
"Maaf ya sayang karenaku kemarin kita kehilangan anak kita..aku janji aku tidak akan melakukan hal serupa lagi..aku akan selalu berada di sisimu dan takkan pernah meninggalkan mu barang sedetik pun" janji Sean mengecup tangan Percy.
"Aku percaya padamu..jagalah kepercayaan ku sayang..aku tidak bisa kehilangan untuk yang kedua kalinya" ucap Percy mengutarakan keinginannya.
"Tentu sayang..maafkan aku selama ini kurang perhatian atau kurang mengerti dirimu sayang..aku akan belajar lebih baik lagi dari kemarin" Sean berjanji pada Percy untuk selalu menjaga nya.
Sean memeluk Percy dan mengecup kening dan bibir Percy..dia senang istrinya sudah kembali lagi dan kebahagiaan nya akan lengkap dengan hadirnya buah hati mereka sebentar lagi..dia janji akan lebih baik lagi menjaga keduanya.
Sean belum memberitahukan kabar bahagia ini pada keluarganya karena dia ingin memberikan kejutan ketika anak mereka sudah lahir nanti..kejutan yang indah pasti nya.
"Sayang kau tak memberitahu keluarga kita?" tanya Percy.
"Tidak sayang..biarkan anak kita lahir dulu barulah kita memberitahukan kepada mereka..Merkea pasti terkejut dengan kejutan dari kita" ucap Sean membayangkan betapa lucunya wajah terkejut keluarga nya.
"Kau ini..ck..jangan begitu sayang kasihan mereka" ujar Percy kesal karena Sean begitu usil.
"Sudah tidak apa-apa sayang.. biarkan saja" Sean santai menanggapi.
Akhirnya perdebatan mereka akhiri sampai di sini.. Sean membawa Percy ke kamar karena hari sudah mulai gelap..ibu hamil tidak boleh kemalaman tidurnya..tidak baik bagi janin.
Sean dan Percy sudah berada di atas ranjang dengan saling berpelukan..mereka bercerita tentang sebelum kondisi Percy menjadi seperti ini.. Sean awalnya tidak ingin membahas itu lagi tapi Percy ngotot ingin tau jadi terpaksa Sean menceritakan nya meski dengan berat hati.
Sean hanya tak ingin Percy kembali terpuruk dengan keadaan nya yang dulu tapi ya sudahlah toh ini keinginan Percy..sebisa mungkin Sean menceritakan yang baik saja karena tidak mau membuat Percy berfikiran negatif.
Setelah menceritakan semuanya kini Percy memeluk sang suami dengan erat penuh cinta..dia tau perjuangan Sean demi memulihkan kondisi nya kembali sangatlah besar..dua tahun lebih bukanlah waktu yang singkat.
Percy kagum dengan Sean karena mampu bertahan menghadapi nya yang seperti orang gila selama hampir dua tahun lebih itu..dua sangat bangga dan salut akan kesetiaan Sean hang tak mencari penggantinya dan memilih untuk menyembuhkan nya.
"Aku mencintaimu Sean" ucap Percy.
"Aku juga sayang" balas Sean
__ADS_1
Percy mellumat bibir Sean..Sean pun membalasnya dengan hassrat yang kian memuncak dan meminta untuk segera di tuntaskan.
Perlahan tangan Sean tak tinggal diam..tangan itu sudah berkelana kesana-kemari mencari mainan favorit nya yaitu twins kenyal yang menjadi candu nya.
Sean memainkan twins Percy dengan sesekali me rem mas dan me mi lin pu ting nya..suara indah Percy mulai terdengar kala Sean semakin mempermainkan put ing nya..dia melayang terbang ke awan karena ulah Sean.
"Nghhh Sean..mmmhhh" Percy meleng nguh di saat Sean benar-benar tidak memperdulikan tubuhnya yang meronta ingin segera tersalurkan dahaga nya.
"Yes honey..what do you want?" tanya Sean di sela-sela kul lum man nya pada pu ting Percy.
