Suamiku Anak Mommy

Suamiku Anak Mommy
Ep 92_Nyicil


__ADS_3

Malam hari di villa suasananya begitu tenang..Via suka dengan tempatnya begitu nyaman dan aman.


Bryan menghampiri Via yang tengah memandangi pantai dari balkon kamar mereka..dia memeluk istrinya dan melabuhkan kecupan singkat.


"Apa kau tidak kedinginan baby?" tanya Bryan melingkatkan tangannya pada perut Via.


"Hubby..tidak hanya merasa segar by" jawab Via mengusap lengan Bryan yang melingkar di perutnya.


"Kau suka suasananya?" tanya Bryan memeluk Via.


"Hm..begitu tenang dan nyaman" ucap Via merasa nyaman.


"Mau tambah waktu honeymoon kita?" tawar Bryan memperpanjang masa honeymoon.


"No by..kau pasti banyak kerjaan" tolak Via karena merasa akan menambah beban pekerjaan Bryan.


"No problem baby..asalkan kita bisa menikmati waktu berdua tanpa gangguan aku tidak akan keberatan meskipun nantinya pekerjaan akan semakin bertambah" jelas Bryan pada Via.


"I love you so much my hubby" ujar Via terharu.


"Oh baby..i love you more" balas Bryan.


"Jadi mau nyicil sekarang?" tambah Bryan.


"Aku tidak menolak" sahut Via tanpa malu.


"Oh baby kau benar-benar" ucap Bryan yang hampir kehilangan kata-kata melihat tingkah Via.


Bryan mulai memmagut bibir nakal Via..tangan mereka tidak tinggal diam..tangan itu sudah berkelana kesana kemari menyusuri setiap jengkal tubuh pasangannya.


Perlahan ka in yang menempel di tu buh keduanya mulai terlepas kini keduanya ber te lan ja ng dadaa di balkon kamar itu.


Villa tempat Bryan dan Via jaraknya lumayan dari arah masuk menuju pantai..Bryan sengaja memilih villa yang berada lebih jauh dari pintu masuk agar bisa nyicil tanpa gangguan.


Malam hari tidak ada yang bisa masuk karena penjagaan super ketat oleh penjaga yang Bryan siapkan khusus untuk menjaga villa itu hingga tak akan ada yang bisa masuk sembarangan ke area wilayahnya.


Ke cup an kecil mulai di layangkan oleh keduanya..tanda merah pun sudah bertebaran dimana-mana..baik Bryan maupun Via kini sudah terbakar oleh napsu gairrah masing-masing.


"Ouh baby" racau Bryan ketika mi lik nya di elus tangan nakal Via.


"Do you like it?" tanya Via semakin menjadi.


"Ouh baby..im so lucky" Bryan kini meremmas dua bola mi lik Via.


"Ouh by..ja..ngan..n ku..at-ku..at byhhh" ujar Via di sela-sela dessahan nya.


"What do you want baby?" tanya Bryan yang kini tangannya sudah berada di labia mayora mi lik Via.


"Ouh by..do..it..by" pinta Via dengan mata sayunya.

__ADS_1


"As you wish baby"


Bryan langsung melancarkan aksinya..kini keduanya sama-sama pollos tak me mak ai apa pun..Bryan mengangkat satu ka ki Via ke atas pundaknya dan menenggelamkan mi lik nya ke dalam li yang mi lik Via.


Setelah tenggelam kini tubuh Via mulai terguncang bukan karena musibah tapi karena Bryan tengah me mac u tu buh nya dengan begitu nik matt nya.


Era ng an demi era ng an mulai terdengar di keduanya..dessahan demi dessahan semakin memuncak dan keras terdengar,syukurlah tiada sesiapapun di sana sehingga aman untuk berteriak sekalipun.


Bryan benar-benar rapih dalam mempersiapkan hal-hal yang menyangkut privasi..Via tenang jika dessahan nya begitu keras karena tak ada sesiapapun yang bisa mendengarnya.


Tubuh keduanya bergetar bukan karena gempa tapi karena merasakan ke nik matt an yang mulai mencapai puncak nya..Bryan semakin me mac u tubbuh Via lebih ceppat hingga teriakan Bryan mengiringi semburan flaa mi lik nya masuk ke dalam rahim Via dan memenuhinya.


