
Pagi-pagi sekali Bryan sudah memasak bubur juga beberapa makanan penutup lainnya untuk dirinya sendiri dan juga untuk pujaan hatinya yaitu Via.
Bryan membuat pudding coklat susu kesukaan Via..selain di latih agar tubuhnya kuat Bryan juga di latih agar bisa memasak oleh seseorang itu..awalnya memang suaha dan sulit tapi lama-kelamaan akhirnya Bryan paham dan mengerti hingga dia sudah menguasai berbagai resep makanan dari beberapa negara.
"Selesai juga.. Via sudah bangun belum ya"
Bryan menuju kamar Via..dia hendak membangunkan gadis itu..semalam mereka sudah bicara,Bryan sudah menceritakan semuanya pada Via..tak ada lagi yang dia sembunyikan..meskipun respon Via tak sesuai dengan apa yang dia harapkan tapi setidaknya dia sudah jujur pada Via itu sudah membuatnya cukup sedikit lega.
Tok.....
Tok......
Tok......
"Via..kau sudah bangun.. Via"
Hening.. seperti nya gadisnya masih terlelap..Bryan memilih membangunkan Via..dia takut Via sakit lagi semalam saja dia melihat Via hanya menyandarkan kepalanya pada sandaran sofa.. benar-benar kasihan..ini juga salahmu sialan.
Bryan sudah berada di dalam kamar Via..gelap.. terlihat gadis itu masih berada di bawah selimut tebalnya tak bergerak..hangat dan dinginnya AC di kamar itu semakin menambah nyaman tidurnya.
__ADS_1
"Via..hey..bangun sudah hampir siang..astaga gadis ini"
Bryan hanya terkekeh geli melihat betapa imutnya Via saat sedang tidur..dia jadi tidak sabar untuk mempersunting Via agar bisa memeluknya di atas ranjang yang sama dan menikmati setiap kebersamaan mereka.
"Shitt jauhkan otak mesum mu darinya keparat"
Bryan mengumpat saat merasakan sesuatu di bawah sana yang sudah sesak minta di bebaskan..dia benar-benar bisa gila jika terlalu lama seperti ini..tubuh Via sangat menggoda imannya.
#Skip......
"Jadi mereka belum kembali?"
"Belum tuan..semua informasi mengenai mereka hilang tak bersisa"
"Ampun tuan kami akan berusaha sekuat mungkin agar bisa menghancurkan mereka"
"Aku butuh bukti bukan sekedar janji"
"Baik tuan kami akan segera menemukan mereka kembali"
__ADS_1
"Ku pegang kata-katamu"
"Permisi tuan"
Setelah orang suruhannya pergi pria paruh baya itu duduk di kursi kebesarannya..dia benar-benar tengah dalam kondisi yang kurang baik.. setidaknya mereka belum memperlihatkan batang hidungnya itu sudah cukup baginya untuk memanipulasi semua keadaan.
"Bersembunyi lah selama yang kalian mampu..dengan begitu aku akan mudah menguasai semua yang kalian miliki hahahaha"
Pria itu menghubungi keluarganya untuk membuat rencana agar mempermudah segalanya..dia mempunyai banyak kolega dan relasi yang bisa di suap di perusahaan Incaran nya..dia akan melakukan apapun agar bisa menguasai harta kekayaan keluarga itu.
#Skip.........
"Lindungi keluarga Bryan akuerasa seperti akan ada yang berusaha menyakitinya"
"Baik tuan"
"Perketat penjagaan mereka..jangan sampai kecolongan karena aku tak ingin kalian lengah..posisi mere masih belum aman maka dari itu aku mengamankan semua data diri mereka"
"Baik tuan..segera laksanakan"
__ADS_1
"Bagus"
Pria itu kembali mengerjakan aktivitas nya yaitu bermain dengan kedua anaknya juga bersantai dengan sang istri..pria itu sangat peduli dengan keluarga meskipun yang dia tolong dan lindungi belum menjadi keluarga sah nya namun dia tetap harus melindungi mereka karena dia yakin pria yang dia tolong mampu menjaga salah satu anggota keluarganya.