Suamiku Anak Mommy

Suamiku Anak Mommy
Ep 153_Cari Mati


__ADS_3

"Entah lah bu..saya hanya ingin bersama wanita pilihan hati saya..saya tau ini salah dan tidak bisa di benarkan tapi jika hati sudah berkata dia maka dia harus menjadi milik saya.. bagaimana pun caranya" pria itu.


"Astaga nak..jangan seperti itu..cinta tidak ada yang salah hanya saja penempatan nya yang tidak tepat..harusnya kau bisa melihat dari sisi Percy yang bahagia dengan suaminya karena suaminya begitu lembut dalam memperlakukan Percy bahkan dengan sabar merawat dan membantu Percy agar bisa sembuh dari traumanya..apa hatimu sudah tertutup rapat oleh napsu sesaat nak..jangan seperti ini berubah lah raih cintamu yang baru dan bukalah hatimu untuk hati yang lain..biarkan dia bahagia dengan pilihannya" ibu 3


"Saya..saya tidak tau Bu..saya hanya menginginkan Percy seorang" pria itu.


"Percayalah bahwa cinta akan hadir di saat hari sudah mulai terbuka dan terbiasa..jangan tutup dirimu dari cinta yang hendak masuk kedalamnya..cobalah mencari kepastian dalam dirimu apakah benar kau menginginkan Percy hanya sekedar cinta atau obsesi semata..jangan usik mereka yang sudah bahagia" ibu 1.


Pria itu hanya diam tak menjawab dia tak mampu menatap para ibu-ibu komplek yang tengah menasehatinya..hatinya sedikit tercerahkan dengan ceramah para ibu-ibu itu.


Pria itu pergi dengan hati yang kacau..di satu sisi dia sangat menginginkan Percy tapi di satu sisi apa benar dia hanya terobsesi dengan Percy..sialan dia jadi galau.


"Tidak..aku harus bisa mendapatkan Percy ya..harus bisa..mereka hanya tidak tau perasaan ku saja..mungkin benar aku sudah terlambat tapi tidak ada kata terlambat dalam memperjuangkan cintaku..aku harus bisa merebut nya" pria itu.


Pria itu tersenyum miring kala melihat seseorang yang sangat dia kenal dan baru saja dia bertemu dengan nya beberapa jam lalu.


"Itu bukannya suaminya Percy..hahaha kebetulan sekali aku bertemu dengannya..sekalian saja" pria itu.


Pria itu mendekati Sean yang tengah menemani seorang perempuan dan mereka sangat terlihat akrab bahkan bisa di bilang sangat dekat..ternyata dia memang tidak baik untuk Percy..cih.


"Wah..wah..wah..bagus sekali kau asik-asikan di sini sedangkan istri mu tengah menunggu di rumah..hmmm apa Percy tau jika kau bermain gila di belakang nya..astaga aku tidak menyangka ternyata pilihan Percy benar-benar buruk..lebih baik kau lepaskan Percy dan biarkan dia bersamaku menjemput kebahagiaan" pria itu percaya diri.


Sean dan wanita itu hanya terkekeh geli mendengarnya..astaga apa pria di hadapan mereka ini tengah melantur..geli sekali mereka mendengarnya.


"Sean apa kau tak mau bermain dengan dia?" tanya wanita di samping Sean


"Tidak usah..dia hanya pemimpi" jawab Sean santai.


"Hahah..sudahlah ayo pulang mereka sudah menunggu" wanita itu yang tak lain adalah Genie


"Ayo" Sean


Sedangkan pria itu meradang apa dia bilang pulang..sudah menunggu..siapa dia kemana mereka kan pulang..apakah ke rumah dimana Percy berada..astaga ini gila..dia tidak bisa menahan nya lagi.


"Kau memang pria brengsek..bermain yang kau membawa pulang jallang itu ke rumahmu di saat Percy bersamamu..apa kau tak punya hati hah..sialan kalian" hardik pria itu.