"Ouh baby i lovoove youuuuuu..arghhh"


Bryan memeluk Via yang kini terkulai lemas dalam dekapannya..ternyata bermain di balkon tidak seburuk yang dia pikirkan.


Sepertinya dia akan memperpanjang masa honeymoon nya..menikmati momen bercinta di setiap tempat tanpa gangguan orang lain ternyata nyaman dan menyenangkan..dia jadi ingin mencoba di setiap sisi villa itu.


Bryan mengangkat Via masuk kedalam kamar dan merebahkan tubuh mereka..tenaganya benar-benat terkuras setelah bermain di balkon dengan berbagai posisi bahkan Via sudah terlelap tak berdaya karenanya.


"Thank's baby tadi adalah pengalaman baru lagi untuk kita..besok kita coba setiap tempat di villa ini..aku begitu me nik matt i nya..love you baby"


Bryan mendekap Via yang tak menjawab karena tenaganya habis mengimbangi permainan Bryan yang bisa di katakan memiliki tenaga cadangan..sedangkan dia sendiri sudah tepar karena or gas me yang berkali-kali hingga membuatnya le mas.


*


*


"Di sana pasti sudah malam sayang pasti ya nyicil buat cucu untukmu"


"Hahaha benar yank..kita juga pernah seperti mereka ya kan?"


"Iya..apa kau mau yang kedua kalinya sayang?"


"No..tenagaku sudah tak sekuat dulu..aku sudah tua"


"Tapi tetap cantik dan meng goda di mataku sayang"


"Lalu kau mau apa suamiku?"


"Aku sedang berusaha merayumu sayang..bagaimana rayuanku apa masih seperti dulu?"


"Hahaha ya masih seperti dulu..kau juga masih tampan tak ada perubahan berarti pada dirimu sedangkan aku huhh"


"Hey kau itu juga masih cantik sayang..kau masih ken cang dan kuat jika melayani ku di atas ranjang bukan?"


"Ishhh..sudahlah lebih baik kita belanja bulanan saja..kebetulan stok buah hampir habis"


"Baiklah sayang"

__ADS_1


Erick dan Nila menuju pusat perbelanjaan untuk membeli stok kebutuhan rumah yang habis..mereka biasa melakukan hal itu hanya untuk mengiai waktu luang mereka meski di larang berapa kalipun oleh ketiga anaknya.


*


*


#Kembali Ke Bryan dan Via#


"Baby makan malam dulu ya..sudah hampir lewat jam makan malam baby" bisik Bryan lembut membangunkan Via.


"Enghhh by ngantuk"


"Iya baby tapi makan malam dulu ya..nanti kau sakit jika tak makan dan langsung tidur hm?"


"Baiklah"


"Bagus..cuci wajahmu dulu lalu kembali lagi ke sini"


"Hm"


Via beranjak menuju kamar mandi setelah menggunakan piyama nya..Bryan sudah memesan makanan setelah istirahat sebentar tadi..dia tak mau Via sakit jika tidur tanpa mengisi perut dulu apalagi setelah olahraga panas mereka tadi.


Selesai di kamar mandi Via ikut bergabung dengan Bryan dan duduk di sebelahnya kemudian mulai memakan makanannya..sesekali mereka suap-suapan juga bercanda dan mengobrol ala kadarnya.


"Kau suka makanannya baby?"


"Hm..suka by..enak"


"Benarkah..berarti tidak sia-sia dong"


"What..??"


"No..makanlah habiskan"


"Whatever"


Bryan tersenyum melihat Via memakan makanan itu dengan lahap..Bryan kira Via tidak akan suka makanan nya tapi ternyata di luar perkiraan nya..Via senang diapun senang.


Selesai dengan makan malam nya kini Via dan Bryan tengah menikmati segelas minuman hangat di tangan keduanya.


Sesekali terdengar candaan dari keduanya..tertawa bersama,kadang juga masih mengingat kejadian kemarin tapi hanya sebentar setelahnya mereka kembali ceria.


"Sudah larut sebaiknya kita tidur baby kalau tidak tenagamu benar-benar akan habis"


"Ishh..ck..baiklah"


"Hahaha..aku tak mau membuatmu terkurung di kamar terus baby maka dari itu lebih baik sekarang kita tidur agar besok bisa menikmati suasana segar di pantai"


"Iya hubby sayang"

__ADS_1


"Good girl".


__ADS_2