
"Miley nanti malam kita makan di luar saja bagaimana..kau tidak usah memasak kau pasti lelah" Griffin
"Em..baiklah kalau tidak merepotkan" Miley.
"Tidak akan..baiklah selamat bekerja kembali" Griffin.
"Iyah" Miley.
Miley melanjutkan pekerjaannya karena dia masih memiliki waktu cukup agar bisa menyelesaikan pekerjaan nya itu.
Griffin pun sama dia juga segera menyelesaikan pekerjaan nya agar bisa makan malam tepat waktu bersama Miley..tak terasa hari sudah beranjak sore..Griffin telah selesai dengan pekerjaan nya..dia bergegas bersiap karena akan makan malam dengan Miley.
Dia akan mencari referensi restoran yang enak dan romantis agar suasana makan mereka lebih tenang dan nyaman.
Griffin mulai mencari-cari restoran yang romantis dan pas untuk makan mereka.. Griffin ingin Miley lebih nyaman dalam menikmati suasana dan acara makan nya.
"Seperti nya tempat ini bagus..hmm baiklah aku reservasi saja dulu takut keduluan orang lain" Griffin.
Griffin mulai melakukan reservasi restoran itu..meski tak terlalu mewah tapi pemandangan nya indah dan suasananya juga tenang cocok untuk mereka makan.
Selesai dengan reservasi nya kini Griffin mulai membereskan meja kerjanya dan memakai kembali jasnya juga memasukkan barang-barang nya kedalam tas kerjanya.
Tak lupa Griffin selalu mengirimkan email kepada Sean agar di periksa lagi dan meminta pendapatnya apakah sudah baik atau masih ada yang kurang.
"Miley..apa kau sudah selesai?" tanya Griffin.
"Ah..ya sudah..anda sendiri?" Miley kaget karena tiba-tiba Griffin di depan pintu ruangannya.
"Aku sudah selesai..ayo pulang sudah semakin gelap" Griffin
"I..iya baiklah" Miley jadi kikuk bahkan tanpa sadar gadis itu seperti kucing manis yang tiba-tiba menurut.
Griffin menunggu Miley selesai membenahi meja kerjanya juga memakai kembali blazer nya.. selesai dengan semuanya Miley mengambil tasnya dan keluar mengikuti Griffin yang sudah lebih dulu di depan.
Mereka masuk kedalam lift secara bersama..hening tak ada perbincangan di dalam lift..entah tiba-tiba suasana menjadi canggung.
"Ekhemm..Miley apa kau tak mengunjungi keluargamu..maaf jika aku salah bicara" Griffin
"Tidak apa-apa..aku bukan anak yang di harapkan oleh mereka" Miley
"Hmmm sudahlah maaf aku benar-benar tidak tau mengenai kehidupan mu jadi maaf sekali lagi" Griffin tak enak hati membahas masalah keluarga Miley.
"Tidak apa-apa" Miley tersenyum melihat raut penyesalan di wajah Griffin.
__ADS_1
Miley memang bukan anak yang di harapkan oleh keluarganya..sejak usianya masih muda dia sudah di buang dan tak di butuhkan lagi..dia hanya mampu bertahan hidup dengan mengamen bahkan mengemis tapi juga kadang membantu-bantu angkat barang atau kerja sampingan yang bisa dia kerjakan.
Miley tak di inginkan oleh keluarga nya karena di usianya yang ke 15 tahun Miley harus mau menikah dengan seorang pria tambun yang sudah memiliki 5 istri 3 simpanan dan 2 selingkuhan..Miley tentu saja menolak keras usulan gila dari keluarga nya..dia di usir dan tinggal sendirian di jalanan hingga dia bertemu dengan seorang wanita paruh baya yang menderita sakit kanker stadium akhir dan tak lagi mempunyai harapan untuk hidup.