__ADS_1


"Kau siapa..ada urusan apa dengan kami?" Genie


"Diam kau jallang..dasar penggoda..tidak tau malu..murahan..cih berapa dia membayar mu hanya untuk memuaskan hasrat nya hah?" pria itu menghina Genie


Sean tak tinggal diam mendengarkan Genie di hina..astaga jika saja Gio ada di sana pasti mulut pria itu sudah di robeknya.


Sean menghajar pria itu bertubi-tubi tanpa jeda..pria itu hanya terdiam mendapatkan hantaman Sean..dia tak bisa berkutik karena gerakan Sean begitu cepat.


BUGHHHH...


BUGHHHH....


BUGHHHH....


"Sekali lagi kau menghinanya maka pemakaman mu akan aku biayai hingga 1p tahun ke depan..tutup mulutmu dan enyahlah dari kehidupan rumah tangga ku jika kau masih ingin hidup" Sean berucap begitu datar dan dingin.


"Sean sudah..biarkan saja dia..lebih baik kita pulang saja" Genie tak ambil pusing.


Sebenarnya Genie bisa saja menghabisi pria itu tapi dia sedang toska mood karena kuku tangannya habis di cat jadi dia tak mau kukunya belepotan dan berantakan.


"Hahaha kau hanya pengecut yang tak bisa menentukan pilihan..kau mau dua-duanya dan tak memikirkan perasaan nya..cih dasar banci" pria itu memancing.


"Dengarkan kata-kata ku tuan..sekali saja saya minta seseorang untuk menghancurkan usaha keluarga mu maka detik ini juga keluargamu akan hancur tanpa sisa..so listen to me.. menyingkir sejauh mungkin sebelum kehancuran mu tiba..kau tak percaya dengan kata-kata ku baiklah..cari tau anak perempuan di keluarga Wilson yang menjadi designer terkenal maka kau akan menemukan nya" Genie


"Ayo Sean aku lelah" Genie


"Ayo" Sean


Mereka meninggalkan pria itu yang masih terbengong dengan apa yang Genie katakan..apa dia harus percaya begitu saja..tapi tidak ada salahnya dia mencaritahu dulu apa yang wanita itu katakan.


"Lihat saja apa yang akan aku lakukan pada kalian..sialan..arkhhh sshhh" pria itu.


*


*

__ADS_1


"Kenapa kalian lama sekali sih?" Laura


"Sorry mom ada gangguan kecil tadi hehe" Genie


"Gangguan.. seperti apa?" Rey


"Tidak apa-apa dad..sudah kau sudah tua diamlah jangan banyak bertingkah" Genie


"Mulutmu nona..astaga..anak siapa sih dia" Rey kesal


"Hahaha sudah..sudah.. Genie kau di cari suamimu di kamar.. seperti nya dia tidak enak badan" Laura.


"Baiklah mom..si duda tua itu..huhh" Genie menggerutu.


Plukkkk.....


"Arkhhh sialan..Sean kau itu ya.. benar-benar" umpat Genie kala dia di lempar banyak sofa .


"Makannya hargai suamimu bodoh..tua begitu juga dia sumaimu..huhh" Sean mengupas jeruk untuk Percy.


"Ishhh tau ah..kalian menyebalkan..SUAMIKUUU" Genie.


Semua orang tertawa melihat tingkah Genie yang kadang menyebalkan tapi kadang menghibur juga.. tinggallah para orang tua di ruang keluarga.


"Kenapa tadi lama sayang?" percyyyyyy bertanya sambil memakan jeruk.


"Huhh pengagum mu membuat onar" jawab Sean ketus.


"Pengagum..siapa?" Percy


"Pria itu sayang siapa lagi" Sean.


"Oh..biarkan saja..aku sudah tidak pernah bertemu dia lagi sejak awal pertemuan itu" Percy


"Aku tau..tapi dia seperti nya berniat merebut mu dariku.. bagaimana kau pilih siapa hm?" Sean

__ADS_1


"Hahaha astaga jelas suamiku ini lah" Percy


__ADS_2