Suamiku Anak Mommy

Suamiku Anak Mommy
Ep 128_Hanya Bahagia


__ADS_3

"Guys kami pulang"


Semua orang yang ada di ruang tamu menoleh ke arah pintu dan melihat Bryan beserta Via tengah berdiri menatap mereka sambil tersenyum.


"Via, Bryan astaga kalian sudah pulang?"


"Iya mom kami pulang lebih awal karena merindukan jagoan dan princess kami"


"Mereka sedang bermain dengan uncle dan Daddy"


Via dan Bryan memilih membersihkan diri terlebih dahulu..mereka tidak ingin twins ketularan kuman karena mereka baru melakukan perjalanan jauh.


Setelah membersihkan diri Via memilih tidur sebentar jujur dia mengantuk selama dalam perjalanan tadi.


"Baby kau lelah?"


"Sedikit by..temani aku"


"Baiklah"


Bryan menemani Via yang mulai terlelap dia tak mau membuat Via sakit maka dari itu dia membiarkan Via beristirahat..dia tau Via lelah juga kurang tidur tentunya karena ulahnya sendiri.


Perlahan mereka terlelap karena memang badan mereka lelah setelah perjalanan yang memakan waktu hingga 7 jam itu.. sebenarnya mereka sudah sangat ingin melihat kedua malaikat kecil nya itu tapi apalah daya tubuh mereka bagai tak bertulang hingga mereka memutuskan untuk beristirahat.


Tak ada lagi yang namanya musuh..dendam bahkan kejahatan..hidup mereka kini normal layaknya orang biasa yang menjalani hidup dengan baik.


Bryan dan Via juga ingin merasakannya..mereka ingin merasakan layaknya hidup menjadi suami istri juga ayah dan ibu yang baik bagi kedua anaknya kelak..kehidupan yang mereka idamkan selama ini.


*


*


Percy dan Miley kini bekerja di perusahaan Richard Corps..mereka di terima karena mereka memang mampu mengemban tugas mereka..mereka layak untuk menjadi bagian dari Richard Corps.


Miley juga Percy bahkan belum tau jikalau Sean adalah pemimpin mereka di perusahaan.. Sean akan memberikan kejutan untuk Percy karena setau Percy dia hanya memimpin di Richard Group saja.


"Semangat kerja Miley..kita bisa"


"Ya kita bisa..jatah yang di terima di sini karena memang proses seleksinya sangat ketat"

__ADS_1


"Berarti kita harus bersyukur bisa di terima di sini"


"Kau benar..sepulang kerja kita makan yang banyak"


"Siap"


Di lain tempat seorang pria tengah mengamuk karena tidak mendapati sesiapapun di apartemen yang terbilang kecil yang dia kunjungi dan dia obrak abrik itu.


"Sialan..kemana mereka pergi..aku tak akan menyerah untuk mendapatkan mu Percy..kau sudah menjadi milikku ya hanya milikku..arghhhhhh sialan"


Pria itu memerintahkan seluruh anak buahnya untuk mencari keberadaan Percy dimanapun..jika tidak dapat Percy maka Miley harus jadi pancingan nya agar Percy keluar dari tempat persembunyiannya.


Pria itu yang tak lain adalah Frank pria yang selalu terobsesi dengan Percy wanita yang sudah berani menolak nya mentah-mentah..bahkan berani menghajarnya sungguh tidak bisa di terima..hal ini lah yang membuatnya semakin menginginkan Percy apalagi ketika tau bahwa dia masih virgin wajah jackpot besar menantinya.


Frank pergi dari apartemen Percy dan Miley..dia akan membuat Percy menyesal telah melakukan hal ini padanya..tidak akan ada yang bisa lepas darinya.


*


*


"Baby mereka lucu sekali ya..semakin tambah menggemaskan..astaga itu pipinya sayang" Bryan memuji hasil kerja keras nya dengan bahagia.


"Kau benar by..mereka semakin gembul saja..padahal baru dua hari tidak bertemu astaga apalagi jika lama bisa gila aku by"


Mereka semakin bahagia melihat tumbuh kembang anak-anak yang menurutnya lebih pesat dari sebelumnya..sungguh suatu kebahagiaan tersendiri bagi orangtua baru itu bisa melihat anak-anaknya ceria dan aktif seperti ini.