"Do it nghhh" pinta Percy dengan memohon nya.
"Baiklah..sesuai keinginan mu sayang"
Skip.........
"Sayang ambilkan Pampers Bobby dong" pinta Miley pada sang suami.
Ya Miley dan Griffin sudah memiliki anak,seorang jagoan usianya baru 2 bulanan..Miley melahirkan anak nya ketika tengah asik melakukan olahraga malam dengan Griffin.
Keluarga Wilson juga sudah tau semua..mereka bahkan selalu melihat bayi tampan nan mungil itu setiap harinya..tak pernah telat meski besok datang lagi dan seterusnya.
Griffin dan Miley tentu saja bahagia setidaknya keluarga Wilson mampu mengobati kerinduan nya akan Percy sang sahabat yang begitu dia rindukan selama ini.
"Sayang apa belum ada kabar terbaru mengenai Percy?" tanya Miley di sela-sela ia tengah meng ASIhi putranya.
"Nona Percy sudah pulih seratus persen sayang..tenang saja mereka juga berencana untuk kembali ke negara ini tapi bukan sekarang mungkin mereka ingin bulan madu sekalian" jelas Griffin.
"Aku merindukannya sayang" ucap Miley dengan sendu.
"Sudah jangan bersedih..lihatlah putra kita dia juga sedih kalau kau sedih hm?" Griffin mengingatkan istrinya bahwa anak mereka juga memerlukan perhatian nya.
__ADS_1
"Maaf sayang aku hanya terlalu rindu dengan nya hingga terbawa suasana.. sayang ku maafkan mommy ya..mommy nakal ya..maaf ya nak" ucap Miley meminta maaf pada putra nya.
Memang Miley sangat merindukan Percy sejak awal pertemuan nya dengan Percy dia sudah sangat menyukai gadis itu hingga sekarang dan mereka menjadi teman dekat bagai seorang saudara dan mereka tidak pernah jauh barang sebentar saja tapi sekarang mereka harus berpisah karena suatu alasan jadi Miley hanya bisa berdoa semoga Percy segera kembali dalam keadaan sehat.
*
*
"Sayang aku mau jalan-jalan di sekitar danau" ucap Percy sambil merengek.
"Hey jangan merengek begitu nanti aku khilaf dan memakan mu bagaimana hm?" balas Sean menggoda Percy.
"Ishhh ck cepatlah anak kita ingin jalan-jalan sore" Percy mendelik tak suka selalu di goda Sean.
"Ok baiklah ayo pakai jaket dulu aku tak mau kau sakit hm?" Satan Sean agar Percy memakai jaket karena udara sedang dingin dia tak mau kalau Percy sakit.
"Iya baiklah..cepat" Percy bergegas memakai jaket dia sudah sangat ingin melihat danau juga menikmati udara sore yang dingin kerena itu kemauan anaknya.
Selesai mengenakan jaket Sean menggandeng Percy dengan lembut sesekali dia usap perut Percy yang sudah sedikit ada tonjolan dan membuncit meski belum sempurna.
Sean senang akhirnya dia dana Percy di berikan kepercayaan lagi untuk menjadi calon orangtua lagi..mereka tak akan menyia-nyiakan kesempatan yang di berikan lagi..mereka akan memanfaatkan dan menjaga titipan nya dengan sekuat tenaga.
"Wahhhh danau nya indah sekali sayang..aku sangat suka..baby juga suka" ujar Percy sambil melihat-lihat sekeliling danau yang sangat asri.
"Aku juga sayang..apalagi ada kau di samping ku yang semakin menambah keindahan nya dan satu lagi si baby yang menjadi pelengkap keindahan nya juga" ujar Sean memuji Percy dan alam di sekitar.
"Ck..sudahlah jangan banyak menggombal..tolong fotokan aku sayang..aku ingin berselfie di sini" pinta Percy.
"Kenapa tidak berdua saja sayang..aku juga mau berselfie denganmu" ujar Sean merajuk.
"Ck..ya sudah cepatlah menyebalkan"
__ADS_1