryan selama Via menservice juniornya..dia senang dia bahagia juga puas karena Via benar-benar menyenangkannya dalam hal ranjang.
Puas dengan si ucup kini Via mulai menenggelamkan si ucup pada li yang mi lik nya..perlahan tapi pasti sampai tenggelam se luruh nya.
Sebenarnya Bryan sudah kelabakan ingin segera menyatu tapi dia ingat lagi jika Via adalah pemimpinnya jadi dia mengikuti semua permainan Via..dia hanya bisa menahan agar flaa mi lik nya tidak tumpah dulu sebelum tenggelam.
Via mulai gerakan senam naik turun di barengi dessahan yang keluar dari keduanya..perlahan tapi pasti dessahan itu semakin kencang hingga akhirnya Via dan Bryan mencapai titik kepuasan.
Via terlihat sudah kelelahan Bryan mengambil alih tugasnya..dialah pemimpinnya..Bryan yang sejak tadi menahan nya kini bergerak sesuai keinginannya.
Via meracau dan mendessah tak karuan..permainan Bryan selalu membuatnya hampir gila..sudah berapa kali Via mengalami or gas me tapi Bryan belum juga puas.
"By..ouh..ingat besok honeymoon" ucap Via dengan sekuat tenaga sambil terus mendessah.
"I know baby"
Bryan terus mempercepat gerakannya..tak berapa lama kemudian flaa mi liknya tumpah di rahim Via..harapan nya adalah semoga ada satu bibitnya yang berhasil lolos menjadi calon junior mereka.
"Baby kau..hahhh love you baby"
__ADS_1
Bryan tumbang di samping Via dengan nafas yang masih ngos-ngosan seperti habis maraton..dia memeluk dan menciumi Via yang sudah terlelap karena lelah.