Mereka hanya berharap semoga tiada lagi nestapa yang mengincar mereka semoga hanya ada bahagia yang melingkupi seluruh kehidupan mereka hingga mereka dapat membesarkan anak-anak dengan baik.


"Baby kita ke bawah saja yuk.. mereka juga sudah terlelap"


"Baiklah by..sleep well sweetheart"


Bryan dan Via menuju ruang tamu dimana keluarganya tengah bercengkrama..mereka juga ingin menghabiskan waktu bersama keluarga karena sejak menikah mereka jarang ada waktu dengan keluarga mereka.


"Hay guys"


"Hay sudah tidur mereka?" tanya Nila.


"Sudja mom..mungkin kelelahan jadi cepat sekali tidurnya" jawab Via sambil duduk di sebelah Bryan.

__ADS_1


"Ya mereka sangat aktif dua hari ini.. bagaimana pekerja kalian di sana?"


"Aman saja..hanya ada masalah kecil saja"


"Masalah apa Bryan?"


"Ada yang tidak suka denganku dad" jawab Via mewakili Bryan.


"Tidak suka bagaimana..berani sekali dia memang dia tidak tau kau anak Daddy?"


"Tidak tau sebelum aku memberikan pelajaran dad..setelahnya dia memohon-mohon untuk di ampuni"


"Huhhh tidak punya malu..harusnya kalian lenyap kan saja dia.. laki-laki atau perempuan?"


"Perempuan dad kalian tau kan menantu kalian ini sangat tampan jadi wajar jika banyak yang tertarik dengan nya"


"Kau benar..tapi Daddy yakin anak Daddy bisa menyingkirkan nya dengan mudah"


"Ya Daddy benar..didikan siapa dulu"


"Tentu saja kami" ucap Nila dan Laura bersama.


Mereka tertawa dengan lepas.. memang jika kedua nyonya Wilson sudah angkat bicara tidak bisa di ragukan lagi hasilnya.


"Aunty jadi ingat ketika menghajar siapa itu namanya..tali..eh Sally eh bukan ah Talia..ya Talia dia sangat tidak tau malu hingga berani menggoda unclemu..untung saja aunty sudah bersiap di sana jika tidak mungkin uncle mu sudah tergoda oleh perempuan itu"


"Baby aku tidak semurahan itu" dangkal Rey karena merasa di kambing hitamkan.


"Benarkah..lalu kenapa kau diam saja ketika perempuan gatel itu hendak memegang dan mendekatimu?"


"Astaga kenapa jadi membahas saku baby"


"Memang kenyataannya kan huh"


Rey memasang wajah jutek karena dia kesal di kambing hitamkan oleh Laura istrinya sendiri memang benar waktu itu dia diam ketika Talia mendekat tapi dia sudah bersiap hendak menembakkan peluru nya jika dia berani macam-macam.


Sepertinya Rey kalah dengan sang istri karena Laura adalah jantungnya dia tidak akan bisa marah karena Laura adalah sumber kebahagiaan nya..tanpa Laura Rey tidak yakin akan bisa bahagia bersama keluarganya seperti saat ini.


Obrolan masih berlanjut mereka membahas masa lalu mulai dari awal percintaan antara sang Daddy dengan uncle nya juga tips membasmi pelakor yang merajalela.

__ADS_1


Bryan dan Via mendapatkan banyak ilmu dan pengetahuan baru tentang kehidupan rumah tangga dari orangtuanya..sungguh tiada yang lebih berharga selain kelurga kita sendiri..hargailah keluargamu selagi mereka masih bisa berkumpul karena jika sudah tiada maka kau hanya akan merindukan nya tanpa bisa bertemu kembali.


Waktu bersama keluarga memang tidak bisa di gantikan dengan apapun maka dari itu selagi kita bisa luangkanlah waktu kita untuk sekedar bertegur sapa dengan keluarga kita..umur tidak ada yang tau karena itu perkara ghaib yang hanya takdir dan tuhan yang tau.. manfaat kan lah waktu sebaik mungkin selagi masih ada.


__ADS_2