Miley di angkat menjadi anak oleh wanita itu dan menyerahkan seluruh hartanya untuk Miley.. sepeninggal ibu angkatnya kehidupan Miley awalnya masih tenang namun selang 3 bulan setelah kepergian ibu angkatnya keluarga ibu angkatnya datang dan meminta semua harta nya di kembalikan pada mereka.. Miley tak ingin ada Maslah lebih memilih menyerahkan semua harta itu dan bekerja keras menghidupi dirinya sendiri dengan bekerja di cafe sebagai tukang cuci piring..tahun berganti dia di pertemukan dengan Percy yang sama-sama tak di inginkan oleh keluarganya dan mereka menjadi dekat satu sama lain dan akhirnya mereka menjadi sahabat sampai sekarang.
"Miley..hey.. Miley" panggil Griffin ketika Miley hanya melamun.
"Ah..astaga..huhh maaf..maaf aku melamun..maaf" ucap Miley baru tersadar dari lamunannya.
"Are you ok?" Griffin
"Ya..apa kita jadi makan di luar?" tanya Miley.
"Jadi..ayo jangan jauh-jauh dariku aku takut ada si brengsek itu lagi" Griffin mengingatkan.
"Iya" Miley mengerti.
.....DI PULAU H.....
"SEANNNNN NOOO ARKHHH JANGAN..HEYYY AKU BASAH SEAN" Percy
"Hahaha..ayo sayang balas aku jika kau bisa..hahaha rasakan ini rasakan hahahaha" Sean
"Hahahaha... hahahaha..hey jangan ngambek nanti jelek" Sean
"SEANNNNN sialannnn" Percy
"Hahaha akhirnya kau kembali lagi sayang.. terimakasih ya?" Sean
"Apa sih..gak jelas" Percy
"Hahah hey jangan malu-malu nanti aku memakan mu bagaimana hm?" Sean
"SEANNNNN" Percy
"Hahahahahah" Sean
Sean dan Percy tengah bermain air setelah 2 hari berada di pulau H..mereka menikmati pemandangan dan keinginan alam di pulau H..pantai yang indah, semilir angin yang menyejukkan,pemandangan yang membuat mata tak bisa berpaling,dan masih banyak lagi keindahan-keindahan lainnya.
Mereka benar-benar lepas dalam menghadapi situasi yang menimpa mereka.. Sean sangat bahagia kala Percy sudah benar-benar pulih dan kembali seperti semula.. Percy juga sangat bahagia setidaknya ada seseorang yang mau berkorban untuk kepentingan nya..dia benar-benar merasakan di cintai.
"I love you Sean" Percy
__ADS_1
"Oh sayang..I love you more" Sean
Mereka saling kissing..pagutannya yang awalnya hanya sekedar nya kini beralih menjadi lebih menuntut ingin lebih dari tubuh masing-masing.
"Bagaimana kalau bermain di sini sayang..ku rasa tidak buruk juga" Sean
"Kau gila.. bagaimana kalau ada yang lihat..aku tidak mau" Percy
"Hey tenang..di sini tidak ada sesiapapun hanya ada kita berdua..semua pelayan sudah ku perintahkan untuk pergi hingga jam 1 malam nanti baru mereka boleh kembali" Sean
"Astaga Sean..kau benar-benar sudah gila rupanya..di sini kotor Sean aku tidak mau pokok nya" Percy
"Sayang ayolah aku ingin mencoba di sini" Sean
"Jangan gila Sean" Percy
"No I'm serious sayang" Sean
"Hiiihh..kau itu.. bagaimana kalau kotor aku tak mau sesuatu yang buruk terjadi pada kita" Percy
"Ada karpet di sana sayang..tenanglah tidak akan kotor..trust me" Sean
"Huhhh terserah kau saja" Percy
"Hahahaha thank you sayang" Sean
Dan kegiatan olah raga pun terjadi di tepi pantai tanpa ada yang mengintip atau melihat kegiatan enak-enak mereka di alam terbuka.
*
*
"Sayang kau mau makan apa?" Sean
"Nasi goreng saja.. perutku sedang tidak bersahabat" Percy
"Kau sakit..astaga wajahmu juga pucat sayang..maaf ya" Sean
"Tidak apa-apa..aku hanya kelelahan saja Sean" Percy
"Baiklah kau istirahat saja..biar aku yang memasak dulu..nanti kalau sudah matang aku bangunkan hm?" Sean
"Iya Sean sayang" Percy
__ADS_1